GEMPA TERAKHIR: KETIKA BUMI MENJADI SAKSI DAN MULUT KITA DIKUNCI!
“GEMPA TERAKHIR: KETIKA BUMI MENJADI SAKSI DAN MULUT KITA DIKUNCI!”
🔥 PEMBUKAAN
Saudara-saudaraku…
Kalau hari ini bumi sedikit saja bergoyang…
kita panik.
Keluar rumah.
Cari lapangan.
Pegang anak.
Pegang istri.
Pegang sertifikat tanah… 😅
Padahal itu cuma gempa kecil.
Tapi Allah berfirman dalam:
📖 Surah Az-Zalzalah
إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا
“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya yang dahsyat.”
(Al-Qur'an)
Ini bukan gempa biasa.
Ini gempa kiamat.
Tidak ada sirine.
Tidak ada notifikasi WhatsApp:
“Breaking News: Kiamat Dimulai.”
Tidak.
Tiba-tiba.
🌍 BAGIAN 1 – GEMPA YANG TIDAK PERNAH TERJADI SEBELUMNYA
Imam Ibnu Katsir menjelaskan:
Ini adalah guncangan yang menghancurkan seluruh sistem dunia.
Allah menegaskan dalam:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya guncangan hari Kiamat itu sesuatu yang sangat besar.”
(Al-Qur'an – Al-Hajj:1)
Saudara…
Gunung yang kita kira kokoh…
akan seperti kapas.
Gedung pencakar langit?
Seperti kartu domino.
Rekening miliaran?
Tidak bisa beli satu detik tambahan.
😄 Humor
Sekarang orang kalau gempa lari sambil bawa laptop.
Nanti waktu kiamat…
Laptopnya yang lari duluan…
karena isinya dosa semua 😅
⚖ BUMI MENGELUAR
KAN ISINYA
وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا
“Dan bumi mengeluarkan beban-beban beratnya.”
Kuburan terbuka.
Orang kaya dan miskin…
Bangkit sama-sama.
Tidak ada VIP.
Tidak ada jalur cepat.
Imam At-Tabari menjelaskan dalam Jami’ al-Bayan:
Semua yang tersembunyi akan dikeluarkan.
Saudara…
Yang selama ini disembunyikan…
Akan muncul.
Chat yang dihapus.
Transfer yang dirahasiakan.
Tangisan orang yang kita sakiti.
Semua keluar.
😨 BAGIAN 3 – MANUSIA PANIK
وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا
“Manusia berkata: Ada apa dengan bumi ini?”
Waktu di dunia ceramah dianggap lebay.
Dibilang, “Ah ustaz nakut-nakutin.”
Begitu kiamat datang…
Baru tanya: “Ini kenapa sih?!”
Terlambat.
📣 BAGIAN 4 – BUMI BICARA!
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
“Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.”
Rasulullah ﷺ bersabda:
تَشْهَدُ عَلَى كُلِّ عَبْدٍ أَوْ أَمَةٍ بِمَا عَمِلَ عَلَى ظَهْرِهَا
“Bumi akan bersaksi atas setiap hamba tentang apa yang ia lakukan di atasnya.”
(HR. Sunan At-Tirmidzi)
Saudara…
Tempat kita sujud akan bersaksi.
Tempat kita maksiat juga bersaksi.
Kita mungkin bisa tutup mulut saksi manusia.
Tapi tidak bisa tutup mulut bumi.
😄 Humor
Di dunia takut CCTV.
Di akhirat…
Lantai masjid jadi CCTV.
Karpet kamar jadi CCTV.
Kasur juga mungkin bersaksi… 😅
⚡ BAGIAN 5 – MANUSIA TERPISAH
يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا
“Manusia keluar berkelompok-kelompok.”
Allah tegaskan:
فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِ
“Sebagian di surga dan sebagian di neraka.”
(Al-Qur'an – Asy-Syura:7)
Tidak ada zona abu-abu.
Tidak ada kompromi.
⚖ BAGIAN 6 – ZARAH PUN DIHITUNG
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Sekecil zarah.
Sekecil semut kecil.
Tidak hilang.
Rasulullah ﷺ bersabda:
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
“Takutlah pada neraka walau dengan setengah butir kurma.”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
Saudara…
Senyum kecil.
Sedekah kecil.
Istighfar kecil.
Semua dihitung.
Begitu juga dosa kecil.
🔥 Hentakan Keras
Jangan bilang:
“Ah cuma scroll sedikit…”
Mungkin satu scroll itu satu dosa.
Jangan bilang:
“Ah cuma sekali…”
Di sisi Allah tidak ada kata “cuma”.
😭 TRANSISI KE DOA
Saudara-saudaraku…
Kalau bumi hari ini bicara…
Apa yang akan ia ceritakan tentang kita?
Apakah ia berkata:
“Ya Allah, ia banyak sujud di atasku…”
Atau ia berkata:
“Ya Allah, ia sering bermaksiat di atasku…”
🌙 DOA
Ya Allah…
Jika hari ini Engkau mengguncangkan bumi…
Apakah kami siap?
Ya Allah…
Kami takut ketika bumi berbicara…
Ia membuka aib kami…
Ya Allah…
Tempat kami berdiri sekarang ini…
Akan menjadi saksi…
Ampuni kami sebelum ia bersaksi.
Ya Allah…
Jika ada tanah yang pernah kami injak untuk maksiat…
Ampuni kami…
Jika ada tempat yang pernah kami nodai dengan dosa…
Bersihkan catatan kami…
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan bumi sebagai saksi yang memberatkan kami…
Jadikan ia saksi bahwa kami pernah sujud…
Pernah menangis…
Pernah bertobat…
Ya Allah…
Kami lemah…
Kami sering menunda tobat…
Kami sering berkata “nanti…”
Padahal kiamat tidak menunggu kesiapan kami…
Ya Allah…
Sebelum gempa terakhir itu datang…
Guncangkan hati kami dengan hidayah…
Sebelum bumi mengguncang tubuh kami…
Guncangkan jiwa kami dengan taubat…
Ya Allah…
Jika Engkau bangkitkan kami nanti…
Bangkitkan kami dalam keadaan Engkau ridha…
Pisahkan kami ke golongan kanan…
Golongan ahli surga…
Bukan ke kiri…
Ya Allah…
Jangan biarkan satu zarah dosa menghancurkan kami…
Tutup dengan rahmat-Mu…
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment