Ketika Semua Alasan Habis, dan Kita Tinggal Sendiri di Hadapan Allah
“Ketika Semua Alasan Habis, dan Kita Tinggal Sendiri di Hadapan Allah”
PEMBUKAAN
الحمد لله الذي خلقنا ولم يتركنا سدى
الحمد لله الذي يفتح باب التوبة قبل باب الموت
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Sebelum kita bicara tentang neraka…
sebelum kita bicara tentang azab…
izinkan saya bertanya pelan-pelan…
👉 Masihkah hati kita hidup…
atau hanya tubuh kita yang datang ke masjid?
Berapa banyak dari kita…
yang shalat… tapi hatinya ke mana-mana
yang berdzikir… tapi pikirannya penuh dunia
yang dengar ayat… tapi tak pernah merasa disapa Allah…
Malam ini…
Allah memanggil kita lewat QS Saba’
bukan untuk menghakimi
tapi untuk membangunkan jiwa yang hampir mati
BAGIAN 1 – SETAN TIDAK PERNAH MEMAKSA
Allah berfirman:
وَمَا كَانَ لَهُ عَلَيْهِمْ مِنْ سُلْطَانٍ
“Setan itu tidak punya kekuasaan memaksa…”
Jamaah… Setan tidak pernah menyeret kita ke maksiat dia cuma membisiki yang melangkahkan kaki kita… kita sendiri
Setan itu bukan algojo…
dia marketing
dosanya kita yang beli sendiri...
Dan celakanya…
kita sering bilang:
“Ya Allah, ini salah setan…”
Padahal setan cuma buka pintu
yang masuk… kita
📌 Ibnu Katsir berkata:
“Setan hanya memperindah, manusia yang memilih.”
BAGIAN 2 – SALAH TEMPAT BERGANTUNG
Allah berfirman:
“Panggillah yang kalian sembah selain Allah…”
Jamaah…
Di zaman ini…
berhala tidak lagi berbentuk patung
Berhala hari ini:
- uang
- jabatan
- popularitas
- manusia
- bahkan diri sendiri
Kita bilang:
“Saya tidak nyembah apa-apa kok…”
Tapi hidup kita panik kalau saldo berkurang
hancur kalau dipuji berhenti
gelisah kalau manusia kecewa
Kalau Allah kecewa…
kita masih santai…
BAGIAN 3 – SYAFAAT YANG DISALAHPAHAMI
Allah berfirman:
“Syafaat tidak berguna kecuali dengan izin Allah.”
Jamaah… Syafaat itu bukan kartu bebas maksiat
Syafaat bukan tiket:
“Tenang, nanti ada Nabi…”
Nabi ﷺ bersabda:
“Amalanmu yang mendekatkanmu padaku.”
Kalau shalat saja kita malas
kalau maksiat kita bangga
kalau taubat kita tunda
👉 mau bawa apa menghadap Nabi?
BAGIAN 4 – DEBAT DI AKHIRAT
Allah gambarkan… Pemimpin berkata:
“Kami tidak memaksa…”
Rakyat berkata:
“Kami cuma ikut…”
Jamaah… Di dunia:
“Saya ikut tren”
“Saya ikut lingkungan”
“Saya ikut atasan”
Di akhirat:
“Masuk neraka masing-masing…”
Tidak ada:
- grup
- followers
- backing
Yang ada hanya: 👉 aku dan dosaku
BAGIAN 5 – SALAH UKUR KEMULIAAN
Mereka berkata:
“Kami kaya… kami banyak anak…”
Allah jawab:
“Bukan itu ukuran mulia.”
Jamaah…
Kalau harta tanda cinta Allah
Fir’aun paling dicintai
Kalau miskin tanda benci Allah
Nabi Muhammad ﷺ orang paling dibenci
Ukuran langit tidak pernah sama dengan ukuran bumi
BAGIAN 6 – INFAK & TAUBAT
Allah berfirman:
“Apa pun yang kamu infakkan, Aku ganti.”
Jamaah… Yang kita infakkan:
- uang
- waktu
- ego
- dosa
- gengsi
Allah tidak minta kita sempurna
Allah minta kita kembali
BAGIAN 7 – ADEGAN PALING MENYAYAT
Allah bertanya kepada malaikat:
“Apakah mereka menyembah kalian?”
Malaikat menjawab:
“Tidak… mereka menyembah setan…”
Bayangkan…
Semua yang kita andalkan…
berlepas diri…
PENUTUP
اللهم…
kami datang bukan membawa amal
kami datang membawa dosa…
Ya Allah…
kalau Engkau hukum kami… itu adil
kalau Engkau ampuni kami… itu rahmat…
Ya Allah…
kami sering mengingat-Mu saat sempit
dan melupakan-Mu saat lapang…
Ya Allah…
jangan Engkau cabut iman kami
saat dunia sedang kami cintai…
Ya Allah…
kalau malam ini adalah malam terakhir kami…
jangan biarkan kami pulang
tanpa Engkau ampuni…
Ya Allah…
basuh hati kami
yang keras oleh dosa
yang gelap oleh maksiat
yang lelah oleh dunia…
Ya Allah…
kembalikan kami kepada-Mu
sebelum kami dikembalikan kepada tanah…
Rabbana la tuzigh qulubana…
Rabbana ghfir lana…
Rabbana taqabbal minna…
آمين… آمين… آمين يا رب العالمين
Post a Comment