Klik dong

Selasa, 24 April 2012

SILATURAHMI


SILATURAHMI
"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari dir yang satu (Adam) dan daripadanya (tulang rusuknya) Allah SWT menciptakan istrinya, dan dari pada keduanyaAllah memperkembangbiakkan laki-laki-laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah SWT yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling mencintai satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi ini. Sesungguhnya Allah SWT selalu menjaga dan mengawasi kamu" (QS. An-Nisa' : 1)

Penjelasan ;
Hubungan dekat keluarga ada tiga macam, menurut kata ulama, yaitu;
  • Kesatu : jalur dari kita keatas, seperti ayah, kakek dan seterusnya.
  • Kedua : jalur dari kita kebawah, seperti anak, cucu dan seterusnya.
  • Ketiga : jalur dari kita kesamping, seperti paman dengan anak keturunannya, bibi dengan anak keturunannya dan seterusnya yang disebut hawasyi. Kelompok ketiga ini disebut dzawil arham yaitu kerabat dekat. Sementara pertama dan kedua paling dekat.
Silaturahmi artinya menggalang hubungan kerabat dekat. Tetapi dalam tradisi kita hubungan itu lebih meluas sampai dalam arti sesama muslim. Kita diperintahkan oleh syada` untuk senantiasa melakukan silaturahmi. Hal itu dapat kita akomodir dari penjelasan Rasulullah SAW :" Barang siapa yang ingin dimudahkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaknya dia bersilaturahmi. (H.R Muttafaqun Alaih)
Karena dengan silaturahmi hubungan semakin akrab dan peluang menasehati terbuka serta menceritakan pemecahan problematika yang sedang kita alami pun dapat dicarikan jalan keluar. Oleh sebab itu Nabi SAW menjadikan silaturahmi termasuk amal yang paling baik. Beliau ditanya,"amal apakah yang paling baik ya Rasulullah SAW ?" Beliau menjawab " Hendaknya engkau beribadah kepada Allah SWT tidak menyekutukan-Nya sedikitpun, kamu mendirikan sholat, mengeluarkan zakat dan bersilaturahmi ".(H.R Bukhori & Muslim )
Bahkan ada ancaman dari Nabi SAW bahwa " tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan silaturahmi ". (H.R Muttafaqun Alaih ) Apalagi kita pada bulan Syawal ini terbiasa untuk menggalang silaturahmi, maka hendaknya kita meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan kita pelihara silaturahmi pada bulan-bulan lain juga. Wallahu A`lam.

1 komentar:

Van Endi mengatakan...

sangat bagus buat kultum