Selasa, 21 Mei 2013

SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH



SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH

Anakku..,

Ayah bundamu adalah dua sosok yang menjadi sebab kalian hadir kedunia ini...
Ketika kecil...kamu menjadi penyebab tawa disaat susah.., senyum diwaktu sedih...,
harapan disaat kecewa..., ramai disaat sepi.. dan canda ditengah ketegangan…

Bahagianya… aku melihat kelucuanmu…, cubitan kecil.., timang sayang.., suapan hangat…, usapan lembut…
Semuanya adalah tiupan lembut nafas cinta ayah bundamu ini…

Anakku...,

Suatu ketika nanti aku semakin tua..., aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku...
Ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup diatas meja karena penglihatanku berkurang... Aku harap kamu tidak memarahiku.., Orang tua itu sensitif... anakku...
Selalu merasa bersalah saat kamu berteriak...!!!

Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan......, aku harap kamu tidak mengatakan .. : ”DasarTuli !!! ”
Aku mohon ulangi apa yang  kamu katakan atau kau tuliskan apa yang kamu katakan itu..

Ketika lututku mulai malemah.., aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku
bangun..., seperti aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil...
Aku telah memberi makan kepadamu dikala kecilmu dan aku telah menanggung makan-
Mu dikala dewasamu..., kamu minum dengan apa yang dekat padamu....

Dikala malam menyempitkanmu, karena sakit... akupun tidak bisa tidur... karena sakitmu aku gelisah...dengan keadaan jaga...
Seakan-akan aku terpukul, dengan sebab kamu terpukul...., aku merasakan sakit yang kamu rasakan ... hingga air mataku meleleh....
Hatiku  mengkhawatirkan kamu binasa dan hatiku mengerti bahwa kematian itu telah ada waktunya...

Ketika aku telah mencapai usia lanjut..., dimana kamulah satu-satunya tumpuan harapan-
ku... jangan kamu jadikan balasan untukku kasar dan jahat, seakan-akan kamu tuhan yang memberi ni’mat dan anugerah .....

Aku mohon ... jangan bosan dengan ku ketika aku terus mengulangi apa yang kukatakan..
Aku harap kamu terus mendengarkan aku...tolong jangan mengejekku atau bosan mendengarkan kata-kataku....
Tidakkah kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu minta sebuah balon ?...kamu mengulangi teruuss apa yang kamu mau .... berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan....

Ketika aku tua nanti..maafkan juga bauku.., jangan kau paksa aku untuk mandi setiap saat..terus meneruss...
Orang tua mudah sakit ... karena mereka rentan terhadap dingin ... aku harap aku tidak terlihat kotor bagimu.....
Tidakkah kamu ingat .., ketika kamu masih kecil...? aku selalu mengejar-ngejar kamu karena kamu tidak ingin mandi..., aku harap kamupun bisa bersabar terhadapku, ketika aku selalu rewel..., karena ini semua bagian dari menjadi tua.. dan kamupun akan merasakan ketika kamu tua nanti...

Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara meski hanya beberapa menit... Aku selalu sendiri sepanjang waktu ..dan aku tidak memiliki seorangpun untuk diajak bicara....Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan dan aku selalu sendiri sepanjang waktu...


Bahkan jika kamu tidak tertarik pada ceritaku , aku mohon berikan aku kesempata untuku
bisa bersamamu...  Tidakkah kamu ingat, ketika kamu masih kecil ?... aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainanmu...

Ketika saatnya tiba...dan aku hanya bisa terbaring sakit dan sakit...aku harap ...kamu memiliki kesabaran untuk merawatku...jangan kau buang aku dipanti jompo....
Maafkan  aku anakku ....
Kalau aku sengaja mengompol dan membuatmu berantakan...aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku ...selama beberapa saat terakhir dalam hidupku...
Aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama ...
Ketika waktu kematianku datang.... aku harap kamu memegang tanganku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadapi kematian, mati itu sangat menyakitkan anakku..., alangkah menderitanya aku, kalau kamu biarkan aku mati dalam kesendirian....

Dan jangan khawatir ....
Ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta ... Aku akan berbisik pada-Nya ...untuk selalu memberikan BERKAH padamu...Karena kamu mencintai Ibu dan Ayahmu...
Terima kasih atas segala perhatianmu nak.. Kami Mencintaimu...dengan kasih sayang yang berlimpah.

                                                                     IBU DAN AYAH

Poskan Komentar