Rumah Adalah Nikmat dan Tempat Ketenangan dari Allah
Materi Ceramah
“Rumah Adalah Nikmat dan Tempat Ketenangan dari Allah”
Tadabbur Al-Qur'an Surah Surah An-Naḥl Ayat 80
Pembukaan
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْبُيُوتَ سَكَنًا، وَجَعَلَ فِيْهَا الْمَوَدَّةَ وَالرَّحْمَةَ وَالْأَمَانَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ مَنْ عَلَّمَ الْأُمَّةَ آدَابَ الْبُيُوتِ وَالْأُسَرِ.
Amma ba’du…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Kadang manusia baru sadar nikmat rumah… saat kehujanan di jalan.
Baru sadar nikmat kasur… saat tidur di kursi.
Baru sadar nikmat keluarga… saat makan sendirian.
Nikmat itu sering tidak terasa… sampai hilang.
Ayat Utama
Firman Allah
Surah An-Naḥl ayat 80
وَاللّٰهُ جَعَلَ لَكُمْ مِّنْۢ بُيُوْتِكُمْ سَكَنًا وَّجَعَلَ لَكُمْ مِّنْ جُلُوْدِ الْاَنْعَامِ بُيُوْتًا تَسْتَخِفُّوْنَهَا يَوْمَ ظَعْنِكُمْ وَيَوْمَ اِقَامَتِكُمْ ۙ وَمِنْ اَصْوَافِهَا وَاَوْبَارِهَا وَاَشْعَارِهَآ اَثَاثًا وَّمَتَاعًا اِلٰى حِيْنٍ
Artinya:
“Dan Allah menjadikan rumah-rumah bagimu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagimu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit hewan ternak yang kamu merasa ringan membawanya pada waktu bepergian dan bermukim, dan dari bulu domba, bulu unta, dan bulu kambing dijadikan-Nya alat-alat rumah tangga dan kesenangan sampai waktu tertentu.”
Penjelasan Ayat
1. Rumah adalah Nikmat Besar
Allah berfirman:
جَعَلَ لَكُمْ مِّنْۢ بُيُوْتِكُمْ سَكَنًا
“Allah menjadikan rumah sebagai tempat tinggal.”
Kata:
سَكَنًا
artinya:
- ketenangan
- kenyamanan
- kedamaian
Jadi rumah bukan hanya:
- tembok
- atap
- keramik
Tetapi tempat:
- cinta tumbuh
- anak dididik
- ibadah dilakukan
- keluarga saling menguatkan
Tafsir Para Ulama
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim beliau menjelaskan:
Allah mengingatkan nikmat rumah yang menjadi tempat ketenangan dan perlindungan bagi manusia.
Tafsir Al-Qurthubi
Dalam Tafsir al-Qurthubi disebutkan:
Rumah adalah nikmat besar karena di dalamnya manusia mendapatkan ketenteraman, penjagaan aurat, dan perlindungan.
Rumah yang Baik dalam Islam
Rumah Islami bukan rumah yang:
- paling besar
- paling mewah
- paling mahal
Tetapi rumah yang:
- ada salat
- ada Al-Qur'an
- ada akhlak baik
- ada kasih sayang
Kadang rumah kecil… tapi penuh bahagia.
Kadang rumah besar… tapi penghuninya saling diam seperti tamu hotel.
Dalil Tentang Rumah yang Diberkahi
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِيْ يُذْكَرُ اللَّهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِيْ لَا يُذْكَرُ اللَّهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
Artinya:
“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya seperti orang hidup dan orang mati.”
(HR. Sahih Muslim)
Rumah Jangan Jadi Tempat Maksiat
Sekarang banyak rumah:
- TV hidup terus
- suara marah lebih sering daripada suara Qur'an
- HP aktif 24 jam
- tapi salat berjamaah tidak pernah
Kadang satu rumah:
- semua pegang HP
- semua online
- tapi tidak ada yang ngobrol.
Ayah di ruang tamu, ibu di kamar, anak di pojok, semuanya sibuk scroll.
Kalau WiFi mati: baru saling kenal lagi.
Islam Mengajarkan Adab Rumah
Dalil Al-Qur'an
Surah An-Nur ayat 27
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتّٰى تَسْتَأْنِسُوْا وَتُسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَهْلِهَا
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.”
Rumah Tempat Pendidikan Anak
Anak pertama kali belajar:
- bicara
- akhlak
- ibadah
- sopan santun
dari rumah.
Kalau rumah penuh:
- bentakan
- pertengkaran
- kata kasar
maka anak tumbuh dengan luka hati.
Dalil Tentang Menjaga Keluarga
Surah At-Tahrim ayat 6
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
Nikmat Perabot dan Pakaian
Allah juga menyebut:
- bulu domba
- bulu unta
- kulit hewan
Artinya: Allah menyediakan kebutuhan hidup manusia.
Semua fasilitas dunia:
- pakaian
- tempat tidur
- kendaraan
- rumah
adalah nikmat Allah.
Jangan Sombong dengan Rumah
Kadang manusia: baru pasang keramik baru… jalannya berubah.
Baru punya pagar tinggi… salam tetangga mulai hilang.
Padahal: rumah mewah tidak menjamin penghuninya masuk surga.
Yang penting bukan: berapa luas rumahnya, tetapi: berapa banyak ibadah di dalamnya.
Hadis Tentang Nikmat Tempat Tinggal
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيءُ
Artinya:
“Empat perkara yang termasuk kebahagiaan: pasangan yang saleh, rumah yang luas, tetangga yang baik, dan kendaraan yang nyaman.”
(HR. Musnad Ahmad)
Ulasan Ulama
Perkataan Ibnul Qayyim
Dalam Zad al-Ma’ad beliau berkata:
Rumah yang dipenuhi zikir dan ibadah akan dipenuhi cahaya, ketenangan, dan keberkahan.
Humor
Jamaah…
Kadang ada orang: rumahnya besar sekali…
Tapi mushalanya kecil seperti tempat charger.
TV 60 inci. Speaker menggelegar. Sofa empuk.
Tapi sajadah? Lipatannya masih rapi sejak Ramadan tahun lalu.
Ada juga: kalau tamu datang, rumah dibersihkan total.
Tapi malaikat datang mencatat amal… pemilik rumah malah santai.
Pelajaran Besar dari Ayat
1. Rumah adalah nikmat dari Allah
2. Rumah harus menjadi tempat ketenangan
3. Rumah terbaik adalah rumah yang ada ibadahnya
4. Semua fasilitas hidup adalah amanah
5. Jangan sombong dengan harta dan rumah
Muhasabah
Mari bertanya:
- apakah rumah kita sudah penuh zikir?
- apakah keluarga kita sudah dekat dengan Allah?
- apakah rumah kita membawa ketenangan atau pertengkaran?
Karena rumah bisa menjadi:
- taman menuju surga atau
- sumber kesedihan dunia.
Penutup
Jamaah yang dirahmati Allah…
Rumah bukan sekadar tempat pulang. Rumah adalah amanah. Rumah adalah madrasah pertama. Rumah adalah tempat lahirnya generasi beriman.
Maka jadikan rumah kita:
- tempat ibadah
- tempat kasih sayang
- tempat pendidikan iman
Doa
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ بُيُوْتِنَا، وَاجْعَلْهَا بُيُوْتًا صَالِحَةً مُطْمَئِنَّةً، يُذْكَرُ فِيْهَا اسْمُكَ كَثِيْرًا.
“Ya Allah, berkahilah rumah-rumah kami, jadikan rumah kami rumah yang saleh dan penuh ketenangan, yang banyak disebut nama-Mu di dalamnya.”
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Post a Comment