SEDEKAH: AMAL AJAIB — KIKIR: PENYAKIT IMAN

“SEDEKAH: AMAL AJAIB — KIKIR: PENYAKIT IMAN”

PEMBUKAAN (±10 menit)

الحمد لله رب العالمين
نحمده ونستعينه ونستغفره
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا

من يهده الله فلا مضل له
ومن يضلل فلا هادي له

أشهد أن لا إله إلا الله
وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله

اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين

Jamaah rahimakumullah…

Kalau hari ini Allah kumpulkan kita di majelis ini, bukan karena kita paling shalih,
tapi karena Allah masih memberi kesempatan.

Kesempatan untuk:

memperbaiki hati

membersihkan harta

menyelamatkan akhirat


Hari ini kita bicara SEDEKAH — amal yang Nabi sebut AJAIB,
dan kita bicara KIKIR — penyakit hati yang paling berbahaya.

Karena shalat bisa rajin,
puasa bisa kuat,
tapi kikir bisa meruntuhkan semua.


---

BAGIAN 1 – SEDEKAH ITU AMAL AJAIB (±15 menit)

Rasulullah ﷺ melalui Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu bersabda:

> وَالصَّدَقَةُ شَيْءٌ عَجِيبٌ
وَالصَّدَقَةُ شَيْءٌ عَجِيبٌ
وَالصَّدَقَةُ شَيْءٌ عَجِيبٌ



“Sedekah itu sesuatu yang AJAIB… AJAIB… AJAIB.”

Ulama berkata:
👉 Kalau Nabi mengulang satu kalimat sampai tiga kali, itu bukan basa-basi.
Itu peringatan keras.

Kenapa ajaib?

Karena:

dikurangi di tangan → ditambah di langit

dilepas di dunia → disimpan di akhirat

tampak rugi → hakikatnya untung


Makanya Allah berfirman:

> وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ
“Apapun yang kalian infakkan, Allah yang menggantinya.”
(QS. Saba’: 39)



Jamaah… Yang ganti bukan bendahara masjid.
Yang ganti bukan manusia.
👉 Yang ganti ALLAH.

😄 Masalahnya kita sering lebih percaya promo marketplace daripada janji Allah.


---

BAGIAN 2 – SEDEKAH BUKAN NUNGGU KAYA (±15 menit)

Abu Dzar ditanya:

> “Sedekah apa yang paling utama?”



Beliau menjawab:

> أَكْثَرُهَا فَأَكْثَرُهَا
“Yang paling banyak.”



Lalu dibacakan ayat:

> لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ
“Kamu tidak akan mencapai kebajikan sejati sampai kamu menginfakkan apa yang kamu cintai.”



Bukan:

baju yang sudah nggak muat

beras yang sudah apek

uang receh yang bikin dompet berat


😄 Kadang sedekah itu bukan ikhlas… tapi buang barang.

Kalau tidak punya banyak?

sedekah dari sisa

tidak punya harta → sedekah makanan

tidak punya makanan → bantu tenaga

tidak mampu apa-apa → tahan diri dari menyakiti orang


Islam tidak pernah menutup pintu pahala.


---

BAGIAN 3 – DUA MALAIKAT SETIAP PAGI (±10 menit)

Rasulullah ﷺ bersabda:

> اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
وَأَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا



Setiap pagi ada dua malaikat:

satu mendoakan orang yang memberi

satu mendoakan orang yang menahan


😄 Makanya ada orang penghasilan kecil tapi hidupnya adem…
😔 Ada yang penghasilan besar tapi hidupnya sempit.
Bukan karena angka…
👉 tapi karena doa malaikat.

BAGIAN 4 – KIKIR: DOSA YANG MEMBAKAR

Ada orang datang ke Nabi ﷺ, katanya:
“Saya shalat, puasa… tapi kalau orang minta, wajah saya panas.”

Nabi ﷺ marah dan bersabda:
 تَنَحَّ عَنِّي يَا فَاسِقُ
لَا تُحْرِقْنِي بِنَارِكَ
“Menyingkirlah wahai orang fasik, jangan bakar aku dengan apimu!”

Lalu Nabi berkata:
 “Andai engkau shalat dan puasa seribu tahun,
lalu mati dalam keadaan kikir,
Allah akan melemparmu ke neraka."

Jamaah… Ini bukan ustadz yang bilang.
Ini Nabi Muhammad ﷺ.
Karena:
kikir = cinta dunia
cinta dunia = akar dosa
akar dosa = kehancuran iman

BAGIAN 5 – SEDEKAH MENYELAMATKAN HIDUP 

Rasulullah ﷺ bersabda:
دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ
“Obatilah orang sakit dengan sedekah.”
Bukan berarti tidak ke dokter.
Tapi jangan lupa langit.
😄 Kadang sudah ke dokter, ke lab, ke rumah sakit… tapi dompet belum diajak ibadah.

BAGIAN 6 – KISAH SALAF 

Aisyah radhiyallahu ‘anha menerima 180.000 dirham.
Dibagikan semua.
Malamnya berbuka hanya roti dan minyak.
Ulama berkata:
“Mereka takut menunda sedekah, kita justru menunda taubat.”

BAGIAN 7 – HUMOR  :
“Sedekah itu jangan nunggu kaya, Pak. Kalau nunggu kaya, setan bilang: ‘Tenang… cicilan belum lunas.’”
“Di WA grup RT: ‘Iuran sukarela ya’ — yang sukarela cuma baca.”
“Kalau sedekah pakai hitungan terus, itu bukan infak… itu kalkulator.”

TRANSISI KE DOA (±5 menit)

Jamaah…
Tolong tenangkan hati.
Turunkan suara.
Pejamkan mata sebentar.

Bayangkan… Kalau hari ini Allah cabut nyawa kita,
sedekah apa yang ikut ke kubur?

DOA PENUTUP

اللهم يا الله…
يا واسع الفضل…
يا كريم…
يا غفور…
Ya Allah…
kami datang bukan membawa amal…
kami datang membawa dosa…
kami datang membawa hati yang keras…
kami datang membawa harta yang kami peluk erat…
Ya Allah…
ampuni kami…
yang selama ini berat tangan memberi…
ringan tangan mengambil…
yang mudah menuntut hak…
tapi berat menunaikan kewajiban…
Ya Allah…
berapa banyak orang datang kepada kami…
kami tolak dengan wajah dingin…
kami tolak dengan alasan…
kami tolak dengan kata “nanti”…
Padahal Engkau yang mengirim mereka…
Ya Allah…
lembutkan hati kami…
pecahkan sifat kikir dalam dada kami…
cabut cinta dunia yang berlebihan dari jiwa kami…
Ya Allah…
jangan Engkau jadikan harta kami saksi yang menuntut kami di akhirat…
jadikan ia penolong kami di kubur…
jadikan ia cahaya di shirath…
jadikan ia pemberat timbangan amal…
Ya Allah…
kami takut…
takut mati dalam keadaan kikir…
takut mati dalam keadaan cinta dunia…
takut mati tapi tangan kosong dari sedekah…
Ya Allah…
jangan wafatkan kami kecuali Engkau ridha…
jangan wafatkan kami kecuali Engkau ampuni…
jangan wafatkan kami kecuali Engkau terima amal kami…
Ya Allah…
jadikan kami hamba yang ringan memberi…
lapang dada membantu…
bahagia melihat orang lain bahagia…
Ya Allah…
kalau hari ini masih ada air mata…
terimalah ia sebagai taubat…
kalau hari ini masih ada getar hati…
jangan Engkau kembalikan kami seperti semula…
Rabbana taqabbal minna…
innaka Antas Sami’ul ‘Alim…

وصلّى الله على نبينا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين
آمين… آمين… آمين يا رب العالمين…

Tidak ada komentar