Kamis, 22 Mei 2014

Rasa Malu

 Rasa Malu 

985/1312. Dari Imran bin Hushain, berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
الحياء لا يأتي إلا بخير فقال بشير بن كعب مكتوب في الحكمة إن من الحياء وقارا إن من الحياء سكينة فقال له عمران أحدثك عن رسول الله وتحدثني عن صحيفتك
'Rasa malu tidak akan mendatangkan (sesuatu) selain kebaikan." Lalu Busyair bin Ka'b berkata, "Tertulis dalam kata bijak, 'Sesungguhnya kewibawaan terdapat dalam rasa malu. Sungguh dalam rasa malu terdapat ketenangan."'
Lalu Imran berkata kepadanya, "Aku memberitahu kepadamu dari Rasulullah, lalu engkau memberitahukan kepadaku dari lembaran-lembaranmu?!"

Shahih. [Bukhari, 78- Kitab Al Adah, 77- Bab Al Hayaa. Muslim, 1-Kitab Al Iman hadits 61].


986/1313. Dari Ihnu Umar, berkata,1

إن الحياء والإيمان قرنا جميعا فإذا رفع أحدهما رفع الآخر
"Sesungguhnya rasa malu dan iman disepadankan keduanya. Apabila salah satunya dihilangkan, maka akan hilang yang satunya."

Shahih, di dalam kitab Takhriijul Misykah (5094). Ar-Raudhu (2/423).



_________________
Demikian yang ada pada Mushannif dengan mauquf, tapi ada ada beberapa dengan marfu'. Keduanya shahih, dan keterangannya ada didua sumber yang sudah disebut di atas.

Posting Komentar