SEPULUH HARI YANG MEMBUAT LANGIT CEMBURU
“SEPULUH HARI YANG MEMBUAT LANGIT CEMBURU”
⏱️ BAGIAN 1 — PEMBUKAAN
Pembukaan resmi
الحمد لله رب العالمين…
Ash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah…
Jamaah rahimakumullah…
Hari ini saya tidak datang membawa cerita motivasi dunia.
Saya datang membawa peringatan lembut dari langit.
Karena ada hari-hari tertentu,
yang kalau dilewatkan…
malaikat menangis, tapi manusia santai.
Itulah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Pemanasan emosi
Kalau ada promo:
- Diskon sembako → WA grup RT rame
- Diskon motor → tetangga rebutan
- Diskon pahala dari Allah → sunyi…
Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini.”
⏱️ BAGIAN 2 — HADIS UTAMA & LEDAKAN MAKNA
Para sahabat sampai heran:
“Wahai Rasulullah, termasuk jihad?”
Rasul menjawab:
“Termasuk jihad, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali sedikit pun.”
🔥 PUKULAN MAKNA
Artinya apa jamaah?
👉 Amal BIASA + waktu ISTIMEWA = PAHALA LUAR BIASA
Bukan amalnya yang hebat…
tapi momennya yang mahal.
Humor aman mimbar
Kadang kita ini unik:
- Ngopi 2 jam → kuat
- Duduk pengajian 30 menit → “ustadz, pegel…”
Padahal mungkin ini 10 hari terakhir kita hidup.
⏱️ BAGIAN 3 — ALLAH BERSUMPAH DENGAN 10 HARI
Allah berfirman:
وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ
“Demi fajar, dan demi malam-malam yang sepuluh.”
Ibnu Katsir berkata:
“Mayoritas ulama menyatakan ini adalah 10 hari Dzulhijjah.”
🧠 RENUNGAN
Allah tidak bersumpah dengan sembarangan.
Kalau Allah sudah bersumpah…
itu tanda perkara besar.
Humor reflektif
Kita bersumpah:
- Demi motor baru
- Demi jabatan
- Demi perasaan
Allah bersumpah:
- Demi waktu ibadah
Yang mana lebih serius?
⏱️ BAGIAN 4 — AMAL UTAMA DZULHIJJAH
1️⃣ TAKBIR, TAHLIL, TAHMID
Rasul ﷺ bersabda:
“Perbanyaklah takbir, tahlil dan tahmid.”
Ibnu Umar bertakbir:
- Di pasar
- Di rumah
- Di jalan
Humor Sekarang:
- Takbir di masjid → pelan
- Takbir pas final bola → pecah kaca
Padahal setan lebih takut takbir di pasar daripada takbir di stadion.
2️⃣ PUASA DZULHIJJAH & ARAFAH
Puasa Arafah:
“Menghapus dosa setahun lalu dan setahun akan datang.”
Pukulan halus
Bukan berarti bebas dosa besar tanpa taubat…
Tapi ini bukti Allah ingin mengampuni.
Humor Puasa sunnah:
“Lihat jadwal dulu…”
Begitu dokter bilang kolesterol:
“Besok langsung puasa, ustadz!”
3️⃣ KURBAN — IBADAH DARAH & TAUHID
Rasul ﷺ bersabda:
“Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah pada hari Nahr selain menyembelih kurban.”
Renungan
Bukan darahnya yang sampai ke Allah,
tapi ketundukan hati kita.
Humor RT Sekarang kurban:
- Grup WA ribut soal harga sapi
- Timbangan lebih diperhatikan
daripada niat di hati
⏱️ BAGIAN 5 — PERINGATAN KERAS TAPI SAYANG
Abu Darda’ berkata:
“Celaka orang yang terhalang dari kebaikan 10 hari ini.”
Jamaah…
Banyak orang menyesal di dunia:
- Salah beli tanah
- Salah pilih pasangan
- Salah investasi
Tapi penyesalan akhirat:
“Kenapa aku lalai di 10 hari Dzulhijjah…”
⏱️ BAGIAN 6 — TRANSISI KE DOA
Jamaah rahimakumullah…
Kalau hari ini Allah panggil kita…
Bekal apa yang kita bawa?
Kalau hari ini catatan amal ditutup…
Halaman Dzulhijjah kita kosong atau penuh?
Mari tundukkan hati…
Kita masuk ke doa harap–takut.
🤲 DOA
اللهم يا الله…
Kami datang bukan membawa amal…
Kami datang membawa dosa yang menumpuk…
Ya Allah…
Jika Engkau timbang amal kami…
tak ada yang pantas menyelamatkan kami…
Ya Allah…
Kami lalai di waktu lapang…
Kami lupa di saat sehat…
Kami menunda taubat…
Kami menyepelekan dosa…
Ya Allah…
Jika hari-hari Dzulhijjah ini adalah hari yang Engkau cintai…
jangan Engkau jadikan kami orang yang Engkau abaikan…
Ya Allah…
Ampuni dosa orang tua kami…
Yang hidup maupun yang telah di kubur…
Lapangkan kubur mereka…
Jadikan amal kami hadiah untuk mereka…
(isak)
Ya Allah…
Jika air mata ini palsu,
maka ubahlah ia menjadi taubat yang jujur…
Jika hati ini keras,
maka lunakkanlah dengan takut kepada-Mu…
Jika kami belum mampu menjadi orang saleh…
jangan jadikan kami pembenci kebaikan…
(jeda panjang)
Ya Allah…
Terimalah takbir kami yang lemah…
Puasa kami yang terbatas…
Sedekah kami yang kecil…
Kurban kami yang penuh kekurangan…
Karena Engkau Maha Menerima…
dan kami Maha Membutuhkan…
Rabbana taqabbal minna…
Innaka Antas-Sami‘ul ‘Alim…
Post a Comment