BAHAYA MENINGGALKAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
BAHAYA MENINGGALKAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
🌙 PEMBUKAAN
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…
Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang tidak menciptakan kita untuk hidup sendiri-sendiri, tetapi untuk saling menjaga dalam kebenaran.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, nabi yang paling lembut dalam dakwah, namun paling keras terhadap kemungkaran.
Hadirin rahimakumullah…
Di zaman ini, orang baik semakin banyak menunduk,
bukan karena tawadhu’,
tapi karena takut menegur.
Banyak yang berkata:
- “Yang penting hati saya baik”
- “Nanti dibilang sok suci”
- “Takut konflik”
- “Bukan urusan saya”
Padahal…
diamnya orang baik sering lebih berbahaya daripada kerasnya orang jahat.
Humor pembuka :
“Kalau iman cuma disimpan di hati, itu kayak rem mobil disimpan di bagasi—niatnya ada, tapi nabraknya tetap jalan.” 😄
1️⃣ PENGERTIAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
📌 Makna Amar Ma’ruf
Amar: perintah dengan hikmah
Ma’ruf: kebaikan yang diakui syariat dan fitrah
📌 Makna Nahi Munkar
Nahi: mencegah dengan cara yang benar
Munkar: keburukan yang ditolak syariat dan akal sehat
Imam Al-Ghazali rahimahullah berkata:
Ma’ruf adalah segala yang mendekatkan kepada maslahat, dan munkar adalah segala yang membawa mafsadat.
📚 Ihya’ ‘Ulumiddin
Artinya apa, jamaah sekalian?
➡️ Amar ma’ruf nahi munkar bukan soal galak atau tidak,
tapi soal peduli atau tidak.
Humor kecil:
“Menegur itu bukan karena kita paling benar, tapi karena kita sama-sama bisa salah.” 😄
2️⃣ KEWAJIBAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
📖 QS. At-Taubah: 71
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
“Orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan saling menjadi penolong; mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.”
Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
Iman yang hidup pasti melahirkan kepedulian sosial.
Iman yang diam terhadap kemungkaran adalah iman yang sakit.
📚 Tafsir Ibnu Katsir
Jamaah…
Kalau iman itu urusan pribadi saja,
ayat ini cukup ditujukan satu orang.
Tapi Allah menyebut umat.
3️⃣ BAHAYA MENINGGALKAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
🚫 A. Turunnya La’nat Allah
📖 QS. Al-Ma’idah: 78–79
لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ… كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ
“Telah dilaknat orang-orang kafir dari Bani Israil… karena mereka tidak saling melarang kemungkaran.”
Al-Qurthubi menjelaskan:
La’nat turun bukan hanya karena dosa, tetapi karena membiarkan dosa.
📚 Tafsir Al-Qurthubi
Bukan yang berzina saja yang kena,
bukan yang riba saja yang disiksa,
tapi yang melihat lalu diam.
Humor pahit:
“Yang bikin rumah roboh bukan cuma rayap, tapi pemilik yang bilang: ‘ah, kecil itu’.” 😅
🦠 B. Menyebarnya Kemaksiatan
Kemungkaran yang tidak dicegah akan:
- Dianggap biasa
- Dibela
- Dipromosikan
Ibnu Taimiyyah berkata:
Kemungkaran yang dibiarkan akan berkembang, yang dicegah akan melemah.
📚 Majmu‘ Fatawa
Humor reflektif:
“Awalnya ‘sekadar hiburan’, lama-lama ‘kok semua ikut’.” 😄
🙏 C. Do’a Tidak Dikabulkan
Hadirin rahimakumullah…
Ada doa yang:
- Dibaca rutin
- Tangisnya panjang
- Tapi tak kunjung terkabul
Salah satu sebabnya:
kita melihat kemungkaran, tapi tidak berbuat apa-apa.
Imam Nawawi menjelaskan:
Doa tertahan ketika amar ma’ruf nahi munkar ditinggalkan.
📚 Syarh Muslim
“Jangan-jangan bukan doa kita yang kurang khusyuk, tapi aksi kita yang nol.”
👑 D. Munculnya Pemimpin Zhalim
Ketika orang baik:
- Tak mau bicara
- Tak mau menegur
- Tak mau ambil risiko
Maka kepemimpinan diambil oleh: ➡️ yang paling berani, walau salah.
Ibn Khaldun:
Kerusakan sosial bermula dari runtuhnya kontrol moral masyarakat.
📚 Muqaddimah
Humor serius:
“Kalau yang baik diam, jangan kaget yang nekat naik mimbar.” 😄
⚡ E. Turunnya Azab yang Merata
📖 QS. Al-Anfal: 25
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً
“Takutlah kalian pada azab yang tidak hanya menimpa orang zalim saja.”
Ath-Thabari:
Azab kolektif terjadi ketika amar ma’ruf nahi munkar ditinggalkan.
📚 Tafsir Ath-Thabar
Kalau kapal bocor dan kita diam,
airnya tak tanya:
“kamu baik atau tidak?”
🧭 PENUTUP
Jamaah sekalian…
Amar ma’ruf nahi munkar itu:
- Bukan cari musuh
- Bukan sok suci
- Tapi tanda iman masih bernyawa
“Kalau kita cinta umat, kita ingatkan.
Kalau kita diam, itu bukan damai—itu pembiaran.”
🤲 DOA
Allahumma…
Ampuni kami ya Allah…
Kami sering melihat kemungkaran,
tapi memilih diam…
Kami takut manusia,
lebih dari takut kepada-Mu…
Ya Allah…
Jangan Engkau hukum kami
karena dosa orang lain
yang kami biarkan…
Ya Allah…
Hidupkan iman kami…
Hidupkan keberanian kami…
Lembutkan lisan kami…
Teguhkan hati kami…
Ya Allah…
Jadikan kami hamba yang:
- berani berkata benar
- lembut dalam menasihati
- istiqamah di jalan-Mu
Ya Allah…
Jangan Engkau cabut amar ma’ruf nahi munkar dari umat ini…
Karena jika itu Engkau cabut…
tak ada lagi penjaga kami selain azab-Mu…
Rabbana…
Terimalah taubat kami…
Ampuni dosa kami…
Dan akhirkan hidup kami dalam husnul khatimah…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Post a Comment