ADAB-ADAB BERZIARAH KE MAKAM RASULULLAH ﷺ (Menjaga Kehormatan, Menghidupkan Cinta, Meraih Syafaat)
ADAB-ADAB BERZIARAH KE MAKAM RASULULLAH ﷺ
Menjaga Kehormatan, Menghidupkan Cinta, Meraih Syafaat
Mukadimah (Pembukaan Retoris)
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Ziarah ke makam Rasulullah ﷺ bukan sekadar perjalanan fisik dari negeri ke negeri,
tetapi perjalanan hati menuju sumber cahaya iman.
Tidak setiap orang dipanggil ke Madinah.
Dan tidak setiap kaki yang sampai, benar-benar sampai dengan adab.
Karena itu, para ulama menegaskan:
ziarah tanpa adab bisa kehilangan berkah,
sementara ziarah dengan adab akan menjadi sumber kehidupan ruhani.
Landasan Umum: Mengagungkan Nabi ﷺ
Allah Ta‘ala berfirman:
لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ
Artinya:
“Agar kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, serta memuliakan dan mengagungkannya.”
(QS. Al-Fath: 9)
🔹 Imam Al-Qurthubi:
“Mengagungkan Rasulullah ﷺ mencakup sikap lahir dan batin, baik ketika beliau hidup maupun setelah wafat.”
Ayat ini menjadi fondasi utama adab ziarah.
1. Memperbanyak Shalawat dan Salam dalam Perjalanan
Dalil Al-Qur’an
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam.”
(QS. Al-Ahzab: 56)
Dalil Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا
Artinya:
“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim)
🔹 Imam Nawawi:
“Disunnahkan memperbanyak shalawat terutama ketika mendekati makam Nabi ﷺ.”
2. Berdoa Agar Ziarah Diterima dan Bermanfaat
Ziarah adalah ibadah, dan ibadah membutuhkan niat dan doa.
Allah berfirman:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Artinya:
“Wahai Tuhan kami, terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 127)
🔹 Imam Al-Ghazali:
“Ibadah tanpa kehadiran hati hanyalah gerak badan yang kosong dari cahaya.”
3. Mandi dan Memakai Pakaian Terbaik
Allah Ta‘ala berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Artinya:
“Wahai anak Adam, pakailah pakaian terbaik kalian setiap memasuki masjid.”
(QS. Al-A‘raf: 31)
🔹 Imam Nawawi (Al-Majmu‘):
“Disunnahkan mandi dan memakai pakaian terbersih ketika hendak ziarah ke makam Nabi ﷺ sebagai bentuk penghormatan.”
4. Menghadirkan Keagungan Madinah
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْمَدِينَةُ خَيْرٌ لَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Artinya:
“Madinah itu lebih baik bagi mereka, seandainya mereka mengetahui.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
🔹 Ibnu Hajar Al-Asqalani:
“Madinah memiliki kehormatan karena menjadi tempat hidup, dakwah, dan wafatnya Rasulullah ﷺ.”
5. Mengagungkan Nabi Seakan Melihatnya
Allah berfirman:
لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا
Artinya:
“Janganlah kalian menyamakan panggilan kepada Rasul sebagaimana panggilan kalian kepada sesama kalian.”
(QS. An-Nur: 63)
🔹 Imam Malik ketika berada di Madinah:
“Di kota ini suara tidak boleh ditinggikan, karena di sinilah Rasulullah ﷺ dimakamkan.”
6. Adab Masuk Masjid Nabawi
Bacaan Masuk Masjid
بِسْمِ اللَّهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ…
Artinya:
“Dengan nama Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu…”
(HR. Muslim)
7. Shalat di Raudhah
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Artinya:
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
🔹 Imam Nawawi:
“Raudhah adalah tempat paling utama untuk berdoa setelah Masjidil Haram.”
8. Mengucapkan Salam kepada Nabi ﷺ dan Dua Sahabat
Salam kepada Nabi ﷺ
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salam kepada Abu Bakar dan Umar
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا أَبَا بَكْر
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا عُمَرَ بْنَ الْخَطَّاب
🔹 Imam Nawawi:
“Disunnahkan berdiri dengan penuh adab, suara pelan, dan hati yang khusyuk.”
9. Berdoa di Dekat Makam Nabi ﷺ
Allah berfirman:
وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ
Artinya:
“Carilah jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.”
(QS. Al-Ma’idah: 35)
🔹 Imam As-Subki:
“Berdoa di sisi makam Nabi ﷺ dengan penuh adab adalah amalan para salaf.”
Penutup (Refleksi Ruhani)
Hadirin…
Ziarah ke makam Nabi ﷺ bukan untuk meminta kepada Nabi,
tetapi menghidupkan cinta kepada Nabi.
Bukan untuk mengagungkan bangunan,
tetapi mengagungkan risalah dan akhlaknya.
Semoga ziarah kita:
- Menguatkan iman
- Memperbaiki amal
- Menumbuhkan akhlak
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا زِيَارَةَ نَبِيِّكَ مَعَ كَمَالِ الْأَدَبِ وَصِدْقِ الْمَحَبَّةِ
Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Post a Comment