Selasa, 04 Oktober 2016

Manusia Fakir Kepada Allah Dalam Semua Kondisinya

Manusia Fakir Kepada Allah Dalam Semua Kondisinya

عَنْ عَائِشَةَ, أَنَّهَا سُئِلَتْ عَمَّاكَانَ رَسُوْلُاللهِ يَدْعُوْبِهِ اللهَ؛قَالَتْ: كَانَ يَقُوْلُ: "اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَاعَمِلْتُ،وَمِنْ شَرِّمَالَمْ أَعْمَلْ".
(صحيح مسلم, رقم الحديث 66 - (2716),).

Dari Aisyah ra. bahwasanya ia pernah ditanya tentang do'a Nabi kepada Allah swt. Ia berkata : " Nabi pernah berdo'a : Ya Allah aku berlindung kepadamu dari keburukan perbuatanku dan dari keburukan apa-apa yang belum aku perbuat ".

( Shahih Muslim No. 66 (2716)).

Perawihadits         :                                                                                                                                                            
Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. Nabi saw.  menikahinya sebelum hijrah dan menggaulinya di Madinah ketika usianya 9 ( sembilan) tahun. Dan ketika Rasulullah saw. wafat, usianya 18 (delapan belas) tahun. Ia paling ahli dalam fikih dan paling 'alim serta paling bagus pendapatnya. Ia juga adalah suri tauladan dalam kedermawanan dan bersedekah. Banyak sekali meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw. dan musnadnya mencapai 2210 hadits .
Aisyah ra. meninggal di Madinah pada malam selasa, tanggal 17 Ramadhan atau Syawal tahun 57 H. atau tahun 58 H. Abu Hurairah menshalatkannya dan dimakamkan di perkuburan Baqi'.
Beberapa faedah hadits ini adalah :
1)      Hendaknya seorang muslim menjauhi perbuatan maksiat karena akan mendatangkan keburukan dan kesulitan.
2)      Hadits ini menganjurkan untuk berlindung kepada Allah swt. dari keburukan dosa yang diperbuat oleh manusia, karena manusia fakir kepada Allah swt. dalam segala kondisinya.
3)      Hadits ini menjelaskan bahwa tempat berlindung hanyalah Allah swt. semata tidak ada seorangpun dari manusia ( sebagai tempat berlindung ).
*****
Poskan Komentar