Selasa, 20 Mei 2014

Lemah Lembut

 Lemah Lembut 


359/462. Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata,
دخل رهط من اليهود على رسول الله صلى الله عليه وسلم فقالوا السام عليكم قالت عائشة ففهمتها فقلت عليكم السام واللعنة قالت فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم مهلا يا عائشة إن الله يحب الرفق في الأمر كله فقلت يا رسول الله أو لم تسمع ما قالوا قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قد قلت وعليكم

'Sekelompok orang Yahudi masuk kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata, 'Semoga kematian itu atas kalian.'" Aisyah berkata, "Saya memahami maksud perkataan mereka, lalu Saya berkata, 'Semoga kematian dan laknat itu atas kalian.'" Aisyah berkata, "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, 'Jangan terburu-terburu wahai Aisyah!, Sesungguhnya Allah menyenangi lemah-lembut dalam segala urusan.'" Lalu saya berkata, "Wahai Rasulullah! bukankah engkau mendengar apa yang mereka katakan?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Aku telah mengatakan, Wa'alaikum (semoga (kecelakaan) menimpa kalian)."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (537). [Bukhari, 78-Kitab Al Adab, 35- Bab Ar-Rifqu fil Amri Kullihi. Muslim : 39- Kitab As-Salam, hadits 10,11].
360/463.   Dari Jarir  ibnu  Abdullah,  Rasulullah  shallallahu   'alaihi wasallam bersabda,
من يحرم الرفق يحرم الخير
          "Barang siapa dihilangi (dari) kelemah lembutan, maka dia dihalangi (dari) kebaikan."
         
          Shahih, di dalam kitab At-Ta'liqatul Hisan (549). [Muslim, 45-Kitab Al Birru wash-Shilatu wal Adab, hadits 74,75].
361/464. Dari Abu Ad-Darda', dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata,

من أعطى حظه من الرفق فقد أعطى حظه من الخير ومن حرم حظه من الرفق فقد حرم حظه من الخير أثقل شيء في ميزان المؤمن يوم القيامة حسن الخلق وإن الله ليبغض الفاحش البذى

"Barang siapa diberikan keberuntungan baginya dari sifat lemah lembut, maka sungguh dia telah diberikan kebaikan. Barang siapa tidak diberikan keberuntungan baginya dari sifat lemah lembut, maka dia sungguh telah dihalangi dari kebaikan. Sesuatu yang paling berat dalam timbangan orang mukmin pada hari kiamat adalah akhlak yang baik. Sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang keji dan berakhlak buruk."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (519,876).


362/365. Dari Aisyah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

أقيلوا ذوى الهيئات عثراتهم

"Tutupilah ketergelinciran (dalam kesalahan) orang-orang yang baik perangainya (orang yang berwibawa)."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (638). [Abu Daud, 37-Kitab Al Hudud, 5- Bab As-Satru 'ala Ahlil Hudud].


363/466. Dari Anas, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata,

لا يكون الخرق في شيء إلا شانه وان الله رفيق يحب الرفق

"Kebodohan itu terdapat didalam perbuatan tercela, dan sesungguhnyu Allah Maha Lembut dan senang terhadap sifat lemah lembut."

Shahih, di dalam kitab At-Ta'liqu Ar-Raghib (3/262). [Tirmidzi, 25- Kitab Al Birru wash-Shilah, 47- Bab Ma Ja’a fil Fuhsyi wat Tafahusyi. Ibnu Majah, 37- Kitab Az-Zuhdu, 17- Bab Al Haya’u, hadits 4185].
364/467. Dari Abu Said Al Khudri berkata,

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أشد حياء من العذراء في خدرها وكان إذا كره شيئا عرفناه في وجهه

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah sangat pemalu melebihi seorang perawan dalam pingitannya. Apabila beliau sedang membenci sesuatu, maka kami mengetahui dari raut mukanya."

Shahih, di dalam kitab Mukhtasharus-Syamail (Bukhari, 78-Kitab Al Adabu, 72- Bab Man Lam Yuwajih An-Nasu bil-Itabi. Muslim, 43- Kitab AlFadhail, hadits 67].
365/469. Aisyah radhillahu 'anha berkata,
كنت على بعير فيه صعوبة فقال النبي صلى الله عليه وسلم عليك بالرفق فإنه لا يكون في شيء إلا زانه ولا ينزع من شيء إلا شانه

"Saya pernah naik unta yang agak susah dikendalikan, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Engkau harus lemah lembut (jangan berlaku kasar), karena sesungguhnya kelembutan tidak ada pada sesuatu kecuali yang telah dihiasinya, dan tidaklah kelembutan itu dapat dilepaskan dari sesuatu kecuali yang tercela"'

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (524). [Muslim, Kitab Al Birru wash-Shilatu wal Adab, hadits 79].
366/470.  Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.

إياكم والشح فإنه أهلك من كان قبلكم سفكوا دماءهم وقطعوا أرحامهم والظلم ظلمات يوم القيامة(وإياكم ولفحش فإن الله لايحب الفاحش التفحش/٤٨۷)

'Hindarilah kekikiran, karena kekikiran telah membinasakan umat sebelum kamu. Mereka menumpahkan darah mereka (sendiri) dan memutuskan hubungan tali silaturrahim di antara mereka. Ketahuilah! Sesungguhnya kezhaliman adalah kegelapan (membawa kesengsaraan) di hari kiamat.'

[Hindarilah berlaku keji, karena sesungguhnya Allah tidak menyenangi orang yang keji dan yang memerintahkan kekejian /487]."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (858). [tidak tercantum dalam Kutttbus-Sittah], tetapi hadits tersebut dari Jabir di shahih Muslim, 45- Kitab Al Birru wash-Shilatu wal Adab, hadits 56].'19
19   Saya berkata, "Hadits tersebut akan disebutkan dalam kitab ini dari Jabir dengan nomor (373/483)."

Poskan Komentar