KITA TERLALU JAUH… PADAHAL ALLAH SANGAT DEKAT
“KITA TERLALU JAUH… PADAHAL ALLAH SANGAT DEKAT”
🕯️ PEMBUKAAN
Mukadimah
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah…
yang sampai hari ini masih menutup dosa-dosa kita,
padahal kalau Allah buka satu saja aib kita…
mungkin kita tidak berani duduk di shaf ini.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
manusia paling mulia…
yang menangis bukan karena dunia,
tetapi karena takut umatnya jauh dari Allah.
Saudara-saudaraku…
malam ini…
kita tidak datang untuk merasa suci…
kita datang karena kita lelah berdosa.
🕊️ BAGIAN 1: ALLAH TIDAK PERNAH MENJAUH — KITALAH YANG PERGI
📖 Al-Qur’an
QS. Al-Baqarah: 186
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sungguh Aku dekat.”
Allah dekat…
bukan akan dekat…
bukan nanti dekat…
dekat sekarang.
Lalu kenapa hati kita terasa jauh?
📚 Ibnul Qayyim رحمه الله
“Bukan Allah yang meninggalkanmu, tetapi engkau yang berpaling dari-Nya.”
📖 Al-Fawāid
Kita sibuk…
tapi bukan sibuk dengan Allah.
Capek…
tapi bukan capek dalam ketaatan.
🕯️ BAGIAN 2: DOSA YANG MENUMPUK TANPA KITA SADARI
🕌 Hadis Nabi ﷺ
إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ
“Jika seorang mukmin berbuat dosa, maka dititikkan satu noda hitam di hatinya.”
(HR. Tirmidzi)
Saudaraku…
dosa itu tidak selalu membuat kita menangis…
tapi membuat hati kita keras tanpa terasa.
📚 Hasan Al-Bashri رحمه الله
“Aku melihat dosa-dosa mereka pada kerasnya hati mereka.”
(Berhenti sejenak)
Bukan karena kita tidak tahu kebenaran…
tapi karena kita terlalu sering menunda taubat.
🕯️ BAGIAN 3: KEMATIAN — TAMU YANG TIDAK PERNAH SALAH ALAMAT
📖 Al-Qur’an
QS. Āli ‘Imrān: 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.”
Kematian bukan sekadar berhenti bernapas…
tapi merasakan perpisahan.
🕌 Hadis
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan (kematian).”
(HR. Tirmidzi)
📚 Imam Al-Ghazali رحمه الله
“Orang yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat kematian.”
📖 Iḥyā’ ‘Ulūm ad-Dīn
Kalau malam ini…
Allah panggil kita…
amal apa yang berani kita bawa?
🕯️ BAGIAN 4: TAUBAT — PINTU YANG BELUM DITUTUP
📖 Al-Qur’an
QS. Az-Zumar: 53
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ
“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas, jangan berputus asa dari rahmat Allah.”
Perhatikan…
Allah tidak berkata: “Wahai orang-orang baik”…
tapi: “Wahai hamba-hamba-Ku yang berdosa.”
📚 Ibnu Katsir رحمه الله
“Ini adalah ayat paling memberi harapan bagi orang berdosa.”
Selama nyawa belum di tenggorokan…
selama matahari belum terbit dari barat…
Allah masih membuka pintu kembali.
🕯️ BAGIAN 5: TAKUT KITA BUKAN PADA ALLAH, TAPI PADA MANUSIA
🕌 Hadis
مَنْ طَلَبَ رِضَا اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
“Barang siapa mencari ridha Allah meski manusia marah, Allah akan meridhainya.”
(HR. Ibnu Hibban)
📚 Sufyan Ats-Tsauri رحمه الله
“Takutlah jika hatimu lebih takut pada manusia daripada Allah...
Kita jaga citra…
tapi lupa menjaga iman.
🌧️ Doa
Ya Allah…
kami datang bukan membawa amal…
kami datang membawa luka dan dosa.
Jika Engkau tidak mengampuni kami…
kepada siapa lagi kami berharap?
🤲 DOA
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَاسْتُرْ عُيُوبَنَا، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ
Ya Allah, ampuni dosa-dosa kami, tutupi aib kami, dan uruslah kami dalam lindungan-Mu.
Ya Allah…
jangan wafatkan kami…
kecuali dalam keadaan Engkau ridha…
📚 RUJUKAN KITAB
- Al-Qur’an
- Ṣaḥīḥ al-Bukhārī & Muslim
- Tafsīr Ibn Katsīr
- Iḥyā’ ‘Ulūm ad-Dīn – Al-Ghazali
- Al-Fawāid – Ibnul Qayyim
Post a Comment