Ketika Allah Menghidupkan Manusia Setelah Mati
“Ketika Allah Menghidupkan Manusia Setelah Mati”
PEMBUKAAN
الحمد لله الحمد لله الذي يحيي ويميت وهو على كل شيء قدير
الحمد لله الذي بيده الملك وهو على كل شيء قدير
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah.
Kita hidup di dunia ini sering merasa hidup kita biasa saja.
Bangun pagi.
Kerja.
Makan.
Tidur.
Tapi tahukah kita?
Setiap hari sebenarnya kita sedang mengalami keajaiban besar.
Karena setiap pagi kita bangun dari tidur…
Itu sebenarnya seperti dibangkitkan dari kematian kecil.
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”
(HR Bukhari)
BAGIAN 1
KISAH MENGGETAR
KAN
Allah menceritakan kisah luar biasa dalam Al-Qur'an.
Bani Israil berkata kepada Nabi Musa:
لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّى نَرَى اللَّهَ جَهْرَةً
“Kami tidak akan beriman sampai kami melihat Allah secara nyata.”
Lalu apa yang terjadi?
Allah berfirman:
فَأَخَذَتْكُمُ الصَّاعِقَةُ
“Maka kalian disambar petir.”
Mereka mati seketika.
Tubuh mereka tergeletak tak bernyawa.
Sunyi.
Tidak ada suara.
Tidak ada nafas.
Tidak ada kehidupan.
BAGIAN 2
AYAT INTI
Lalu Allah berfirman:
ثُمَّ بَعَثْنٰكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ مَوْتِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
“Kemudian Kami bangkitkan kalian setelah kematian kalian agar kalian bersyukur.”
Subhanallah.
Mereka yang sudah mati…
Allah hidupkan kembali.
Ini bukan mimpi.
Ini bukan ilusi.
Ini kekuasaan Allah.
BAGIAN 3
RENUNGAN MENDALAM
Saudaraku.
Kalau Allah bisa menghidupkan orang yang sudah mati…
Apakah sulit bagi Allah untuk membangkitkan kita di hari kiamat?
Allah berfirman:
كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ
“Sebagaimana Kami memulai penciptaan pertama, Kami akan mengulanginya.”
(QS Al-Anbiya 104)
BAGIAN 4
PUKULAN SPIRITUAL
Masalah manusia hari ini bukan tidak tahu.
Masalahnya adalah lupa.
Lupa mati.
Lupa kubur.
Lupa hari kiamat.
Padahal Rasulullah bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
“Perbanyak mengingat penghancur kenikmatan (kematian).”
(HR Tirmidzi)
BAGIAN 5
GAMBARAN KEMATIAN
Bayangkan…
Suatu hari nanti kita terbaring.
Tubuh kita kaku.
Orang-orang menangis di sekitar kita.
Lalu terdengar kalimat:
“Sudah… tutup wajahnya…”
Itu kita.
Yang dulu berjalan.
Yang dulu tertawa.
Yang dulu sibuk dengan dunia.
BAGIAN 6
HUMOR
Kadang manusia lucu.
Kalau lagi sakit sedikit langsung bilang:
“Ya Allah kalau sembuh saya rajin sholat.”
Begitu sembuh…
Sholatnya kembali libur nasional.
Tapi kalau diskon di mall…
MasyaAllah.
Langsung bangun sebelum subuh.
Bukan tahajud…
Tapi flash sale 😄
BAGIAN 7
PESAN BESAR AYAT
Kenapa Allah menghidupkan mereka kembali?
Jawabannya ada di ayat:
لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Agar kalian bersyukur.
Karena hidup itu bukan sekadar hidup.
Hidup adalah kesempatan memperbaiki diri.
BAGIAN 8
PERTANYAAN MENUSUK HATI
Kalau hari ini Allah memberi kita kesempatan kedua…
Apa yang sudah kita lakukan?
Apakah kita sudah:
- memperbaiki sholat kita?
- memohon ampun?
- meninggalkan dosa?
Atau kita masih berkata:
“Nanti saja taubatnya…”
BAGIAN 9
PERINGATAN MENGGUNCANG
Allah berfirman:
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ
“Hingga ketika kematian datang kepada mereka, mereka berkata: Ya Rabb, kembalikan aku ke dunia.”
(QS Al-Mu’minun 99)
Tapi jawaban Allah:
كَلَّا
“Tidak.”
Sudah terlambat.
BAGIAN 10
HARAPAN BESAR
Tapi selama kita masih hidup…
Pintu taubat belum tertutup.
Rasulullah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ
“Allah membuka tangan-Nya di malam hari agar orang berdosa di siang hari bertaubat.”
(HR Muslim)
PENUTUP
Saudaraku.
Allah pernah menghidupkan manusia setelah mati.
Dan hari ini…
Allah memberi kita kesempatan hidup lagi.
Jangan sia-siakan kesempatan ini.
MUNAJAT
Silakan dibaca perlahan dengan nada lirih.
اللَّهُمَّ يَا رَحْمٰنُ
يَا رَحِيمُ
Ya Allah…
Kami datang kepada-Mu malam ini.
Dengan hati yang penuh dosa.
Dengan jiwa yang penuh kesalahan.
Ya Allah…
Berapa banyak dosa yang kami lakukan…
Yang tidak diketahui manusia…
Tapi Engkau melihatnya.
Ya Allah…
Berapa banyak sholat yang kami lalaikan.
Berapa banyak waktu yang kami sia-siakan.
Berapa banyak dosa yang kami anggap kecil.
Padahal di sisi-Mu besar.
Ya Allah…
Jika Engkau menghukum kami karena dosa kami…
Maka kami memang pantas dihukum.
Tapi jika Engkau mengampuni kami…
Itu karena rahmat-Mu.
Ya Allah…
Kami tidak punya amal yang banyak.
Kami tidak punya ibadah yang sempurna.
Kami hanya punya harapan pada rahmat-Mu.
Ya Allah…
Ampuni dosa kami.
Dosa kedua orang tua kami.
Dosa guru-guru kami.
Dosa kaum muslimin seluruhnya.
اللهم تب علينا توبة نصوحا
Ya Allah terimalah taubat kami dengan taubat yang sebenar-benarnya.
Ya Allah…
Jangan Engkau cabut nyawa kami…
Sebelum Engkau mengampuni dosa kami.
Ya Allah…
Jika malam ini adalah malam terakhir kami hidup…
Maka wafatkan kami dalam iman.
اللهم اجعل آخر كلامنا لا إله إلا الله
Ya Allah jadikan akhir ucapan kami:
لا إله إلا الله
آمين يا رب العالمين
Post a Comment