MENJENGUK ORANG YANG SAKIT (Terjemah & Syarah Irsyādul ‘Ibād)

MENJENGUK ORANG YANG SAKIT

(Terjemah & Syarah Irsyādul ‘Ibād)

Disusun siap untuk ceramah ±40–60 menit, dilengkapi dalil Al-Qur’an dan Sunnah (Arab & terjemah) serta komentar dan ulasan para ulama, dengan bahasa yang ilmiah namun menyentuh hati.


Mukadimah

الحمد لله رب العالمين، الذي جعل الأخوة في الإيمان رباطًا متينًا، والصلاة والسلام على نبينا محمد، الذي علّم أمته حقوق الإخوة، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh,

Islam adalah agama yang sempurna. Ia tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga hubungan manusia dengan manusia, bahkan pada saat-saat paling lemah dalam hidup: sakit dan penderitaan.

Di antara bukti kesempurnaan syariat Islam adalah pensyariatan menjenguk orang sakit, yang bukan sekadar tradisi sosial, tetapi ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah.


MENJENGUK ORANG SAKIT ADALAH HAK SESAMA MUSLIM

Dalil Sunnah

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ: رَدُّ السَّلاَمِ، وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ، وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ، وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ، وَتَشْمِيْتُ الْعَاطِسِ

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.”
(HR. Al-Bukhari no. 1240 dan Muslim no. 5615)

Ulasan Ulama

Imam An-Nawawi رحمه الله berkata:

Hadits ini menunjukkan betapa besar kedudukan ukhuwah Islamiyah dan kewajiban sosial dalam Islam.


HUKUM MENJENGUK ORANG SAKIT

Hukum: Fardhu Kifayah

Artinya:

  • Jika sebagian kaum muslimin melakukannya, gugur kewajiban dari yang lain
  • Jika tidak ada yang menjenguk, maka semua berdosa

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله menjelaskan:

Yang dianjurkan dijenguk adalah orang yang sakitnya membuat ia terbaring dan tidak keluar rumah. Adapun sakit ringan, cukup ditanyakan keadaannya.
(Syarh Riyadhish Shalihin, 3/55)


KEUTAMAAN MENJENGUK ORANG SAKIT

1. Berada di “Kebun Surga”

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Seorang muslim jika menjenguk saudaranya yang sakit, maka ia terus berada di khurfatul jannah hingga ia kembali.”
(HR. Muslim no. 6498)

Ketika ditanya apa itu khurfatul jannah, Rasulullah ﷺ menjawab:

جَنَاهَا

“Buah-buahan yang dipetik dari surga.”
(HR. Muslim no. 6499)

Makna Ulama

Imam Al-Qadhi ‘Iyadh رحمه الله:

Ini menunjukkan betapa besarnya pahala menjenguk orang sakit, seolah-olah ia sedang berjalan-jalan di kebun surga.


2. Didokan 70.000 Malaikat

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُوْدُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلاَّ صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ...

“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim lainnya di pagi hari, melainkan 70.000 malaikat mendoakan ampun untuknya hingga sore…”
(HR. At-Tirmidzi no. 969, shahih)


ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT

(Penjelasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin رحمه الله)

1. Niat Ikhlas karena Allah

Menjalankan perintah Nabi ﷺ, bukan sekadar formalitas sosial.

2. Menghibur dan Melapangkan Hati

Karena orang sakit mudah sedih dan lemah jiwanya.

3. Memberi Nasihat Lembut

Seperti:

  • taubat
  • istighfar
  • menyelesaikan hak-hak manusia

4. Membantu Masalah Fikihnya

Misalnya:

  • tata cara shalat saat sakit
  • thaharah dalam kondisi uzur

5. Tidak Memberatkan

  • Lama jika disukai
  • Singkat jika melelahkan

6. Mengingat Nikmat Sehat

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berkata:

Dengan melihat orang sakit, seorang hamba mengenal nikmat Allah yang sering ia lupakan.


MENJENGUK ORANG SAKIT ADALAH PENGHAPUS DOSA

Dalil Sunnah

لاَ تَسُبِّي الْحُمَّى، فَإِنَّهَا تُذْهِبُ خَطَايَا بَنِي آدَمَ

“Jangan mencaci demam, karena ia menghapus dosa-dosa anak Adam sebagaimana api membersihkan besi.”
(HR. Muslim no. 6515)

Dan sabda beliau ﷺ:

فَإِنَّ مَرَضَ الْمُسْلِمِ يُذْهِبُ اللهُ بِهِ خَطَايَاهُ

“Sakitnya seorang muslim akan menghapus dosa-dosanya.”
(HR. Abu Dawud no. 3092, shahih)


WANITA DAN MENJENGUK ORANG SAKIT

Wanita diperbolehkan menjenguk orang sakit, dengan syarat:

  • menutup aurat
  • tidak memakai wewangian
  • aman dari fitnah

Dalil

Aisyah رضي الله عنها menjenguk:

  • Abu Bakr
  • Bilal رضي الله عنهما
    (HR. Al-Bukhari no. 3926)

Dan Rasulullah ﷺ:

  • menjenguk Ummus Sa`ib
  • menjenguk Ummul ‘Ala’

Imam Abu Dawud bahkan membuat bab khusus:

باب عيادة النساء
(Bab menjenguk wanita yang sakit)


HIKMAH MENJENGUK ORANG SAKIT

  1. Menguatkan ukhuwah
  2. Menghibur yang lemah
  3. Menghapus dosa
  4. Mengingatkan kematian
  5. Menumbuhkan rasa syukur

Penutup Ceramah

Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh,

Menjenguk orang sakit bukan sekadar datang dan duduk, tetapi:

  • membawa harapan
  • membawa doa
  • membawa rahmat Allah

Semoga Allah menjadikan kita:

  • hamba yang peduli
  • saudara yang setia
  • dan umat yang saling menguatkan

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَاب
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين



Tidak ada komentar