Doa Adalah Senjata Orang Mukmin
Doa Adalah Senjata Orang Mukmin
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على
رسوله الأمين، وعلى آله وأصحابه
الطاهرين، وبعد:
Doa adalah jalan keselamatan, tangga
pengantar, sesuatu yang dituntut oleh orang-orang yang berpengetahuan,
kendaraan orang-orang shalih, tempat berlindung bagi kaum yang terzalimi dan
tertindas, melalui doa nikmat diturunkan
dan melaluinya pula murka dihindarkan. Alangkah besar kebutuhan para hamba
Allah akan doa, seorang muslim tidak akan pernah bisa lepas dari kebutuhan akan
doa dalam setiap situasi dan kondisinya.
Doa adalah obat yang paling mujarab, ia
ibarat musuh bagi penyakit, ia senantiasa melawan, menhilangkan atau
meringankanya.
Begitulah kedudukan doa, seyogyanya
bagi seorang muslim untuk mengetahui keutamaan-keutamaan dan adab-adab doa,
kita memohon kepada Allah SWT agar menerima doa dan amal soleh kita.
Keutamaan-keutamaan
doa
Doa memiliki keutamaan dan faedah yang
tak terhitung, kedudukannya sebagai satu bentuk ibadah cukup menjadi bukti
keutamaanya, bahkan ia adalah ibadah itu sendiri, sebagaimana yang sabdakan
Rasulullah saw,” Doa adalah ibadah.” (HR: Tirmizi, disahihkan Al-Albani).
Meninggalkan doa adalah bentuk menyombongkan diri dari menyembah Allah SWT,
sebagaimana Allah SWT berfirman:
((وَقَالَ رَبُّكُمُ
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
إِنَّ الَّذِينَ
يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ
دَاخِرِينَ
)) (غافر:60)
“
Dan Tuhamnu berfirman: “ berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan
bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari
menyembah-Ku(berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina
dina.” (QS:
Gafir:60).
Dan doa itu menunjukan tawakal kepada
Allah SWT, hal itu dikarenakan orang yang berdo’a dalam kondisi memohon
pertolongan kepada-Nya, menyerahkan urusan hanya kepada-nya bukan kepada yang
lain-Nya. Sebagaimana doa juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan
bentuk pemenuhan akan perintah-Nya. Allah SWT berfirman:
((وَقَالَ رَبُّكُمُ
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ))
“
Dan Tuhamnu berfirman: “ berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan
bagimu” (
Gafir: 60).
Doa juga merupakan senjata yang kuat
yang digunakan seorang muslim dalam mencari kebaikan dan menolak kemadharatan,
Rosulullah saw bersabda:
((من فُتح له منكم باب
الدعاء فتحت له أبواب الرحمة، وما سُئل الله شيئاً يُعطى أحب إليه من أن يُسأل العافية، إن الدعاء ينفع مما
نزل وما لم
ينزل، فعليكم عباد الله
بالدعاء)) (رواه الترمذي وحسنه الألباني)
“ Barang siapa diantara kalian telah dibukakan baginya pintu
doa, pasti dibukakan pula baginya pintu rahmat, dan tidaklah Allah SWT diminta
sesuatu yang Dia berikan lebih Dia senangi dari pada diminta kekuatan,
sesungguhnya doa itu bermanfaat baik terhadap apa yang terjadi maupun belum
terjadi, maka hendaklah kalian berdoa.” (HR: tirmizi, dihasankan
oleh Al-Albani).
Doa adalah senjata
yang digunakan para nabi dalam menghadapi situasi-situasi sulit, begitu pun
nabi Muhamad saw dalam perang badar, ketika ia melihat jumlah kaum musyrikin
sebanyak seribu sedang pasukan islam tiga ratus Sembilan belas, ia segera
menghadap kiblat seraya mengangkat kedua tanganya berdoa:
((اللهم أنجز لي ما
وعدتني، اللهم آت ما وعدتني، اللهم
إن تهلك هذه العصابة من
أهل الإسلام لا تعبد في الأرض
))
“ Ya Allah wujudkanlah untuk kami apa yang engkau janjikan,
ya Allah berikanlah kepada kami apa yang engakau janjikan, ya Allah jika
sekumpulan kaum muslimin ini binasa, maka tidak ada yang akan menyembah engkau
di muka bumi ini.” Rasulullah saw terus melantunkan doa seraya membentangkan
kedua tanganya menghadap kiblat hingga selempangnya jatuh, maka datanglah Abu
Bakar mengambil selempang Rasulullah saw dan meletakanya di atas pundaknya dan
menjaganya dari belakang dan berkata: wahai nabi Allah, doa engkau kepada Tuhanmu
sudah cukup, karena Dia pasti akan mewujudkan apa yang Dia janjikan untukmu.” (HR:
Muslim)
Demikian pula nabi
Ayub a.s., ia menggunakan senjata doa ketika mengalami berbagai macam cobaan,
terisoler dari manusia, tidak ada lagi yang menyayanginya selain istrinya
sendiri, dalam kondisi seperti itu ia tetap bersabar dan mengharap ridho Allah
SWT, dan ketika cobaan itu telah berlarut lama, ia berdoa:
((وَأيُوبَ إذ نَادى
رَبَهُ أنّي
مَسَنِىَ الضُرُ وَأنتَ
أرحَمُ الرّاحِمِينَ (83) فَاستَجَبنَا لَهُ فَكَشَفنَا مَا
بِهِ مِن ضُر )) (الأنبياء:84،83(
“ Dan ingatlah (kisah ayub), ketika ia menyeru Tuhanya: “(Ya
Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan engaku adalah Tuhan Yang
Maha Penyayang di antara semua penyayang. Maka kamipun memeperkenankan seruanya
itu, lalu kami lenyapkan penyakit yang ada padanya…” ( QS: Al-Anbiya’: 83-84).
Di samping itu doa juga dapat menghilangkan kegelisahan dan
kesedihan, menjadikan hati lapang, mempermudah urusan, dalam doa seorang hamba
bermunajat kepada Tuhanya, mengakui kelemahan dan ketidak berdayaanya, mengungkapkan
rasa butuhnya kepada Pencipta dan Pemiliknya, doa juga sarana untuk menghindari
murka Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah saw:
((من لم يسأل الله يغضب
عليه)) (رواه أحمد والترمذي وحسنه الألباني)
“ Barang siapa tidak mau meminta kepada Allah, niscaya Dia akan
marah kepadanya” ( HR: Ahmad, Tirmizi, dihasankan Al-Albani). Alangkah indahnya
ungkapan seorang penyair:
Janganlah engkau meminta
manusia satu kebutuhan
Mintalah kepada yang pintu-Nya tak pernah
tertutup
Allah marah jika engkau
tidak meminta-Nya
Sedang manusia justru marah ketika meminta
Doa juga menjadi
senjata bagi orang-orang yang terzalimi, ia dalah tempat berlindung bagi
orang-orang lemah yang putus harapan, tertutup segala pintu di hadapanya, imam
Syafi’I mengatakan:
Apakah
engkau meremehkan doa dan memandangnya sepele
Padahal engkau tidak tahu
apa yang diperbuat doa
Ia adalah anak panah-anak
panah malam yang tak kan meleset
Akan tetapi ia memiliki
masa dan masa itu ada penghujungnya
Adab-adab berdoa:
Adab-adab berdoa banyak sekali, semuanya dianjurkan untuk
dilaksanakan saat berdoa, agar ia menjadi penguat untuk dikabulkanya doa,
diantara adab-adab itu adalah:
1-
Membuka doa dengan hamdalah dan pujian bagi
Allah SWT dan salawat atas nabi saw.
Sebagaimana hadits fadhalah
bin Ubaid: Tatkalah Rasulullah saw duduk, tiba-tiba masuk seorang laki-laki lalu
berdoa: “ Allahumaghfirli warhamni.” Maka Rasulullah saw bersabda:
((بينما رسول الله
قاعداً إذ دخل رجلٌ فصلّى
فقال: اللهم اغفر لي
وارحمني. فقال رسول الله
" عجلت أيها المصلي،
إذا صليت فقعدت فاحمد الله بما هو أهله وصلِّ عليّ ثم ادعه ". ثم صلّى رجل آخر بعد ذلك فحمد الله، وصلى على
النبي
، فقال
له النبي
: أيها المصلي ادع تُجب))
(رواه الترمذي
وصححه الألباني)
Tatkalah Rasulullah saw
duduk, tiba-tiba masuk seorang laki-laki lalu berdoa: “ Allahummaghfirli
warhamni.” Maka Rasulullah saw bersabda: “Kamu tergesa-gesa wahai orang
yang berdoa, jika kamu berdoa maka duduklah, lalu ucapkan pujian kepada Allah
dengan sesuatu yang layak bagi-Nya, dan bersalawatlah kepadaku kemudian
berdoalah .” Kemudian ada laki-laki lain berdoa setelah itu, ia mengucapkan
pujian kepada Allah dan bersalawat kepada nabi, maka nabi bersabda kepadanya:”
Wahai orang yang berdoa, berdoalah engkau niscaya dikabulkan” (HR: Tirmizi,
disahihkan Al-Bani).
2-
Mengakui dosa
Mengakui dosa menunjukan
kesempurnaan ubudiyah kepada Allah SWT, sebagaimana doa Yunus a.s.:
(( فَنَادى
فِي الظُلُمَاتِ أن لآ
إلَهَ إلآ أنتَ سُبحَانَكَ إنِّي كُنتُ مِنَ الظَالٍمِينَ
))(الأنبياء:87
)
“ Maka ia menyeru dalam
keadaan yang sangat gelap: “ Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah)
selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang
zalim “. (QS: Al-Anbiya’: 87 ).
3- Bersungguh-sungguh
dalam berdoa dan berketetapan hati dalam meminta
Sabda
Rasul saw:
" إذا دعا أحدكم
فليعزم المسألة، ولا يقولن:
اللهم إن شئت فأعطني، فإنه
لا مستكره له "
(رواه البخاري ومسلم)
“ Jika salah seorang
dari kalian berdoa, maka hendaknya berketetapan hati dalam meminta, dan
janganlah mengatakan: Ya Allah jika engkau mau berilah aku,karena sesungguhnya
tidak ada yang bisa memaksa Allah.” ( HR: Bukhari Muslim).
4- Berwudhu,
menghadap kiblat dan mengangkat tangan ketika berdoa
Hal
itu akan lebih mendatangkan kekhusu’an dan kejujuran dalam menghadap. Abu
Abdillah bin Zaed mengatakan:
( خرج النبي
إلى هذا المصلي
يستسقي فدعا واستسقى، ثم
استقبل القبلة وقلب رداءه(
“ Nabi saw keluar ke tempat
salat untuk minta hujan, lalu beliau berdoa dan meminta hujan, kemudian
menghadap kiblat dan membalik selempangnya.”
Dan sebagaimana hadits Abu Musa Al-Asy’ari,
tatkala Rasulullah saw selesai dari perang hunain – Abu Musa mengatakan: Beliau
meminta air lalu berwudhu, kemudian mengangkat kedua tanganya seraya berdoa:” Ya
Allah ampunilah Ubaid bin Amir.” Dan aku melihat putih ketiaknya. ( HR:
Bukhari Muslim).
5-
Merendahkan suara dalam berdoa
Allah SWT berfirman:
(( ادعُوا رَبَكُم
تَضَرُعاً وَخُفيَةٌ إنَهُ لاَ
يُحِبُ المُعتَدِينَ
)) (الأعراف:55)
“ Berdoalah kepada
Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut, sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang melampaui batas ” ( Al-A’raf: 55).
(( أيها الناس، اربعوا على
أنفسكم، إنكم لا تدعون أصم
ولا غائباً، إنكم تدعون سميعاً قريباً وهو معكم )) (رواه البخاري
)
“ Wahai manusia, sayangilah
diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada yang tuli dan tidak pula
yang jauh, kalian berdoa kepada Yang Maha Mendengar dan Dekat, dan Dia selalu
menyertaimu”
( HR: Bukhari)
6- Tidak
membuat-buat kalimat bersajak
Hal
itu karena orang yang berdoa harus dalam kondisi merendah, sedang perbuatan
membuat-buat seperti itu tidak pantas, Ibnu Abas pernah menyampaikan nasehat
kepada salah seorang sahabat, ia mengatakan: “ Jauhilah sajak dalam doa,
sesungguhnya aku mendapatkan Rasulullah saw dan sahabatnya menjauhi hal itu.”
7-
Memilih waktu-waktu yang dianjurkan dan saat-saat yang mulia
Seperti saat-saat setelah
shalat, saat azan, antara azan dan qamat, sepertiga malam terakhir, hari jumat,
hari arafah, saat turun hujan, saat sujud, saat berangkat menyerbu musuh dalam
jihad fisabililah, dll.
8- Tidak
mendoakan jelek kepada diri, keluarga dan harta
Nabi
saw bersabda:
((لا تدعوا على أنفسكم، ولا تدعوا على
أولادكم، ولا تدعوا على
أموالكم، لا توافقوا من الله ساعة يسأل فيها عطاءً فيستجيب
لكم)
((رواه مسلم(
“ Janganlah kalian mendoakan jelek terhadap diri kalian, jangan
pula terhadap anak-anak dan harta
kalian, jangan sampai kalian mendapati satu saat Allah diminta satu permintaan
lalu Dia mengabulkan untuk kalian“ ( HR: Muslim).
Contoh-contoh
doa dari kitab dan sunah:
Pertama:
Doa-doa dari al-qur’an:
1
ـ
رَبَنَا اصرٍف عَنَا
عَذّابَ جَهَنَمَ إنَ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً (65) إنَهَا سَآءَت مُستَقَراً وَمُقَاماً
(الفرقان:66،65.)
“ Dan orang-orang yang
berkata: “ Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya
itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahanam itu seburuk-buruk tempat
menetap dan tempat kediaman”. (QS: Al-Fur’qan: 65-66).
2
ـ
رَبَنَا هَب لَنَا مِن
أزوَجِنَا وَذُرِياتِنَا قُرَةَ أعيُنٍ واَجعَلنَا لِلمُتَقِينَ إمَاماً (الفرقان:74
)
“ Ya Tuhan kami,
anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai
penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam orang-orang yang bertakwa“.
(QS;Al-Fur’qan:74).
3
ـ
رَبَنَا اغفِر لَنَا
وَلإخوَنِنَا الّذِينَ سَبَقُونَا بِاللإيمَانِ وَلاَ تَجعَل فِي قُلُوبِنَا غِلاً لِلَذِينَ ءَامَنُوا رَبَنَآ إنَكَ
رَؤوفٌ
رَحِيمٌ
(الحشر:10.)
“ Ya Tuhan kami, beri
ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari
kami, dan janganlah engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap
orang-orang yang beriman; ya Tuhan kami, sesungguhnya engkau Maha Penyantun
lagi Maha Penyayang”. ( Al-Hasyr: 10)
4
ـ
رَبِ اغفِر وَارحَم وَأنتَ
خَيرُ الرَاحِمينَ
(المؤمنون:118.)
“ Ya
Tuhanku, berilah ampun dan berilah rahmat, dan engkau adalah pemberi rahmat
Yang Paling baik”.( QS;Al-mukminun: 118).
5
ـ
رَبَنَآ ءَاتِنَا فِي
الدُنّيَا حَسَنَةً وَفيِ الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَارِ ( البقرة:201.
)
“ Ya Tuhan kami, berilah
kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa
neraka”. ( Al-Baqarah: 201).
6
ـ
رَبَنَا لاَ تُؤَاخِذنَآ
إن نَسِينَآ أَو أخطَأنَا رَبَنَا وَلاَ تَحمِل عَلَيَنآ إصراً كَمَا حَمَلتَهُ عَلَى الّذِينَ مِن قَبلِنَا
رَبَنآ وَلاَ
تَحمِلنَآ مَلاَ طَاقَةَ
لَنَا بِهِ وَاعفُ عَنّا واغفِر لَنَا وَارحَمنَآ أنتَ مَولَنَا فانصُرنَا عَلَى القَومِ الكَفِرِينَ
(البقرة:286 )
“ Ya Tuhan kami, janganlah
engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah, Ya Tuhan kami janganlah
engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada
orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah engkau pikulkan kepada
kami apa yang kami tak sanggup memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami;
dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka yolonglah kami terhadap kaum
yang kafir”. ( Al-Baqarah: 286).
7
ـ
رَبَنَا لاَ تُزِغ
قُلُبَنَا بَعدَ إذ هَدَيَتَنا وَهَب لَنَا مِن لَدُنكَ رَحمَةً إنَكَ أنتَ الوَهَابُ (آل عمرآن:8.
)
“ Ya Tuhan kami, janganlah
engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk
kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi engkau; karena
sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”. ( Ali-Imran: 8).
8
ـ
رَبِّ اشرَح لي صَدرِي
(25) وَيَسِّر ليِ أمرِي (26) وَحلُل عٌقدَةً مِن لِسَاني (27) يَفقَهُوا قَوليِ (طه:25-28
)
“ Ya Tuhanku, lapangkanlah
untuku dadaku, dan mudahkanlah untuku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari
lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”. (Tahaa: 25-28).
9
ـ
رَبِ إنّيِ ظَلَمتُ نَفسِي
فَاغفِر ليِ
القصص:16
“ Ya Tuhanku, sesungguhnya
aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”.
10
ـ
رَبَنآ لاَ تَجعَلَنَآ
فِتنَةً لِلقَومِ الظّالِمينَ (85) وَنَجِنآ بِرَحمَتِكَ مِنَ القَومِ الكَافِرِينَ يونس:86،85.
“ Ya Tuhan kami; janganlah
engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim”. (QS: Yunus: 85,86)
11 ـ
رَبَنآ اغفِر لَنَا ذُنُوبَنَا وَإسرَافَنَا فيِ أمرِنَا وَثَبِت أقدَامَنَا وَانصُرنَا
عَلَى القَومِ الكَافِرِينَ
آل
عمران:147
“ Ya Tuhan kami ampunilah
dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan
kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang
kafir ”. (QS: Ali Imran: 147).
12
ـ
رَبَنَآ ءَاتِنَا مِن
لَدُنكَ رَحمَةً وَهَيىء لَنَا مِن أمرِنَا رَشَداً
الكهف:10
“ Wahai Tuhan kami
berikanlah rahmat kepada kami dari sisimu dan sempurnakan bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”. (QS:
Al-Kahfi: 10).
-13 رَّبِّ زِدْنِي عِلْماً طه:114
“ Ya Tuhanku, tambahkanlah
kepada kami ilmu pengetahuan”. (Thaha: 114).
-14 رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ
المؤمنون:97.
“ Ya Tuhanku aku berlindung
kepada engkau dari bisikan-bisikan setan”. (QS: Al-Mukminun: 97)
-15 رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ
لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ
أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
الممتحنة:5
“ Ya Tuhan kami, janganlah
engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami
ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana“. ( Al-Mumtahanah: 5).
-16 رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ
الدُّعَاء
آل عمران:38
“ Ya Tuhanku, berilah aku
dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar
doa”. (QS: Ali Imran: 38)
-17 رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
البقرة:127.
“ Ya Tuhan kami, terimalah
dari pada kami(amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui”. (QS;Al-Baqarah: 127).
-18 رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا
وَتَقَبَّلْ دُعَاء
إبراهيم:40.
“ Ya Tuhanku, jadikanlah
aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat, ya Tuhan kami
perkenankanlah doaku”. (QS: Ibrahim: 40).
-19 رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ
يَقُومُ الْحِسَابُ
إبراهيم:41
“ Ya Tuhan kami, beri
ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari
terjadinya hisab(hari kiamat)” (QS: Ibrahim: 41).
-20 رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا
عَذَابَ النَّارِ
آل عمران:16.
“ Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan
peliharalah kami dari siksa neraka“. (QS; Ali-Imran: 16).
-21 رَبِّ انصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
العنكبوت:30.
“ Ya Tuhanku, tolonglah aku
(dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu”. (QS:
Al-Ankabut: 30).
-22 رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ
الرَّاحِمِينَ
المؤمنون:109
“ Ya Tuhan kami, kami telah
beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi
rahmat Paling Baik”. (QS: Al-Mukminun: 109).
-
23 رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا
نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
التحريم:8.
“ Ya Tuhan kami,
sempurnakan bagi kami cahaya kami, dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha
Kuasa atas segala sesuatu”. (QS: AT-Tahrim: 8).
-
24 رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
المائدة:83.
“ Ya Tuhan kami, kami telah
beriman maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas
kebenaran al-qur’an dan kenabian Muhamad saw). (QS: Al-Maidah: 83).
Kedua: Doa-doa dari sunnah:
1-
اللهم
أصلح لي ديني الذي هو عصمة أمري، وأصلح
لي دنياي التي فيها معاشي، وأصلح لي آخرتي التي فيها معادي، واجعل
الحياة زيادة لي
في كل خير، واجعل الموت راحة لي من كل شر.
“ Ya Allah, perbaikilah
bagiku agamaku yang merupakan pelindung bagi urusanku, dan perbaikilah bagiku
duniaku yang didalamnya ada penghidupanku, dan perbaikilah bagiku akhiratku
yang di dalamnya ada tempat kembaliku, dan jadikanlah kehidupan (ini) menambah
setiap kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematian peristirahatan bagiku dari
setiap keburukan”.
2-
اللهم
إني أسألك الهدى، والتقى، والعفاف،
والغنى.
“ Ya Allah sesungguhnya aku
meminta kepadamu petunjuk, taqwa, iffah(kesucian) dan kekayaan”.
3-
-اللهم إني أعوذ بك من
العجز، والكسل، والجبن،
والبخل، والهرم، وعذاب القبر، اللهم آت نفسي تقواها، وزكها أنت خير من
زكاها، أنت
وليها ومولاها. اللهم إني أعوذ بك من علم لاينفع، ومن قلب لايخشع، ومن
نفس لا تشبع،
ومن دعوة لايستجاب لها
“ Ya Allah sungguh aku
berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kepengecutan, kebakhilan,
ketuaan dan azab kubur. Ya Allah
berikanlah kepada jiwaku ketaqwaanya, sucikanlah ia Engakau adalah sebaik-baik
Yang mensucikanya, Engaku adalah Penolong dan Pemiliknya. Ya Allah sungguh aku
berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusu’, jiwa yang tidak
pernah kenyang dan doa yang tiada dikabulkan”.
4-
اللهم
اهدني وسددني، اللهم إني أسألك الهدى
والسداد.
“ Ya Allah, berilah aku
petunjuk dan arahan yang benar, Ya Allah sesunggunya aku meminta kepada-Mu
petunjuk dan ketepatan”.
5-
اللهم
إني أعوذ بك من زوال نعمتك، وتحول
عافيتك، وفجاءة نقمتك، وجميع سخطك.
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan dari-Mu, berpindahnya
kekuatan dari-Mu, dan dari datangnya azab-Mu dengan tiba-tiba serta dari
seluruh kemurkaanmu“.
6-
اللهم
إني عبدك ابن عبدك، ابن أمتك، ناصيتي
بيدك، ماض في حكمك، عدل في قضاؤك. أسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك،
أو أنزلته في
كتابك، أو علمته أحداً من خلقك، أو استأثرت به في علم الغيب عندك، أن
تجعل القرآن
ربيع قلبي، ونور صدري، وجلاء حزني، وذهاب همي
“ Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak
hamba-Mu laki-laki, anak hamba-Mu perempuan, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, aku
berjalan berdasarkan hukum-Mu, melaju menurut ktentuan-Mu, aku meminta
kepada-Mu dengan setiap nama milik-Mu yang Engkau menamai diri-Mu denganya,
atau dengan nama-nama-Mu yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau
ajarkan kepada salah seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau sembunyikan
dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, jadikanlah al-qur’an sebagai penyejuk hatiku,
cahaya dadaku, penghapus kesedihanku dan pelenyap kegelisahanku”.
7-
اللهم
مصرف القلوب صرف قلوبنا على طاعتك.
“ Ya Allah Zat Yang
Mengarahkan hati, arahkanlah hati kami dalam ketaatan”.
8-
يامقلب
القلوب ثبت قلبي على دينك.
“ Wahai Zat Yang
Membolak-balikan hati, tetapkanlah hati kami dalam agama-Mu”.
9-
اللهم
إني أسألك العافية في الدنيا والآخرة.
“ Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu
kekuatan/kesehatan di dunia dan di akhirat”.
10-
اللهم
إني أعوذ بك من فتنة النار، وعذاب
النار، وفتنة القبر، وعذاب القبر، وشر فتنة الغنى، وشر فتنة الفقر،
اللهم إني أعوذ
بك من شر فتنة المسيح الدجال، اللهم اغسل قلبي بماء الثلج والبرد، ونق
قلبي من
الخطايا كما نقيت الثوب الأبيض من الدنس، وباعد بيني وبين خطاياي كما
باعدت بين
المشرق والمغرب. اللهم إني أعوذ بك من الكسل والمأثم والمغرم.
“ Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu
dari fitnah dan azab neraka, fitnah dan azab kubur, keburukan fitnah kekayaan,
keburukan fitnah kemiskinan. Ya Allah sungguh aku berindung kepada-Mu dari
keburukun fitnah al-masih dajjal, Ya Allah bersihkanlah hatiku dengan air es
dan embun, dan bersihkanlah hatiku dari dosa-dosa sebagaimana Engkau
dibersihkanya pakaian putih dari kotoran noda, dan jauhkanlah jarak antara aku
dan dosa-dosaku sebagaimana Engkau jauhkan jarak antara timur dan barat. Ya
Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, dosa dan kemaksiatan”.
11-
اللهم
إني أعوذ بك من العجز والكسل، والجبن
والهرم والبخل، وأعوذ بك من عذاب القبر، ومن فتنة المحيا والممات.
“ Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu
dari kelemahan dan kemalasan, kepenakutan, ketuaan dan kebakhilan, dan aku
berlidung kepada-Mu dari azab kubur dan dari fitnah kehidupan dan kematian“.
12-
اللهم
إني أعوذ بك من جهد البلاء، ودرك
الشقاء، وسوء القضاء، وشماتة الأعداء.
“ Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu
dari besarnya tanggungan, beratnya kesusahan, buruknya takdir dan gembiranya
musuh terhadap cobaan yang menimpaku”.
13-
اللهم
إني أعوذ بك من شر ماعملت، ومن شر ما
لم أعمل
“ Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari keburukan
perbuatanku, baik yang telah lalu maupun yang akan datang “.
14-
اللهم
رحمتك أرجو فلا تكلني إلى نفسي طرفة
عين، وأصلح لي شأني كله، لا إله إلا أنت
“ Ya Allah, aku memohon rahmatmu, jangan Engkau serahkan diriku
kepadaku walau sekejap, dan perbaikilah bagiku seluruh urusanku, tiada Tuhan
selain Engkau”.
15-
اللهم
لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين.
“ Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci
Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim”.
16-
إني
أعوذ بك من شر سمعي، ومن شر بصري،
ومن شر لساني، ومن شر قلبي، ومن شر منيي
“ Sesungguhnya aku
berlindung kepada-Mu dari keburukan pendengaranku, dan dari keburukan
penglihatanku, dan dari keburukan lisanku, dan dari keburukan hatiku, dan dari
keburukan maniku”.
17-
اللهم
إني أعوذ بك من منكرات الأخلاق،
والأعمال، والأهواء
“ Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu dari kemungkaran-kemungkaran akhlak, perbuatan dan hawa nafsu“.
18-
اللهم
إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني
“ Ya Allah, sungguh Engkau
Maha Memaafkan lagi Mulia, Engkau Suka Memaafkan, maka maafkanlah aku”.
19-
اللهم
إني أسألك فعل الخيرات، وترك المنكرات،
وحب المساكين، وأن تغفر لي، وترحمني، وإذا أردت فتنة قوم فتوفني غير
مفتون، وأسألك
حبك، وحب من يحبك، وحب عمل يقربني إلى حبك.
“ Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu
(kemampuan untuk) berbuat kebaikan, meninggalkan kemungkaran, mencintai
orang-orang miskin, (aku memohon) Engkau mengampuni dan menyayangiku, dan jika
Engkau menghendaki fitnah terhadap satu kaum maka wafatkanlah aku dalam keadaan
tidak tertimpa fitnah, dan aku memohon cinta-Mu dan cinta kepada orang yang
Engkau cintai, dan cinta kepada perbuatan yang mendekatkanku kepada-Mu”.
20-
اللهم
إني أسألك من الخير كله: عاجله وآجله،
ماعلمت منه وما لم أعلم، وأعوذ بك من الشر كله: عاجله وآجله، ما علمت
منه وما لم
أعلم. اللهم إني أسألك من خير ما سألك عبدك ونبيك، وأعوذ بك من شر ما
استعاذ منه
عبدك ونبيك. اللهم إني أسألك الجنة وما قرب إليها من قول أو عمل،
وأسالك أن تجعل كل
قضاء قضيته لي خيراً.
“ Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu
kebaikan seluruhnya, yang segera maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun
yang tidak aku ketahui, dan aku berlindung kepadamu dari keburukan seluruhnya,
yang segera maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun yang tidak aku
ketahui. Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepada-Mu surga dan segala perkataan
maupun perbuatan yang mendekatkan kepadanya, dan aku meminta kepada-Mu agar
Engkau menjadikan seluruh yang Engkau takdirkan untuku menjadi kebaikan”.
21-
اللهم
احفظني بالإسلام قائماً، واحفظني
بالإسلام قاعداً، واحفظني بالإسلام راقداً، ولا تشمت بي عدواً ولا
حاسداً. اللهم
إني أسألك من كل خير خزائنه بيدك، وأعوذ بك من كل شر خزائنه بيدك.
“ Ya Allah, jagalah diriku dengan islam dalam
keadaan berdiri, dan jagalah diriku dengan islam dalam keadaan duduk, dan
jagalah diriku dengan islam dalam keadaan tertidur, dan jangan Engkau legakan
hati musuh dan orang yang hasud atas bencana yang menimpaku, Ya Allah
sesungguhnya aku meminta kepada-Mu dari setiap kebaikan yang tempat simpananya
ada di tangan-Mu, dan aku berlindung dari setiap keburukan yang tempat simpananya
ada di tangan-Mu”.
22-
اللهم
اقسم لنا من خشيتك ما تحول به بيننا
وبين معاصيك، ومن طاعتك ما تبلغنا به جنتك، ومن اليقين ما تهون به
علينا مصائب
الدنيا، اللهم متعنا بأسماعنا، وأبصارنا، وقواتنا ما أحببتنا، واجعله
الوارث منا،
واجعل ثأرنا على من ظلمنا، وانصرنا على من عادانا، ولا تجعل مصيبتنا
في ديننا، ولا
تجعل الدنيا أكبر همنا، ولا مبلغ علمنا ولا تسلط علينا من لايرحمنا.
“ Ya Allah, berikanlah bagi kami dari rasa takut
(kami) kepada-Mu sesuatu yang dapat menghalangi kami dari berbuat maksiat
kepada-Mu, dan dari ketaatan (kami) kepada-Mu sesuatu yang dapat menyampaikan
kami kepada surga-Mu, dan dari keyakinan (kami) sesuatu yang dapat meringankan
musibah dunia atas kami, Ya Allah jadikanlah kami senantiasa dapat menikmati
pendengaran kami, dan penglihatan kami, serta kekuatan kami selama Engkau
hidupkan kami, dan jadikanlah itu pewaris dari kami, dan jadikan pembalasan
kami atas orang-orang yang menzalimi kami, dan tolonglah kami terhadap
orang-orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah yang
menimpa kami terjadi pada agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia
sebagai penyebab terbesar kesedihan kami, dan batas tertinggi pengetahuan kami,
dan janganlah Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami berkuasa
atas kami”.
23-
اللهم
اغفر لي خطيئتي وجهلي، وإسرافي في
أمري، وما أنت أعلم به مني، اللهم اغفر لي هزلي وجدي، وخطئي وعمدي،
وكل ذلك عندي
“ Ya Allah, ampunilah
bagiku kesalahan dan kebodohanku, dan tindakan-tindakan yang berlebih-lebihan
dalam urusanku, dan apa yang Engkau lebih mengetahuinya daripadaku, Ya Allah
ampunilah bagiku gurau maupun keseriusanku, dan ketersalahan maupun kesengajaanku,
semua itu dariku”.
24-
اللهم
أحسن عاقبتنا في الأمور كلها، وأجرنا
من خزي الدنيا وعذاب الآخرة.
“ Ya Allah jadikanlah baik akhir dari seluruh
perkara kami, dan lindungilah kami dari kehinaan dunia dan azab akhirat”.
25-
رب
أعني ولا تعن عليّ، وانصرني ولا تنصر
عليّ، وامكر لي ولا تمكر عليّ، واهدني ويسر الهدى إليّ، وانصرني على
من بغى عليّ،
رب اجعلني لك شاكراً، لك ذكاراً، لك رهّاباً، لك مطواعاً، إليك مخبتاً
أواهاً
منيباً، رب تقبل توبتي، واغسل حوبتي، وأجب دعوتي، وثبت حجتي، واهد
قلبي، وسدد
لساني، واسلل سخيمة قلبي.
“ Ya Tuhanku, berikanlah pertolongan untuku dan
jangan terhadapku, dan berikanlah kemenangan untuku jangan terhadapku,
bermakarlah untuku jangan bermakar terhadapku, berilah aku petunjuk dan
mudahkanlah petunjuk datang kepadaku, dan berilah aku pertolongan atas orang
yang berbuat lalim terhadapku. Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang
senantiasa bersyukur, berzikir, takut, taat, merendahkan diri kepada-Mu, serta
banyak berdoa dan bertaubat. Ya Tuhanku, terimalah taubatku, bersihkanlah
dosaku, kabulkanlah doaku, teguhkanlah hujjaku, tunjukanlah hatiku, arahkanlah
lisanku, dan cabutlah kedengkian hatiku“.
26-
اللهم
ألهمني رشدي، وأعذني من شر نفسي.
“ Ya Allah ilhamkanlah kepadaku kedewasaanku,
dan lindungilah aku dari keburukan jiwaku”.
27-
اللهم
إني أسألك علماً نافعاً، وأعوذ بك من
علم لاينفع.
“ Ya Allah aku meminta
kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, dan aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang
tidak bermanfaat”.
28-
اللهم
رب السماوات السبع ورب الأرض، ورب
العرش العظيم، ربنا ورب كل شي، فالق الحب والنوى، ومنزل التوراة
والإنجيل والفرقان،
أعوذ بك من شر كل شئ أنت آخذ بناصيته، اللهم أنت الأول فليس قبلك شئ،
وأنت الآخر
فليس بعدك شئ، وأنت الظاهر فليس فوقك شئ، وأنت الباطن فليس دونك شئ،
اقض عنا الدين
وأعننا من الفقر.
“ Ya Allah, Tuhan langit
yang tujuh dan bumi, Tuhan Arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan segala
sesuatu, Yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan, Yang
Menurunkan taurat, injil dan al-qur’an, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan
segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunya. Ya Allah, Engkau Yang pertama
dan tidak ada sesuatu sebelum-Mu, dan Engkau Yang terakhir dan tidak ada
sesuatu setelah-Mu, dan Engkau Yang Nampak dan tidak ada sesuatu di atas-Mu,
dan Engkau Yang tersembunyi dan tidak ada sesuatu yang di bawah-Mu, bayarkanlah
hutang kami dan tolonglah kami dari kefakiran”.
29-
اللهم
حاسبني حساباً يسيراً.
“ Ya Allah, hisablah diriku
dengan hisab yang mudah”.
30-
اللهم
أعنا على ذكرك،وشكرك، وحسن عبادتك.
“ Ya Allah, tolonglah kami
dalam berzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah dengan baik
kepada-Mu”.
31-
اللهم
إني أسألك إيماناً لايرتد، ونعيماً
لاينفد، ومرافقة محمد صلى الله وعليه وسلم في أعلى جنة الخلد.
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku meminta kepada-Mu keimanan yang tidak akan kembali, dan nikmat yang tidak
akan habis, serta menemani rasulullah saw di surga al-kuld yang tertinggi”.
32-
اللهم
إني أعوذ بك من غلبة الدين، وغلبة
العدو، وشماتة الأعداء
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu dari dilingkupi hutang dan dikuasai musuh serta dari
kegembiraan musuh ( atas
bencana yang menimpaku )”.
33-
(اللهم إني أسألك الجنة
وأستجير بك من النار
)
ثلاث مرات
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku memohon kepada-Mu surga dan meminta perlindungan dari neraka”.
34-
اللهم
إني أعوذ بك أن أشرك بك وأنا أعلم،
وأستغفرك لما لا أعلم.
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu dari berbuat syirik kepada-Mu dalam keadaan aku
menyadari itu, dan aku memohon ampun atas dosa syirik yang aku tidak
menyadarinyaaa”.
35-
اللهم
انفعني بما علمتني، وعلمني ما ينفعني،
وزدني علما
“Ya Allah, berikanlah aku
manfaat dari apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarilah aku sesuatu
yang bermanfaat bagiku, dan tambahlah ilmuku”.
36-
اللهم
إني أسألك علماً نافعاً، ورزقاً طيباً،
وعملاً متقبلاً.
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, dan rezki yang baik, serta amal
yang engkau terima”.
37-
اللهم
لك أسلمت، وبك آمنت، وعليك توكلت،
وإليك أنبت وبك خاصمت. اللهم إني أعوذ بعزتك لا إله إلا أنت أن تضلني.
أنت الحي
الذي لايموت، والجن والإنس يموتون.
“ Ya Allah, kepada-Mu aku berserah, dan
kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakal, dengan (pertolongan) -Mu
pula aku bisa melawan musuh, Ya
Allah, aku berlindung dengan izzah-Mu -tiada Tuhan selain Engkau- (agar) tidak
Engkau sesatkan aku, Engkau Maha Hidup Yang Tidak mati, sedang jin dan manusia
mati”.
38-
اللهم
إنا نسألك موجبات رحمتك، وعزائم
مغفرتك، والسلامة من كل إثم، والغنيمة من كل بر، والفوز بالجنة،
والنجاة من النار.
“ Ya Allah, sesungguhnya
kami meminta kepada-Mu sebab-sebab yang dapat mendatangkan rahmat-Mu, dan kesungguhan
ampunan-Mu, dan keselamatan dari setiap dosa, dan manfaat dari setiap
kebajikan, dan kemenangan surga, serta keselamatan dari neraka”.
39-
اللهم
بعلمك الغيب، وقدرتك على الخلق، أحيني
ماعلمت الحياة خيراً لي، وتوفني إذا علمت الوفاة خيراً لي، اللهم إني
أسألك خشيتك
في الغيب والشهادة، وأسألك كلمة الحق في الرضاء والغضب، وأسألك القصد
في الغنى
والفقر، وأسألك نعيماً لاينفد، وأسألك قرة عين لا تنقطع، وأسألك
الرضاء بعد القضاء،
وأسألك برد العيش بعد الموت، وأسألك لذة النظر إلى وجهك، والشوق إلى
لقائك، في غير
ضراء مضرة، ولا فتنة مضلة. اللهم زينا بزينة الإيمان، واجعلنا هداة
مهتدين.
“ Ya Allah, dengan ilmu
ghaib-Mu, dan kekuasan-Mu atas makhluk-Mu, hidupkanlah aku jika dalam
pengetahuan-Mu bahwa hidup lebih baik bagiku, dan wafatkanlah aku jika dalam
pengetahuan-Mu bahwa kematian lebih baik bagiku. Ya Allah sesungguhnya aku
meminta kepada-Mu rasa takut kepada-Mu saat rahasia maupun nyata, dan aku
meminta kepada-Mu kalimat hak(kalimat kebenaran) di saat ridha maupun marah,
dan aku meminta kepada-Mu kesederhanaan di saat kaya maupun miskin, dan aku
meminta kepada-Mu nikmat yang tiada habis, dan aku meminta kepada-Mu penyejuk
mata yang tiada terputus, dan aku meminta kepada-Mu keridhoan terhadap takdir,
dan aku meminta kepada-Mu kesejukan hidup setelah mati, dan aku meminta
kepada-Mu kelezatan melihat wajah-Mu dan kerinduhan kepada pertemuan dengan-Mu,
tidak dalam kesengsaraan yang merugikan, tidak pula fitnah yang menyesatkan. Ya
Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman, dan jadikanlah kami orang-orang yang
menunjukan kepada jalan kebenaran yang mendapatkan hidayah.
40-
اللهم
طهرني من الذنوب والخطايا، اللهم نقني
منها كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس، اللهم طهرني بالثلج والبرد
والماء البارد.
“
Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa dan kesalahan. Ya Allah, bersihkanlah
diriku dari dosa dan kesalahan sebagaimana dibersihkanya pakaian putih dari
noda. Ya Allah, bersihkanlah diriku dengan es, embun dan air dingin“.
41-
اللهم
متعني بسمعي وبصري، واجعلهما الوارث
مني، وانصرني على من يظلمني، وخُذ منه بثأري
“ Ya Allah, jadikanlah aku
dapat menikmati pendengaran dan penglihatanku, dan jadikanlah keduanya pewaris
dariku, dan tolonglah aku atas orang yang menzalimiku, dan ambilah darinya
pembalasanku”.
42-
اللهم
إني أسألك عيشة نقية، وميتة سوية،
ومرداً غير مخز ولا فاضح.
“ Ya Allah, sesungguhnya
aku meminta kepada-Mu kehidupan yang bersih, kematian yang lurus dan tempat
kembali yang tidak menghinakan dan tidak pula mengungkapkan aib”.
43-
اللهم
زدنا ولاتنقصنا، وأكرمنا ولاتهنا،
وأعطنا ولا تحرمنا، وآثرنا ولا تؤثر علينا، وأرضنا وأرض عنا.
“ Ya Allah, tambahkanlah
bagi kami dan Engkau kurangi, muliakanlah kami jangan Engkau hinakan kami,
berilah kami jangan Engkau haramkan kami, utamakanlah kami jangan engkau
utamakan atas kami, jadikanlah kami ridho dan mendapat keridhoan”.
44-
اللهم
أحسنت خلقي فأحسن خلقي.
“ Ya Allah, sebagaimana
Engkau telah membaguskan ciptaanku, baguskanlah akhlaku”.
وصلى الله على نبينا محمد
وعلى آله وصحبه وسلم.
Post a Comment