Selasa, 20 Mei 2014

Berdoa untuk Orang Lain

 Berdoa untuk Orang Lain 

472/605. Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

ان الكريم بن الكريم بن الكريم بن الكريم يوسف بن يعقوب بن إسحاق بن إبراهيم خليل الرحمن تبارك وتعالى قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم لو لبثت في السجن ما لبث يوسف ثم جاءني الداعى لأجبت إذ جاءه الرسول فقال(فلما جاءه الر سول قل ارجع إلى ربك فاسأله ما بال النسوة اللاتى قطعن أيديهن)[يوسف:٥٠] ورحمة الله على لوط إن كان ليأوى إلى ركن شديد إذ قال (لقومه لو إن لي بكم قوة أو آوى إلى ركن شديد) [هود: ٨٠] ما إن بعث الله بعده من نبي إلا في ثروة من قومه قال محمد الثروة الكثرة والمنعة

'Sesungguhnya Al Karim ibnu Al Karim ibnu Al Karim Ibnu Al Karim (Sesungguhnya yang mulia adalah orang yang mulia, anak dari seorang yang mulia dari seorang yang mulia) adalah Yusuf ibnu Ya'qub ibnu lshaq ibnu Ibrahim Khaliilurrahman Tabaraka wa Ta'ala.'
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sekiranya Saya tinggal di penjara seperti apa yang dialami Yusuf, kemudian seseorang yang mengajak Saya datang kepada Saya, maka niscaya Saya kabulkan ajakannya (hidup bersama raja). Ketika utusan itu datang kepada Yusuf lalu dia berkata, '(Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya)'  [Qs. Yuusuf(12): 50].
Rahmat Allah itu kepada Nabi Luth, jika seandainya dia berlindung kepada keluarga yang kuat, ketika dia berkata kepada kaumnya, '(Seandainya aku mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada kaluarga yang kuat [tentu aku lakukan[).' {Qs. Huud (11): 80). Kemudian Allah tidak mengutus seorang Nabi setelah Luth kecuali dengan kekuatan kaumnya."
Muhammad1 berkata, "At-Tsarwah adalah kekuatan dan pemberian yang banyak."

Hasan shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (1617), 5- Bab Falamma Ja'hur-Rasul. Muslim, 43- Kitab Al Fadhail, hadits 152].2


1     Dia adalah Muhammad bin Ami, perawi hadits ini dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, sebagaimana yang ada pada  Sunan At-Tirmidzi dan dia menghasankannya.
2     Takhrij ini terlalu gegabah, karena dalam dua tempat yang disebutkan tadi tidak terdapat hadits  kecuali kalimat Luth ' alaihissalambukan perkataan Famaa Ba'atsallahu. Adapun kalimat pertama terdapat dalam Shahih Bukhari dengan nomor 3384, dan Shahih Muslim dalam Al Fadlooil nomor 168.
Posting Komentar