Kamis, 19 Juni 2014

Sunnahnya Mendatangi Shalat, llmu Pengetahuan Dan Lain-lainnya Dari Berbagai Ibadat Dengan Sikap Pelan-pelan Dan Tenang

                                                               
 
 

 

Sunnahnya Mendatangi Shalat, llmu Pengetahuan Dan Lain-lainnya Dari Berbagai Ibadat Dengan Sikap Pelan-pelan Dan Tenang

Allah Ta'ala berfirman;
"Dan barangsiapa yang mengagungkan peraturan-peraturan suci dari Allah, maka itulah setengah dari ketaqwaan hati." (al-Haj: 32)

702.  Dari   Abu   Hurairah   r.a.,   katanya:   "Saya   mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Apabila shalat telah diiqamati - yakni telah dibacakan iqamat, maka janganlah engkau semua mendatanginya sambil berlari-lari. Tetapi datangilah itu sambil berjalan dan hendaklah engkau semua selalu bersikap pelan-pelan - tidak tergesa-gesa kerana takut ketinggalan. Maka dari itu mana saja rakaat yang engkau semua dapati, ikutlah bersembahyang berjamaah sedang yang terlambat, maka sempurnakanlah - setelah imam bersalam." (Muttafaq 'alaih)
Imam Muslim dalam suatu riwayatnya menambahkan: "Nabi s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya seseorang dari engkau semua itu apabila bersengaja untuk melakukan shalat, maka ia sudah dianggap dalam bersembahyang - yakni sudah memperolehi pahala sembahyang itu."

703. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahawasanya ia bersama Nabi s.a.w. tiba pada hari Arafah, lalu Nabi s.a.w. mendengar suara gertakan keras, pukulan serta suara unta, kemudian beliau s.a.w. memberikan isyarat kepada mereka itu dengan cemetinya dan bersabda:
"Hai sekalian manusia, hendaklah engkau semua itu tetap bersikap pelan-pelan, kerana sesungguhnya kebajikan itu bukannya dengan bercepat-cepat."
Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan sebagainya.


Nota kaki:

 
Muka depan
 
 
     
Poskan Komentar