Jumat, 28 Juli 2017

MUKJIZAT-MUKJIZAT RASULULLAH SAW.

Mukjizat-Mukjizat Rasulullah SAW.

Para ulama sirah nabawiyah telah menghitung mukjizat-mukjizat beliau yang membuktikan kebenaran risalahnya, mencapai lebih seribu mukjizat. Diantaranya 
1-Tanda keNabian yang ditumbuhkan oleh Allah di antara kedua pundaknya, yaitu tulisan:
محمد رسول الله
Tulisan ini terbentuk dari kulit keras mirip kutil.
2-Awan menaunginya ketika berjalan di panas terik matahari musim panas.
3-Batu bertasbih di tangannya dan pohon mengucapkan salam kepadanya.
4-Dia mengabarkan perkara-perkara ghaib yang akan terjadi di akhir zaman. Dan sekarang satu persatu telah terjadi sesuai dengan yang dia kabarkan.
Perkara-perkara ghaib yang terjadi sepeninggalnya penutup para rasul Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga hari akhir nanti serta Allah perlihatkan dan kabarkan kepadanya ini tertulis di kitab-kitab hadits, kitab-kitab tentang tanda-tanda hari Kiamat. Seperti; kitab “An Nihayah” karangan Ibnu Katsir, kitab “Al Akhbar Al Musya’ah fi Asyrathi Saa’ah”, serta “Abwaabul Fitan wal Malahim” di kitab-kitab hadits.
Mukjizat-mukjizat ini serupa dengan mukjizat Nabi-Nabi sebelumnya. Hanya saja Allah mengistimewakan beliau dengan mukjizat yang bisa diterima akal dan akan tetap  langgeng sepanjang masa hingga usainya dunia, yang belum pernah Allah berikan kepada Nabi selainnya. Mukjizat tersebut adalah Al Qur’an yang maha agung (kalam Allah), yang Allah telah jamin akan menjaganya. Sehingga tidak ada satu tanganpun yang coba-coba hendak merubahnya dapat menyentuhnya. Sekiranya seseorang berusaha merubah satu huruf saja dari Al Qur’an pasti terbongkar. Inilah ratusan juta cetakan Al Qur’an ada di tangan kaum muslimin tidak ada perbedaan satu dengan yang lain sekalipun satu huruf. Adapun cetakan Taurat dan Injil beraneka ragam dan satu sama lain saling berbeda. Karena kaum Yahudi dan Nasrani telah mempermainkan dan mengubah-ubah keduanya ketika Allah menugaskan mereka untuk menjaganya. Sedangkan Al Qur’an  Allah tidak menyerahkan kepada seorangpun selain-Nya untuk menjaganya. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman :
 “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.” (QS.Al Hijr : 9)




[1] Di dalam Al quran kata yang digunakan ayat dan bukan mukjizat, ini lebih tepat, karena konotasi kata mukjizat sesuatu yang luar biasa.
Posting Komentar