Kamis, 22 Mei 2014

Tidak Membiarkan Api di Rumah ketika Tidur

Tidak Membiarkan Api di Rumah ketika Tidur 

929/1224. Dari Ibnu Umar, dari Nabi shallallahu  'alaihi wasallam bersabda,
لا تتركوا النار في بيوتكم حين تنامون [فانها عدو/۱٢٢٦]

"Janganlah engkau biarkan api di rumahmu ketika tidur, [karena api itu musuh/1226]."
Shahih. [Bukhari, 79- Kitab Al Isti'dzan, 49- Bab La Tatrukin-Nari fil-Baiti 'Indan-Naum. Muslim, 36- Kitab Al Asyribah, hadits 100].1
930/1225. Dari Ibnu Umar, berkata, "Umar berkata,2
إن النار عدو فاحذروها فكان بن عمر يتبع نيران أهله ويطفئها قبل أن يبيت


'Sesungguhnya api adalah musuh, maka berhati-hatilah dengannya.'" Ibnu Umar mencari pelita yang ada di rumah keluarganya dan mematikannya sebelum tidur.

Shahih sanadnya dari riwayat mauquf.


931/1227. Dari Abu Musa, berkata,
احترق بالمدينة بيت على أهله من الليل فحدث بذلك النبي صلى الله عليه وسلم فقال  :  ان [هذا]النار عدو لكم فإذا نمتم فأطفئوها عنكم

"Sebuah rumah penduduk Madinah terbakar di suatu malam, lalu kejadian itu diceritakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda, 'Sesungguhnya api (ini)3 adalah musuhmu. Jadi bila kalian tidur, matikanlah api yang ada padamu!"

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (4301/Pentahqiqan yang kedua). [Bukhari, 79- Kitab Al Isti'dzan, 49- Bab La Tatrukin-Nara fil Baiti 'indan-Naum. Muslim. 36- Kitab Al Asyribah, hadits 101].


_______________________
1      Untuk itu di katakan: pada keduanya tidak terdapat tambahan, dan pada muallif saja yang terdapat tambahan di sini, dan sanadnya shahih sesuai syarat keduanya (Syaikhaini).
2      Dan Demikian yang ada pada kitab, mauquf atas Umar, diriwayatkan Ahmad dalam Musnad (2/90) dengan sanadnya muallif dan matannya dari Ibnu Umar marfu', karena tidak ada di dalamnya nama Umar disebut. Pada keduanya dari jalan Said bin Abu Ayyub: Yazid bin Abdullah bin Al Had menceritakan kepadaku dari Nafinya darinya, dan Ibnu Lai'ah menjadi tabi'nya: Yazid bin Abdullah bin Al Had menceritakan kepada kami dengan ringkas sekali dengan lafazh: "Janganlah api di rumahmu dibiarkan begitu saja pada malam hari, karena itu adalah musuh" diriwayatkan Ahmad (2/71) sedangkan Ibnu Lahi'ah ada kelemahan yang ma'ruf padanya.
3     Tambahan dari Ash-Shahihain, aku sengaja menetapkannya pada matan, tidak pada catatan kaki, karena hadits tersebut dalam Shahihnya muallif dengan sanad dan matannya di sini, maka aku kira hal itu luput dari sebagian juru tulisnya.


Poskan Komentar