MENGHIDUPKAN MALAM DENGAN QIYĀMULLAIL

MENGHIDUPKAN MALAM DENGAN QIYĀMULLAIL


I. PEMBUKAAN 

الحمد لله رب العالمين
نحمده ونستعينه ونستغفره
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا

Jamaah rahimakumullāh,

Siang hari kita sibuk…
sibuk bekerja, sibuk mencari nafkah, sibuk menghadapi manusia.

Tapi pertanyaannya sederhana:
malam hari… kita bersama siapa?

😄 (humor )

“Siang capek sama manusia,
malam… jangan capek sama Allah.”

Qiyāmullail bukan ibadah orang yang punya waktu luang,
tapi ibadah orang yang punya kerinduan.


II. HAKIKAT QIYĀMULLAIL 

Qiyāmullail adalah:
bangun di waktu manusia terlelap,
berdiri di saat dunia senyap,
mengadu kepada Allah tanpa saksi.

📖 Imam An-Nawawi رحمه الله

“Qiyāmullail mencakup seluruh ibadah malam, baik shalat maupun dzikir dan doa.”
📚 Al-Majmū‘

😄

“Setan itu rajin banget…
kerjanya shift malam.
Masa kita kalah rajin?”


III. MENGAPA QIYĀMULLAIL? 


1️⃣ Meraih Ridha Allah 

QS. Adz-Dzāriyāt: 15–18

Arab

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Terjemah
“Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di dalam surga… mereka sedikit sekali tidur di malam hari, dan di waktu sahur mereka beristighfar.”

📌 Ciri ahli surga bukan hanya amal besar,
tapi tidur yang sedikit karena Allah.

📖 Ibnu Katsir رحمه الله

“Ayat ini menunjukkan kemuliaan ahli qiyāmullail.”
📚 Tafsir Ibnu Katsir

😄

“Kalau sahur cuma buat makan,
itu puasa biasa.
Kalau sahur sambil istighfar,
itu kelas eksekutif akhirat.”


2️⃣ Sarana Meraih Tsabāt (Keteguhan Iman)

QS. Al-Muzzammil: 1–6

Arab

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ
قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا
إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا

Terjemah
“Bangunlah di malam hari… sesungguhnya bangun di malam hari itu lebih kuat pengaruhnya dan lebih tepat ucapannya.”

📌 Iman itu berat,
dan penguatnya ada di malam hari.

📖 Asy-Syinqithi رحمه الله

“Qiyāmullail adalah sebab kokohnya iman dan istiqamah.”
📚 Adhwā’ul Bayān

😄

“Kalau iman sering goyang,
jangan-jangan yang jarang bangun…
bukan iman saja,
tapi kita.”


3️⃣ Dihapus Kesalahan & Diampuni Dosa

Hadits Arbain ke-32

Arab

وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا

Terjemah
“Iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya ia menghapusnya.”

📌 Qiyāmullail = penghapus dosa yang paling sunyi.

📖 Ibnu Rajab رحمه الله

“Amal tersembunyi lebih cepat menghapus dosa.”
📚 Jāmi‘ al-‘Ulūm wal Hikam

😄

“Dosa kita banyak…
hapus siang hari malu ketahuan manusia,
hapus malam hari…
Allah Maha Menutup.”


4️⃣ Pencegahan Petaka & Bala 

QS. As-Sajdah: 16

Arab

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ

Terjemah
“Lambung mereka jauh dari tempat tidur…”

📖 Hasan Al-Bashri رحمه الله

“Qiyāmullail adalah benteng dari bala.”
📚 Az-Zuhd

😄

“Asuransi dunia mahal,
asuransi langit…
gratis, tapi harus bangun.”


5️⃣ Sarana Meraih Wibawa 

📖 Sufyān Ats-Tsauri رحمه الله

“Siapa yang menghidupkan malam, Allah beri wibawa di siang hari.”

😄

“Ada orang mukanya biasa,
tapi auranya…
‘ini orang jangan main-main’.”


6️⃣ Kedudukan Terpuji 

QS. Al-Isrā’: 79

Arab

عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Terjemah
“Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

📌 Kedudukan tertinggi dibangun di malam hari.

📖 Al-Qurthubi رحمه الله

“Maqāman Mahmūdā adalah kemuliaan ahli tahajud.”
📚 Tafsir Al-Qurthubi

😄

“Di dunia mungkin nggak terkenal,
tapi di langit…
nama kita dipanggil.”


IV. PENUTUP 

Jamaah rahimakumullāh,

Qiyāmullail bukan soal lama,
tapi ikhlas.

Bukan soal kuat,
tapi berani melawan kasur.

Kalau belum bisa panjang…
bangunlah walau dua rakaat.


DOA 

اللهم…
يا الله…

Kami datang malam ini
bukan membawa amal,
tapi membawa dosa…

Ya Allah…
berapa banyak malam Engkau bangunkan kami,
tapi kami pilih tidur…

Ya Allah…
ampuni mata kami yang berat bangun,
ampuni hati kami yang lalai,
ampuni ibadah kami yang penuh kekurangan…

Ya Allah…
jika malam ini Engkau turunkan rahmat,
jangan Engkau haramkan kami darinya…

Ya Allah…
jika Engkau ampuni hamba-hamba-Mu yang bangun malam,
maka ampuni pula kami…

Ya Allah…
jadikan kami hamba yang Engkau panggil di sepertiga malam,
bukan hamba yang Engkau lupakan…

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً…

Ya Allah…
kami ingin pulang,
bukan hanya dari masjid,
tapi pulang dengan hati yang Engkau terima

آمين… آمين… آمين يا رب العالمين.



Tidak ada komentar