CINTA DUNIA & PANJANG ANGAN: PENYAKIT HATI YANG MEMBUNUH PELAN-PELAN


“CINTA DUNIA & PANJANG ANGAN: PENYAKIT HATI YANG MEMBUNUH PELAN-PELAN”


🕋 PEMBUKAAN

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm

Alhamdulillāh…
Segala puji hanya milik Allah yang masih memberi kita waktu,
padahal dosa kita sudah lama minta dicabut nyawanya.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
kepada keluarganya, sahabatnya, dan orang-orang yang masih mau menyiapkan mati sebelum mati menjemput.

Jamaah rahimakumullāh…

Hari ini kita berkumpul,
tapi tidak ada satu pun di antara kita yang membawa surat jaminan hidup sampai besok.

Yang muda belum tentu panjang umur,
yang tua belum tentu siap mati.

Karena itu, malam ini kita tidak bicara politik,
tidak bicara siapa salah siapa benar,
kita bicara penyakit yang paling banyak mengubur manusia dalam keadaan lalai:

CINTA DUNIA
DAN PANJANG ANGAN


1️⃣ DUNIA: TIDAK HARAM, TAPI MEMATIKAN JIKA MASUK KE HATI

Jamaah…

Islam tidak melarang harta
Islam tidak melarang kerja keras

Yang dilarang adalah:

ketika dunia pindah dari tangan ke hati

Rasulullah ﷺ bersabda:

«حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ»

“Cinta dunia adalah pangkal segala dosa.”
(HR. Al-Baihaqi – hasan makna)

Bukan zina dulu,
bukan khamr dulu,
bukan riba dulu.

👉 Cinta dunia dulu.

Karena ketika dunia dicintai:

  • shalat bisa ditunda
  • jujur bisa ditawar
  • halal-haram bisa dinegosiasi

Yang penting cuan.

😌 Humor halus (jeda ringan)
Sekarang orang bilang:

“Yang penting kerja halal.”

Tapi “halal”-nya:

  • riba dikasih nama “bunga ringan”
  • bohong dikasih nama “strategi”
  • zalim dikasih nama “tegas”

2️⃣ PANJANG ANGAN: MERASA MASIH PUNYA WAKTU

Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata:

“Aku khawatir atas kalian dua perkara:
panjang angan-angan dan mengikuti hawa nafsu.”

Kenapa panjang angan berbahaya?

Karena:

  • membuat taubat ditunda
  • membuat mati terasa jauh
  • membuat dosa terasa kecil

Orang panjang angan selalu berkata:

  • “Nanti saja hijrahnya”
  • “Masih muda”
  • “Setelah mapan”
  • “Setelah anak besar”
  • “Setelah pensiun”

😔 Tapi kubur tidak pernah menunggu rencana kita selesai.


3️⃣ DUNIA ITU SEDANG PERGI, AKHIRAT SEDANG DATANG 

Ali رضي الله عنه berkata:

“Dunia telah pergi membelakangi,
dan akhirat datang menghadap.”

Kita ini aneh, jamaah…

Dunia sebentar, dikejar mati-matian.
Akhirat selamanya, dipikir belakangan.

Kita bangun pagi:

  • mikir kerja
  • mikir cicilan
  • mikir target

Tapi jarang bangun dengan pertanyaan:

“Kalau aku mati hari ini, aku siap atau tidak?”


4️⃣ DUNIA ITU KECIL DI SISI ALLAH 

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Seandainya dunia bernilai sayap nyamuk di sisi Allah,
niscaya orang kafir tidak akan diberi seteguk air.”

(HR. Tirmidzi)

Artinya apa?

Kalau dunia terasa sangat besar di mata kita,
itu bukan karena dunianya membesar…

👉 tapi karena iman kita mengecil.


5️⃣ ZUHUD BUKAN MISKIN, TAPI SIAP DITINGGAL 

Salman Al-Farisi رضي الله عنه menangis saat sakit keras.

Orang bertanya:

“Kenapa engkau menangis, wahai Salman?
Bukankah engkau ahli ibadah?”

Salman menjawab:

“Aku takut bekalku terlalu banyak untuk perjalanan jauh.”

Bukan takut miskin.
Tapi takut terlalu berat meninggalkan dunia.


6️⃣ RENUNGAN 

Jamaah…

Coba jujur pada diri sendiri:

  • Kalau harta berkurang → gelisah
  • Kalau jabatan hilang → stres
  • Kalau dipuji → senang
  • Kalau direndahkan → marah

Itu tanda dunia masih duduk di singgasana hati.

Orang yang hatinya penuh dunia:

  • susah sabar
  • susah ikhlas
  • susah memaafkan
  • susah ridha

🤲 DOA 

Allahumma yā Allah…

Kami datang malam ini
bukan membawa amal
bukan membawa prestasi
kami hanya membawa hati yang kotor dan berat oleh dunia

Ya Allah…

Kami terlalu mencintai dunia
kami terlalu sibuk menghitung harta
tapi jarang menghitung dosa

Kami terlalu panjang angan
seakan hidup ini tidak akan berakhir
seakan kubur itu jauh
seakan mati hanya milik orang lain

Ya Allah…

Berapa banyak taubat yang kami tunda
berapa banyak shalat yang kami remehkan
berapa banyak hak orang lain yang kami ambil
dengan alasan “nanti diganti”

Padahal bisa jadi
malam ini adalah malam terakhir kami…

Ya Allah…

Jika Engkau cabut nyawa kami malam ini
ampuni kami…
jangan wafatkan kami dalam keadaan
cinta dunia lebih besar dari cinta kepada-Mu

Cabut dunia dari hati kami, ya Allah
jangan dari tangan kami, tapi dari hati kami

Pendekkan angan-angan kami
hidupkan rasa takut kepada-Mu
hidupkan rindu kepada akhirat

Jadikan dunia hanya alat
bukan tujuan
jadikan dunia di tangan
bukan di dada

Ya Allah…

Saat kami masuk kubur nanti
jangan jadikan dunia sebagai penyesalan kami
jadikan ia saksi bahwa kami pernah menggunakannya
untuk taat kepada-Mu

Ampuni dosa kami
orang tua kami
keluarga kami
dan semua jamaah yang hadir malam ini

Allahumma husnal khatimah…
Allahumma husnal khatimah…
Allahumma husnal khatimah…

Aamiin ya Rabbal ‘ālamīn 🤲



Tidak ada komentar