Rabu, 21 Mei 2014

Doa-doa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam

Doa-doa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam 

532/688. Dari Abu Musa Al Asy'ari

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو بِهَذَا الدُّعَاءِ رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيْئَتِي وَجَهْلِي وَاِسْرَافِي فِي أُمْرِي كُلِّهِ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَأيَ كُلَّهُ وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي اَللَّّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ  

Dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sesungguhnya Nabi telah berdoa, "Ya Tuhan Saya,  [dalam redaksi yang lain,  Ya Allah 689]ampunilah kesalahan Saya dan kebodohan Saya, kecerobohan Saya dalam segala urusanku dan segala apa yang Engkau ketahui dari Saya. Ya Allah ampunilah semua kesalahan Saya, kesengajaan Saya, kebodohan Saya keteledoran Saya, dan semua itu ada pada Saya. Ya Allah, ampunilah dosa yang telah dilakukan dan yang belum Saya lakukan. Dosa yang disembunyikan dan yang ditampakkan. Engkaulah Dzat Yang Maha Mendahului dan Maha Mengakhiri (segala sesuatu), dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahiliah 2944. (Bukhari, 80- Kita Ad-Da'awah, 60- Bab Qaulun-Nabi Sliallallahu 'Alaihi Wasallam, ya Allah ampunilah dosa yang telah Saya lakukan dan yang belum saya lakukan Muslim, 48- Kitab Adz-Dzikru wa Ad-Dua’u. hadits 70)

533/690. Dari Mu'adz bin Jabal berkata,

أَخَذَ بِيَدِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا مُعَاذُ قُلْتُ لَبَّيْكَ قَالَ اِنِّي أُحِبُّكَ قُلْتُ وَأَنَا وَاللهِ أُحِبُّكَ قَالَ أَلاَ أُعَلَّمُكَ كَلِمَاتٍ تَقُولُهَا فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَتُكَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ قُلْ اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ  
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengambil tangan saya seraya bersabda, 'Wahai Mu'adz!' Saya menjawab, 'Baik' Beliau bersabda, 'Sungguh Saya mencintaimu.' Saya menjawab, 'Demi Allah, saya juga mencintaimu.' Nabi bersabda, 'Maukah engkau saya ajarkan beberapa kata yang hendaknya engkau membacanya setiap selesai shalat?' Saya menjawab, 'Ya!' Nabi berkata, 'Ucapkanlah, "Ya Allah, berilah pertolongan kepada saya untuk tetap mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah kepadamu dengan baik.'""

Shahih di dalam kitab Shahih Abu Daud, 1362. Abu Daud, Al Witru, 26- Al Istighfaru. Hadits 1522. An-Nasa'i, 13- As-Sahwu, 60-jenis doa yang lain)


534/691. Dari Abu Ayyub Al Anshari berkata

قَالَ رَجُلٌ عِنْدَ النََّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَاحِبُ الْكَلِمَةُ فَسَكَتَ وَرَأَى أَنَّهُ هَجْمٌ مِنْ النَبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ كَرِهَهُ فَقَالَ مَنْ هُوَ فَلَمْ يَقُلْ اِلاَّ صَوَابًا فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا أَرْجُو بِهَا الْخَيْرَ فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ رَأَيْتُ ثَلاَثَةُ عَشَرَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَ أَيُّهُمْ يَرْفَعُهَا إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ  


"Seseorang berkata di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, 'Segala puji bagi Allah dengan pujian yang baik dan yang diberkati-Nya.' Lalu Nabi sliallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Siapa yang mengucapkan kalimat tersebut?” Maka dia diam, dia mengira bahwa dia telah memaksakan sesuatu kepada Nabi apa yang tidak disukai beliau.' Lalu Nabi bersabda, 'Siapa dia?, sesungguhnya perkataan yang diucapkannya benar! Kemudian laki-laki itu menjawab, 'Saya!, Saya mengharapkan kebaikan dari kata-kata tersebut.' Nabi bersabda, 'Demi dzat yang jiwa Saya ada di tangan-Nya, sungguh Saya telah melihat tiga belas malaikat yang berlomba-lomba untuk mengangkat kata-kata tersebut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."

Shahih lighairihi, kecuali jumlah para malaikat, dan yang lebih kuat adalah tiga puluh tiga (bukan 13-Penerj.) Al Misykah (992\ pentahqiqan yang kedua).1)


535/694. Dari Ibnu Abbas berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا هَذَا الدُّعَاءَ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِن القُرْآنِ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ



"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepada kami doa ini sebagaimana mengajarkan surah Al Qur^an, 'aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati dan aku berlindung kepada-Mu fitnah kubur.'"
Shahih.
536/695. Ibnu Abbas berkata,

بت عند خالتي ميمونة فقام النبي صلى الله عليه وسلم فأتى حاجته فغسل وجهه ويديه ثم نام ثم قام فأتى القربة فأطلق شناقها ثم توضأ وضوءا بين وضوءين لم يكثر وقد أبلغ فصلى فقمت فتمطيت كراهية أن يرى أني كنت أتقيه فتوضأت فقام يصلي فقمت عن يساره فأخذ بيدي فأدارني عن يمينه فتتامت صلاته من الليل ثلاث عشرة ركعة ثم اضطجع فنام حتى نفخ وكان إذا نام نفخ فآذنه بلال بالصلاة فصلى ولم يتوضأ وكان في دعائه اللهم اجعل في قلبي نورا وفي سمعي نورا وعن يميني نورا وعن يساري نورا وفوقي نورا وتحتي نورا وأمامي نورا وخلفي نورا وأعظم لي نورا قال كريب وسبعا في التابوت فلقيت رجلا من ولد العباس فحدثني بهن فذكر عصبي ولحمي ودمي وشعري وبشري وذكر خصلتين


"Saya bermalam di rumah bibi saya Maimunah, maka Nabi shallallahu 'alaihi xoasallam terbangun dan menyelesaikan keperluannya, lalu membasuh muka dan kedua tangannya kemudian tidur. Kemudian terbangun kembali dan mengambil tempat air seraya membuka tutupnya. Kemudian beliau berwudhu antara dua wudhu tidak berlebihan, namun secukupnya lalu shalat. Saya terbangun dan berjalan pelan-pelan, khawatir Nabi mengerti kalau Saya memperhatikannya. Saya berwudhu kemudian shalat di sebelah kirinya. Nabi memegang tangan Saya, seraya memindahkan Saya ke samping kanannya. Selesailah shalat malam beliau tiga belas rakaat, kemudian berbaring dan tertidur dengan hembusan angin dari nafasnya, karena jika beliau tidur maka terdengar suara hembusan nafas. Sehingga terdengar suara adzannya Bilal, maka berangkat shalat dan tidak berwudhu."
Sedangkan doa yang beliau baca, "Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hati saya, pada pendengaran saya, pada sisi kanan saya, pada sisi kiri saya, di atas saya, di bawah saya, di depart saya, di belakang saya dan agungkanlah cahaya untuk diri saya."
Kuraib berkata, "Tujuh kata yang ada dalam At-Tabut." Kemudian Saya bertemu dengan salah seorang dari anak Al Abbas seraya menyebutkan kata-kata tersebut kepada Saya. Di antaranya, saraf, daging saya, rambut saya, kulit saya, dan menyebutkan dua hal yang lain.
Shahih, di dalam kitab Shahih Abu Baud (1226). Bukhari, 4-Kitab Al Wudhu , 5- Bab At-Takhaffuf fi Wudhu . Muslim, 61- Kitab Shalatul-Musafiri. Hadits 181.
(Dalam riwayat Said bin Jabir radhiallahu 'anhu, ia berkata, 696) "Nabi shallallahu 'alaihi xvasallam apabila bangun di tengah malam, beliau shalat kemudian memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala, kemudian di akhir ucapannya beliau berdoa, 'Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hati saya, pada pendengaran saya, pada penglihatan saya, pada sisi kanan saya, pada sisi kiri saya, di depan saya, di belakang saya, dan tambahkanlah pada saya cahaya dan tambahkanlah pada saya cahaya dan tambahkanlah pada saya cahaya.'"

Shahih sanadnya.2)


2 AI Hafidz Ibnu Hajar tidak berkomentar, Fathul Baari 11/117 menunjukkan kuatnya hadits tersebut.


537/697. Dari Abdullah bin Abbas,

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا قام إلى الصلاة من جوف الليل قال اللهم لك الحمد أنت نور السماوات والأرض ومن فيهن ولك الحمد أنت قيام السماوات والأرض ولك الحمد أنت رب السماوات والأرض ومن فيهن أنت الحق ووعدك الحق ولقاؤك الحق والجنة حق والنار حق والساعة حق اللهم لك أسلمت وبك آمنت وعليك توكلت وإليك أنبت وبك خاصمت وإليك حاكمت فاغفر لي ما قدمت وما أخرت وما أسررت وما أعلنت أنت الهي لا اله الا أنت
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila bangun untuk shalat malam, ia berdoa, 'Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau adalah cahaya langit serta bumi dan apa yang ada di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau pelindung langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Engkau adalah Yang Haq, janji, pertemuan dengan-Mu, surga, neraka, dan hari kiamat kesemuanya adalah benar adanya. Ya Allah, hanya kepada-Mu Saya berpasrah diri, saya beriman, ku bertawakal, kembali, mengadu, dan menerima keputusan. Maka ampunilah dosa saya yang telah lewat dan yang akan datang, yang saya sembunyikan dan saya tampakkan.3) Engkaulah Tuhan saya, yang tidak ada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Engkau'."

Shahih, di dalam kitab Sifatush-Shalah. Shahih Abu Daud (754). Bukhari, 19- Kitab At-Talmjjud, 1- Bab At-Tahajjudu fil-Lail. Muslim, 6-Slwlatul Musafir, hadits 199.

3 Tambahan di dalam As-Shahih 1120, Antal Muqaddim wa Antal Muakhkhir.

538/699. Dari Rifa'ah Az-Zuraqi, berkata,
لما كان يوم أحد وانكفأ المشركون قال رسول الله صلى الله عليه وسلم  :  استووا حتى أثني على ربي عز وجل فصاروا خلفه صفوفا فقال اللهم لك الحمد كله اللهم لا قابض لما بسطت ولا مقرب لما باعدت ولا مباعد لما قربت ولا معطي لما منعت ولا مانع لما أعطيت اللهم ابسط علينا من بركاتك ورحمتك وفضلك ورزقك اللهم اني أسألك النعيم المقيم الذي لا يحول ولا يزول اللهم اني أسألك النعيم يوم العيلة والأمن يوم الخوف اللهم عائذا بك من سوء ما أعطيتنا وشر ما منعت منا اللهم حبب إلينا الإيمان وزينه في قلوبنا وكره إلينا الكفر والفسوق والعصيان واجعلنا من الراشدين اللهم توفنا مسلمين وأحينا مسلمين وألحقنا بالصالحين غير خزايا ولا مفتونين اللهم قاتل الكفرة الذين يصدون عن سبيلك ويكذبون رسلك واجعل عليهم رجزك وعذابك اللهم قاتل الكفرة الذين أوتوا الكتاب إله الحق

"Ketika orang-orang musyrik bercerai berai pada perang Uhud, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Luruskanlah barisan kalian, sehingga saya akan mulai memuji kepada Tuhan saya.' Lalu mereka meluruskan barisan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa, 'Ya Allah, segala puji bagimu, ya Allah, tak seorang pun yang dapat mencengkram apa yang Engkau lemparkan, tidak seorangpun dapat mendekatkan apa yang telah Engkau jauhkan, tidak seorang pun dapat menjauhkan apa yang telah Engkau dekatkan, tidak ada seorangpun dapat memberikan terhadap yang Engkau tahan dan tidak ada seorangpun dapat menolak apa yang Engkau berikan.
Ya Allah, curahkanlah berkah, rahmat, anugerah, serta rezeki-Mu kepada kami. Ya Allah! Sesungguhnya Saya memohon kepada-Mu kenikmatan yang tak akan hilang, kenikmatan pada hari kiamat dan keamanan disaat peperangan. Ya Allah, Saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah Engkau berikan kepada kami, dan dari kejelekan yang Engkau cegah untuk kami. Ya Allah!, Tumbuhkanlah kecintaan kami terhadap iman, dan hiasilah dalam hati kami, dan tumbuhkanlah rasa benci bagi kami terhadap kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan, serta jadikanlah kami orang-orang yang mendapat petunjuk. Ya Allah, matikanlah dan hidupkanlah kami dalam keadaan Islam, bukan dalam keadaan hina dan mendapat cobaan, dan pertemukanlah kami dengan orang-orang shalih. Ya Allah, binasakanlah orang-orang kafir yang menutup jalan-Mu dan yang mendustakan utusan-utusan-Mu, timpakanlah atas mereka siksa-Mu. Ya Allah, binasakanlah orang-orang kafir yang telah diberi kitab."'

Shahih, di dalam kitab Takhriju Fiqhus-Sirah, 264.




______________
1)      Hadits ini diangkat oleh Al Hafizh dalam Fathul Baari riwayat Thabrani saja, artinya Al Hafizh Ibnu Hajar tidak mengangkat riwayat Bukhari ini. 
2       AI Hafidz Ibnu Hajar tidak berkomentar, Fathul Baari 11/117 menunjukkan kuatnya hadits tersebut.
3       Tambahan di dalam As-Shahih 1120, Antal Muqaddim wa Antal Muakhkhir.



Posting Komentar