Rabu, 21 Mei 2014

Nama-nama Nabi

Nama-nama Nabi

640/836. Dari Abu Hurairah, dari Nabi beliau bersabda,

تسموا باسمي ولا تكنوا بكنيتي فإني أنا أبو القاس
"Silahkan kalian memberi nama dengan nama saya, tetapi jangan memberi gelar dengan gelar saya. Sesungguhnya saya adalah Abul Qasim."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah, bab berilah nama dengan nama saya dan janganlah memberi gelar dengan gelar saya. [Muslim, 38- Kitab Adab, hadits 8].
641/837. Dari Anas Ibnu Malik berkata,
كان النبي صلى الله عليه وسلم في السوق فقال رجل يا أبا القاسم فالتفت إليه النبي صلى الله عليه وسلم فقال يا رسول الله إنما دعوت هذا فقال النبي صلى الله عليه وسلم تسموا باسمي ولا تكنوا بكنيتي
'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ada di pasar lalu ada seseorang memanggilnya, 'Wahai Abul Qasim!.' Kemudian Nabi menolehnya, dan ia berkata, "Wahai Rasulullah! Saya memanggil orang ini.' Kemudian Nabi bersabda, 'Berilah nama1) dengan noma saya, tetapi jangan kalian memberi gelar dengan gelar saya.'"

Shahih, [Bukhari, 34- Kitab Buyu', 49- bab Ma Dzukirafil Aswaqi. Muslim, 38- Kitab Adab, hadits 1].
642/838. Dari Yusuf ibnu Abdullah ibnu Salam berkata,
سماني النبي صلى الله عليه وسلم يوسف وأقعدني على حجره ومسح على رأسي


"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah memberi saya nama Yusuf, kemudian beliau mendudukkan saya di pangkuannya dan beliau mengusap kepala saya."2)

Shahih, di dalam kitab Muskhtasharusy-Syamail (179/292). (Tidak tercantum dalam Kutubus-Sittah)
643/839. Dari Jabir ibnu Abdullah berkata,
ولد لرجل منا من الأنصار غلام وأراد أن يسميه محمدا قال شعبة في حديث منصور إن الأنصاري قال حملته على عنقي فأتيت به النبي صلى الله عليه وسلم وفي حديث سليمان ولد له غلام فأرادوا أن يسميه محمدا قال تسموا باسمي ولا تكنوا بكنيتي فإني إنما جعلت قاسما أقسم بينكم وقال حصين بعثت قاسما أقسم بينكم
"Telah terlahir anak laki-laki dari sahabat Anshar, kemudian dia ingin memberi nama Muhammad (dia mengatakan dalam riwayat ini: Sahabat Anshar berkata: Saya menggendongnya di leher saya, kemudian saya bawa kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam (dalam riwayat yang lain: Dia dikaruniai seorang anak laki-laki lalu dia ingin memberinya nama Muhammad) Nabi bersabda, 'Silahkan kalian memberi nama dengan nama saya, tetapi janganlah kalian memberi gelar dengan gelar saya. Sesungguhnya saya diutus sebagai Qasim (pembagi), saya membagi kepada kalian."'

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (2946). [Bukhari, 57- Kitab Furudhul-Khumus, 7- Bab firman Allah, (Sesungguhnya bagi Allah SWT seperlimanya) (Qs. Al Anfal (8): 41). Muslim, 38- Kitab Adab, hadits 3].


644/840. Dari Abu Musa berkata,

ولد لي غلام فأتيت به النبي صلى الله عليه وسلم فسماه إبراهيم فحنكه بتمرة ودعا له بالبركة ودفعه الي وكان أكبر ولد أبي موسى

"Saya telah dikaruniai seorang anak laki-laki, lalu saya membawanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian beliau memberi nana Ibrahim dan menyuapinya dengan satu biji kurma. Lalu beliau berdoa memohon keberkahan dan menyerahkannya kepada saya." Anak itu adalah anak terbesarnya Abu Musa.

Shahih, [Bukhari, 87- Kitab Adab, 109- bab Man Samma Biasmail-Anbiyai. Muslim, 38- Kitab Adab, hadits 24].



___________________
1 Asalnya: Tasammu ralat dari Shahih Bukhari 4/339/2120 dan 2121 dan 6/560/3537, riwayat kitab sesuai dengan riwayat Muslim 6/169.
2 Menurut saya: Thabrani menambahkan dalam Al Mu'jam Al Kabir 22/285/731 "Wada'aa Hi bi Al Barakah' hadits ini mungkar, hanya diriwayatkan oleh Sufyan ibnu Waqi' dan dia dha'if. Dalam haditsnya no. 743 dari jalan Yusuf tidak ada tambahan Ini, dan sanadnya tidak apa-apa (Laa Ba’sa Bihi)   



Posting Komentar