Ketika Dunia Menghina, Allah Memuliakan
“Ketika Dunia Menghina, Allah Memuliakan”
🌅 PEMBUKAAN (10–15 MENIT | Suasana Tenang → Menghangat)
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang membolak-balikkan hati.
Yang mengangkat siapa yang Dia kehendaki…
Dan merendahkan siapa yang Dia kehendaki.
Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad ﷺ, manusia yang paling sering dihina…
Tapi paling tinggi derajatnya di sisi Allah.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Ada masa dalam hidup Rasulullah ﷺ
Beliau kehilangan putra tercintanya… Al-Qasim.
Di saat hati beliau sedang luka…
Datang ejekan.
Orang-orang Quraisy berkata:
“Sudah selesai Muhammad! Dia abtar — terputus!”
Bayangkan…
Bukan hanya kehilangan anak…
Tapi dihina di atas luka.
Dan di saat itu…
Allah menurunkan surah pendek.
Hanya 3 ayat.
Tapi mengguncang sejarah.
🌊 BAGIAN PERTAMA
AYAT 1 — ALLAH MENJAWAB LUKA
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al-Kautsar.”
Perhatikan…
Allah tidak berkata: “Kami akan memberi.”
Tapi: أعطيناك — “Kami telah memberi.”
Menurut Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim:
Al-Kautsar berarti kebaikan yang sangat banyak.
Termasuk:
- Sungai di surga
- Telaga Nabi
- Kenabian
- Al-Qur’an
- Syafaat
- Umat terbanyak
📖 Hadis Tentang Al-Kautsar
Rasulullah ﷺ bersabda:
بَيْنَمَا أَنَا أَسِيرُ فِي الْجَنَّةِ إِذَا أَنَا بِنَهَرٍ حَافَتَاهُ قِبَابُ الدُّرِّ
قُلْتُ: مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ؟
قَالَ: هَذَا الْكَوْثَرُ
(HR. Sahih al-Bukhari)
“Itulah Al-Kautsar.”
Jamaah…
Saat Nabi dihina di bumi…
Allah siapkan sungai di langit.
Saat manusia bilang “terputus”…
Allah jawab “Kami beri yang tak terputus.”
🎯 Pesan Emosional
Kadang hidup kita terasa seperti ditutup.
Dikhianati.
Diremehkan.
Difitnah.
Tapi jangan lupa…
Yang menentukan nilai kita bukan manusia.
Yang menentukan nilai kita adalah Allah.
🌙 BAGIAN KEDUA
AYAT 2 — JAWAB HINAAN DENGAN IBADAH
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah.”
Allah tidak memerintahkan balas hinaan.
Tidak menyuruh debat.
Tidak menyuruh membalas.
Allah berkata:
Shalat.
Berkurban.
Menurut Fakhruddin ar-Razi dalam Mafatih al-Ghaib:
Ini adalah pelajaran bahwa syukur atas nikmat harus dibalas dengan ibadah.
📖 Dalil Penguat
QS Al-Baqarah: 45
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ
“Mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat.”
📖 Hadis
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى
(HR. Sunan Abi Dawud)
“Jika Nabi menghadapi masalah, beliau shalat.”
🌊 Puncak Renungan
Kalau kita dihina…
Apa reaksi kita?
Update status?
Sindiran?
Balas komentar?
Nabi ﷺ ketika dihina…
Beliau sujud.
Jamaah…
Orang besar tidak sibuk membalas.
Orang besar sibuk mendekat kepada Allah.
🌟 BAGIAN KETIGA
AYAT 3 — SIAPA YANG SEBENARNYA TERPUTUS?
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
“Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus.”
Menurut riwayat dari Ibnu Abbas, ayat ini turun tentang Al-‘Ash bin Wail.
Dia mengejek Nabi:
“Muhammad tidak punya penerus.”
Hari ini…
Nama Nabi disebut dalam adzan di seluruh dunia.
Sedangkan yang mengejek?
Hampir tidak dikenal.
Allah membalik keadaan.
📖 Dalil Tambahan
QS Al-Insyirah: 4
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
“Dan Kami tinggikan bagimu sebutan namamu.”
🎯 Penutup
Jamaah…
Kalau hari ini kita dihina karena agama…
Jangan takut.
Kalau kita diejek karena istiqamah…
Jangan goyah.
Kalau kita merasa kecil…
Ingatlah:
Allah bisa mengangkat siapa saja.
😭 DOA
Angkat tangan…
Tundukkan kepala…
Bayangkan kita berdiri di hadapan Allah…
اللهم لك الحمد حتى ترضى
Ya Allah, segala puji bagi-Mu sampai Engkau ridha…
Ya Allah…
Betapa sering hati kami terluka oleh manusia…
Betapa sering kami menangis karena hinaan…
Jika Nabi-Mu yang mulia saja dihina…
Bagaimana dengan kami yang penuh dosa?
Ya Allah…
Jadikan luka kami jalan mendekat kepada-Mu.
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan kami termasuk orang yang terputus dari kebaikan…
Sambungkan kami dengan Al-Qur’an…
Sambungkan kami dengan shalat…
Sambungkan kami dengan masjid…
Sambungkan kami dengan rahmat-Mu…
Ya Allah…
Engkau telah beri kami Islam…
Engkau beri kami Nabi Muhammad ﷺ…
Engkau beri kami kesempatan sujud…
Jangan Engkau cabut nikmat itu.
Ya Allah…
Jika kami pernah menghina orang lain… ampuni…
Jika kami pernah sombong… hancurkan kesombongan itu…
Jika kami merasa tidak butuh Engkau… kembalikan kami…
Ya Allah…
Jadikan kami umat Nabi yang minum dari telaga Al-Kautsar…
Ya Allah…
Pertemukan kami dengan beliau di surga-Mu…
آمين يا رب العالمين
Post a Comment