ANAK DAN MASA DEPAN UMMAT “Kalau Anak Rusak, Jangan Langsung Salahkan Zaman”
ANAK DAN MASA DEPAN UMMAT
“Kalau Anak Rusak, Jangan Langsung Salahkan Zaman”
1️⃣ ANAK ADALAH HARAPAN UMAT, BUKAN SEKADAR KEBANGGAAN
Anak bukan hanya “lucu”, bukan sekadar “pintar”, dan bukan hanya “bikin bangga di medsos”.
Anak adalah proyek akhirat.
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka…”
(QS. At-Tahrim: 6)
📌 Komentar Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu:
“Ajari diri kalian dan keluarga kalian kebaikan, dan didiklah mereka.”
(Tafsir Ath-Thabari)
😄 Humor ringan:
“Ayat ini tidak berbunyi: ‘Titipkan anak ke YouTube dan TikTok’, tapi didik dan jaga.”
2️⃣ ANAK ADALAH AMANAT, BUKAN AKSESORI
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
أكثرُ فسادِ الأولادِ من الآباء
“Kebanyakan kerusakan anak bersumber dari orang tuanya.”
(Tuhfatul Maudud, hlm. 229)
📌 Penjelasan ulama:
Anak lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanyalah yang:
- membiasakan shalat atau lalai,
- mengenalkan Al-Qur’an atau gadget,
- menanamkan adab atau membiarkan liar.
😄 Humor nyeletuk:
“Anak kita hafal nama hero Mobile Legends, tapi belum hafal nama Nabi…
jangan salahkan sekolah, sinyal WiFi di rumah terlalu kuat.”
3️⃣ SETIAP ORANG TUA ADALAH PEMIMPIN
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban…”
(HR. Bukhari no. 893, Muslim no. 1829)
📌 Kata Imam An-Nawawi:
Hadis ini adalah pokok tanggung jawab pendidikan keluarga, bukan hanya urusan nafkah.
😄 Humor ngena:
“Anak bandel bukan cuma ujian anak…
kadang itu raport orang tuanya.”
4️⃣ CONTOH NYATA DARI PARA SALAF
🔹 Zubair bin Awwam
Dididik oleh ibunya, Shafiyyah binti Abdul Muththalib.
Umar bin Khattab berkata:
“Satu Zubair setara seribu prajurit.”
🔹 Umar bin Abdul Aziz
Saat kecil menangis karena ingat kematian.
Ibunya tidak berkata, “Sudah, jangan lebay”,
tapi ikut menangis dan membimbingnya.
🔹 Sufyan Ats-Tsauri
Ibunya berkata:
“Carilah ilmu, aku akan mencukupimu dengan tenunanku.”
😄 Humor reflektif:
“Ibu dulu berkata: Nak, cari ilmu, ibu dukung.
Sekarang: Nak, jangan ganggu, ibu lagi scroll.”
5️⃣ PENDIDIKAN ANAK DI ZAMAN FITNAH
Allah berfirman:
يُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا
“Orang-orang yang mengikuti syahwat ingin agar kalian menyimpang sejauh-jauhnya.”
(QS. An-Nisa: 27)
📌 Penjelasan Ibn Katsir:
Syahwat & syubhat adalah dua senjata utama setan di akhir zaman.
😄 Humor pahit-manis:
“Dulu anak takut setan.
Sekarang setan bikin konten lucu.”
6️⃣ WASIAT LUQMAN: KURIKULUM PARENTING ISLAMI
Allah mengabadikan nasihat Luqman:
يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ
“Wahai anakku, jangan mempersekutukan Allah.”
(QS. Luqman: 13)
📌 Urutan pendidikan versi Qur’an:
- Tauhid
- Shalat
- Syukur
- Birrul walidain
- Muraqabah
- Akhlak
- Ilmu
😄 Humor sindiran halus:
“Anak kita diajari ranking, tapi tidak diajari ridha Allah.”
7️⃣ KASIH SAYANG NABI KEPADA ANAK
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:
“Rasulullah ﷺ mencium Hasan bin Ali…”
(HR. Bukhari no. 5997)
Ketika seorang Arab Badui berkata:
“Kami tidak mencium anak-anak.”
Nabi ﷺ menjawab:
أَوَأَمْلِكُ لَكَ أَنْ نَزَعَ اللَّهُ مِنْ قَلْبِكَ الرَّحْمَةَ
“Apa aku bisa jika Allah mencabut kasih sayang dari hatimu?”
(HR. Bukhari)
😄 Humor lembut:
“Anak itu bukan prajurit barak…
tapi amanah penuh cinta.”
8️⃣ LANGKAH PRAKTIS MENDIDIK ANAK (RINGKAS & TAJAM)
- Tanamkan tauhid
- Biasakan shalat
- Ajarkan syukur
- Didik adab & akhlak
- Bangun muraqabah
- Kenalkan ulama & salaf
- Dekatkan dengan Al-Qur’an
📌 Imam Malik berkata:
“Tidak akan baik generasi akhir umat ini kecuali dengan apa yang memperbaiki generasi awalnya.”
9️⃣ DOA ANAK = KENAIKAN DERAJAT ORANG TUA
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seorang hamba diangkat derajatnya di surga, lalu dikatakan: ini karena istighfar anakmu untukmu.”
(HR. Ahmad)
Allah berfirman:
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ
“Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka di surga.”
(QS. Ath-Thur: 21)
😄 Humor penutup:
“Anak shalih itu bukan bikin viral…
tapi bikin orang tuanya naik level di surga.”
📚 RUJUKAN UTAMA
- Al-Qur’an
- Shahih Bukhari & Muslim
- Tuhfatul Maudud – Ibnul Qayyim
- Tafsir Ibn Katsir
- Lathaa’iful Ma’arif – Ibnu Rajab
- Siyar A’lam An-Nubala – Adz-Dzahabi
Post a Comment