Kamis, 22 Mei 2014

Sifat Pemarah

 Sifat Pemarah 

989/1317. Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.
  ليس الشديد بالصرعة إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب
"Seorang yang kuat bukanlah seorang yang kuat (bergulat), namun seorang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah."

Shahih. [Bukhari, 78- Kitab Al Adab, 76- Bab Al Hadzru Minal Ghadhab. Muslim, 45- Kitab Al Birru wash-Shilatu, Hadits 107].1

990/318. Dari Ibnu Umar, berkata,
ما من جرعة أعظم عند الله أجرا من جرعة غيظ كظمها عبد ابتغاء وجه الله
"Tidak ada satu tetes (tegukan air) yang sangat besar pahalanya di sisi Allah daripada tetesan kemarahan yang dikendalikan demi mengharapkan ridha Allah."

Mauquf, perawi-perawinya tsiqah (dapat dipercaya) dan telah dishahihkan dengan periwayatan yang marfu'. Takhriijul Misykah (5116/ Pentahqiqan yang kedua).2



_________
1      Diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari jalan Said bin Musayyib yang ada di kitab. Juga diriwayatkan Ahmad (2/236 dan 517), Thahawi dalam Al Musykil (2/254) dan juga diriwayatkan Muslim dan Thahawi juga serta Ahmad (2/268) juga Abdur Razzaq (11/188/20287) dari jalan Humaid bin Abdur Rahman dari Abu Hurairah dan Abu Hazim menjadi Tabi' darinya untuk keduanya dengan disingkat dengan lafazh: "Bukanlah orang yang kuat yang dapat mengalahkan manusia topi orang yang kuat adalah orang yang dapat mengalahkan nafsu dirinya." Diriwayatkan Thahawi dan Ibnu Hibban (2/49/715)dan sanadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim.
      Ada juga syahid untuknya dari hadits Ibnu Mas'ud ang lebih lengkap diriwayatkan Muslim dan Ibnu Hibban (5662) dan Ahmad (1/382) dan juga Thahawi.
2      Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (4189) dari jalan Hasan dari Ibnu Umar dengan marfu', yang merupakan satu jalan dengan muallif yang mauquf. Perawi-perawinya tsiqah, hanya saja Hasan -Al-Bashri- Mudallis, dan ia menggunakan 'An (Mu'an'an), tapi diriwayatkan Ahmad dari jalan lain dari Ibnu Umar dan sanadnya shahih.

Posting Komentar