Bahaya Memutarbalikkan Agama


Bahaya Memutarbalikkan Agama

Tafsir QS An-Nisฤ’ Ayat 44–46


๐Ÿ“– AYAT 44

ุฃَู„َู…ْ ุชَุฑَ ุฅِู„َู‰ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃُูˆุชُูˆุง ู†َุตِูŠุจًุง ู…ِّู†َ ุงู„ْูƒِุชَุงุจِ
ูŠَุดْุชَุฑُูˆู†َ ุงู„ุถَّู„َุงู„َุฉَ
ูˆَูŠُุฑِูŠุฏُูˆู†َ ุฃَู† ุชَุถِู„ُّูˆุง ุงู„ุณَّุจِูŠู„َ


๐Ÿ“– TERJEMAHAN

“Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari kitab? Mereka membeli kesesatan dan ingin agar kalian tersesat dari jalan.”


๐Ÿงญ 1. MENJUAL KEBENARAN

๐Ÿ˜ฑ MAKNA

๐Ÿ‘‰ tahu kebenaran
๐Ÿ‘‰ tapi memilih kesesatan


๐Ÿ“– DALIL PENGUAT

QS Al-Baqarah: 16

ุงุดْุชَุฑَูˆُุง ุงู„ุถَّู„َุงู„َุฉَ ุจِุงู„ْู‡ُุฏَู‰ٰ

“Mereka membeli kesesatan dengan petunjuk.”


๐Ÿ“– HADIS

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

ู…َู† ุณُุฆِู„َ ุนَู†ْ ุนِู„ْู…ٍ ูَูƒَุชَู…َู‡ُ
ุฃُู„ْุฌِู…َ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْู‚ِูŠَุงู…َุฉِ ุจِู„ِุฌَุงู…ٍ ู…ِู† ู†َّุงุฑٍ

“Siapa yang ditanya tentang ilmu lalu ia menyembunyikannya, akan dikekang dengan api di hari kiamat.”
(HR. Abu Dawud)


๐Ÿ“š ULASAN ULAMA

๐Ÿ“– Tafsir Ibnu Katsir
๐Ÿ‘‰ mereka meninggalkan kebenaran karena hawa nafsu & kepentingan dunia


๐Ÿ˜‚ HUMOR 

Tahu yang benar ๐Ÿ˜…
๐Ÿ‘‰ tapi tetap pilih yang enak ๐Ÿคฃ

Kayak diet:
๐Ÿ‘‰ tahu harus sehat…
๐Ÿ‘‰ tapi lihat gorengan: “Bismillah…” ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


๐Ÿ“– AYAT 45

ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุนْู„َู…ُ ุจِุฃَุนْุฏَุงุฆِูƒُู…ْ
ูˆَูƒَูَู‰ٰ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู„ِูŠًّุง
ูˆَูƒَูَู‰ٰ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ู†َุตِูŠุฑًุง


๐Ÿ“– TERJEMAHAN

“Dan Allah lebih mengetahui musuh-musuh kalian. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung, dan cukuplah Allah sebagai penolong.”


๐Ÿงญ 2. ALLAH PELINDUNG

๐Ÿ˜ญ MAKNA

  • tidak semua orang jujur
  • ada yang memusuhi kebenaran

Tapi:

๐Ÿ‘‰ Allah cukup sebagai pelindung


๐Ÿ“– DALIL

QS Al-Anfal: 40

ูَุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู…َูˆْู„َุงูƒُู…ْ ู†ِุนْู…َ ุงู„ْู…َูˆْู„َู‰ٰ

“Allah adalah pelindung kalian, sebaik-baik pelindung.”


๐Ÿ“š ULASAN ULAMA

๐Ÿ“– Tafsir As-Sa'di
๐Ÿ‘‰ orang beriman tidak perlu takut selama bersama Allah


๐Ÿ˜‚ HUMOR 

Takut manusia ๐Ÿ˜…
๐Ÿ‘‰ tapi lupa Allah ๐Ÿคฃ

Padahal:
๐Ÿ‘‰ manusia cuma bisa “komen”…
๐Ÿ‘‰ Allah yang “menentukan” ๐Ÿ˜„


๐Ÿ“– AYAT 46

ู…ِّู†َ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู‡َุงุฏُูˆุง
ูŠُุญَุฑِّูُูˆู†َ ุงู„ْูƒَู„ِู…َ ุนَู† ู…َّูˆَุงุถِุนِู‡ِ
ูˆَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ุณَู…ِุนْู†َุง ูˆَุนَุตَูŠْู†َุง
ูˆَุงุณْู…َุนْ ุบَูŠْุฑَ ู…ُุณْู…َุนٍ
ูˆَุฑَุงุนِู†َุง
ู„َูŠًّุง ุจِุฃَู„ْุณِู†َุชِู‡ِู…ْ
ูˆَุทَุนْู†ًุง ูِูŠ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ
ูˆَู„َูˆْ ุฃَู†َّู‡ُู…ْ ู‚َุงู„ُูˆุง
ุณَู…ِุนْู†َุง ูˆَุฃَุทَุนْู†َุง
ูˆَุงุณْู…َุนْ ูˆَุงู†ุธُุฑْู†َุง
ู„َูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑًุง ู„َّู‡ُู…ْ ูˆَุฃَู‚ْูˆَู…َ
ูˆَู„َٰูƒِู† ู„َّุนَู†َู‡ُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِูƒُูْุฑِู‡ِู…ْ
ูَู„َุง ูŠُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ุฅِู„َّุง ู‚َู„ِูŠู„ًุง


๐Ÿ“– TERJEMAHAN

“Di antara orang-orang Yahudi ada yang memutarbalikkan perkataan dari tempatnya dan berkata: ‘Kami mendengar tetapi kami tidak taat’, dan ‘Dengarlah’ (dengan maksud mengejek), serta ‘Rฤ‘inฤ’ dengan memutar lidah mereka dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: ‘Kami mendengar dan kami taat’, ‘Dengarlah’, dan ‘Perhatikanlah kami’, tentu itu lebih baik bagi mereka dan lebih lurus. Tetapi Allah melaknat mereka karena kekafiran mereka, maka mereka tidak beriman kecuali sedikit.”


๐Ÿงญ 3. MEMUTAR BALIKKAN AYAT

๐Ÿ˜ฑ MAKNA

ูŠُุญَุฑِّูُูˆู†َ = mengubah makna

  • teks dipelintir
  • maksud diubah
  • kebenaran diselewengkan

๐Ÿ“– DALIL PENGUAT

QS Al-Ma’idah: 13

ูŠُุญَุฑِّูُูˆู†َ ุงู„ْูƒَู„ِู…َ ุนَู† ู…َّูˆَุงุถِุนِู‡ِ

“Mereka mengubah kata-kata dari tempatnya.”


๐Ÿ“š ULASAN ULAMA

๐Ÿ“– Tafsir Al-Qurthubi
๐Ÿ‘‰ tahrif (penyimpangan) bisa berupa:

  • perubahan lafaz
  • perubahan makna

๐Ÿงญ 4. LISAN YANG MENIPU

๐Ÿ˜ฑ MAKNA

  • kata baik → niat buruk
  • ucapan → sindiran

๐Ÿ“– HADIS

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

ุฅِู†َّ ุฃَุฎْูˆَูَ ู…َุง ุฃَุฎَุงูُ ุนَู„َู‰ ุฃُู…َّุชِูŠ
ุงู„ุฃَุฆِู…َّุฉُ ุงู„ْู…ُุถِู„ُّูˆู†َ

“Yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan.”
(HR. Ahmad)


๐Ÿ“š ULASAN ULAMA

๐Ÿ“– Ihya Ulumuddin Al-Ghazali
๐Ÿ‘‰ kerusakan agama sering datang dari lisan yang tampak benar tapi menyesatkan


๐Ÿ˜‚ HUMOR 

Ngomong agama:
๐Ÿ‘‰ kelihatan alim ๐Ÿ˜…

Isinya:
๐Ÿ‘‰ “kata hati saya…” ๐Ÿคฃ

Padahal:
๐Ÿ‘‰ bukan dalil, tapi “perasaan edition” ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


๐Ÿ”ฅ PENUTUP 

Ma’asyiral muslimin…

Ayat ini memperingatkan:

๐Ÿ‘‰ jangan jual kebenaran
๐Ÿ‘‰ jangan manipulasi agama
๐Ÿ‘‰ jangan bermain dengan ayat Allah


๐Ÿ’ฅ PERTANYAAN BESAR

Agama kita hari ini:

๐Ÿ‘‰ berdasarkan dalil?
atau
๐Ÿ‘‰ berdasarkan selera?


๐Ÿ˜ข RENUNGAN 

  • kebenaran itu jelas
  • tapi hawa nafsu sering menutupinya
  • dan penyimpangan selalu dimulai dari “sedikit”

๐Ÿคฒ MUNAJAT 

Ya Allah…

jaga lisan kami dari kebohongan…

Ya Allah…

jaga hati kami dari penyimpangan…

Ya Allah…

jadikan kami pengikut kebenaran sejati…

Ya Allah…

jangan Engkau jadikan kami orang yang memutarbalikkan agama-Mu…

ุขู…ูŠู† ูŠุง ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ๐Ÿคฒ๐Ÿ˜ญ


๐Ÿ“š FOOTNOTE KITAB RUJUKAN

  1. Tafsir Ibnu Katsir – tafsir penyimpangan Ahli Kitab
  2. Tafsir Al-Qurthubi – konsep tahrif
  3. Tafsir As-Sa'di – pelajaran untuk umat Islam
  4. Ihya Ulumuddin Al-Ghazali – bahaya lisan & penyimpangan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar