Kamis, 22 Mei 2014

Bacaan ketika Pagi Hari

Bacaan ketika Pagi Hari 


911/1199. Dari Abu Hurairah berkata,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْبَحَ قَالَ: اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبَكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُشُوْرُ . وَإِذَا أَمْسَى قَالَ: اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرِ

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bila berada di pagi hari berdoa, 'Ya Allah, kami berada di pagi hari dengan (rahmat)-Mu, di sore hari dengan (Rahmat)-Mu, kami hidup dengan (rahmat)-Mu, kami mati dengan (rahmat)-Mu, dan kepada-Mulah kami dibangkitkan."'
Sedangkan bila tiba sore hari berdoa, 'Ya Allah, kami berada di sore hari dengan (rahmat)-Mu, di pagi hari dengan (rahmat)-Mu, kami hidup dengan (rahmat)-Mu, kami mati dengan (rahmat)-Mu, dan kepada-Mulah tempat kembali!"

Shahih. Di dalam kitab Takhriijul Kalim (20). Ash-Shahihah (262). [Abu Daud, 40- Kitab Al Adab, 101- Bab Maa Yaquulu Idzaa Ashbaha, hadits (5068). Tirmidzi, 45-Kitab Ad Da'awaah, 13- Bab Ma ]aa’a fid-Dua"i Idzaa Ashbaha wa Idza Amsa].
912/1200. Dari Ibnu Umar berkata,
لَمْ يَكُنْ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُ هَؤُلآءِ الْكَلِمَاتِ إِذَا أَصْبَحَ وَإِذَا أَمْسَى اَللَّهُمَّ إِنَِي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدِّنْيَا وَاْلآخِرَةِ اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِيْنِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعِظَمَتِكَ مِنْ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah meninggal-kan doa-doa berikut ini di pagi dan di sore hari, 'Ya Allah, sesungguhnya Soya memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya Saya memohon kepadamu ampunan keselamatan dalam agama dan duhia Saya, keluarga, dan harta Saya.
Ya Allah, tutupilah kejelekan Saya dan tentramkanlah hati Saya. Ya Allah, lindungilah dari depan dan dari belakang Saya, sebelah kanan dan kiri Saya dari atas kepala Saya, serta dengan keagungan-Mu aku berlindung dari upaya makar atas Saya dari bawah Saya.'"

Shahih, di dalam kitab Takhriijul Misykah (27). [Abu Daud, 40-Kitab Al Adab, hadits (101), Bab Ma Yaqulu Idza Ashbah, hadits (5074). Ibnu Majah, 34- Kitab Ad DtuCu, 14- Bab Ma Yad'ur-Rajulu Idza Ashbaha wa Idza Amsa, hadits 3871].

Posting Komentar