SHOLAT JUMAT (Kewajiban Agung, Syiar Islam, dan Momentum Penyucian Diri)



SHOLAT JUMAT

(Kewajiban Agung, Syiar Islam, dan Momentum Penyucian Diri)

Mukadimah

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيد المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh,

Sholat Jumat bukan sekadar pengganti sholat Zuhur. Ia adalah pertemuan pekanan umat Islam, syiar terbesar kaum muslimin, dan ibadah yang diikat dengan ancaman keras bagi yang meremehkannya.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

Sholat Jumat adalah hari raya mingguan kaum muslimin dan puncak ibadah harian mereka.


I. Pengertian Sholat Jumat

Sholat Jumat adalah shalat dua rakaat yang dilaksanakan secara berjamaah, pada hari Jumat, setelah dua khutbah, dan setelah masuk waktu Zuhur.

Dalil Sunnah

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُصَلِّي الْجُمُعَةَ رَكْعَتَيْنِ

“Nabi ﷺ melaksanakan sholat Jumat dua rakaat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


II. Hukum Sholat Jumat

Hukum Asal

Sholat Jumat wajib ‘ain bagi setiap laki-laki muslim yang memenuhi syarat.

Dalil Al-Qur’an

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.”
(QS. Al-Jumu‘ah: 9)

Komentar Ulama

  • Imam Al-Qurthubi:
    Ayat ini adalah dalil paling tegas tentang kewajiban sholat Jumat.
  • Kata فَاسْعَوْا menunjukkan perintah wajib, bukan sekadar anjuran.

Dalil Hadis

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً: عَبْدٌ مَمْلُوكٌ، أَوِ امْرَأَةٌ، أَوْ صَبِيٌّ، أَوْ مَرِيضٌ

“Sholat Jumat adalah kewajiban atas setiap muslim secara berjamaah, kecuali empat: budak, perempuan, anak kecil, dan orang sakit.”
(HR. Abu Dawud)


III. Siapa yang Wajib Sholat Jumat

1. Muslim, Baligh, dan Berakal

Anak mumayyiz belum wajib, namun disunnahkan dilatih.

مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ لِسَبْعٍ

“Perintahkan anak-anak kalian sholat pada usia tujuh tahun.”
(HR. Abu Dawud)


2. Laki-laki

Perempuan tidak wajib, namun boleh menghadiri Jumat dan sah sholatnya.

Imam An-Nawawi:

Jika perempuan sholat Jumat, maka gugur kewajiban Zuhurnya.


3. Merdeka (Bukan Budak)

Mayoritas ulama: budak tidak wajib.
Namun Syaikh Ibnu ‘Utsaimin:

Jika diizinkan tuannya dan tidak ada uzur, maka wajib baginya menghadiri Jumat.


4. Mukim (Bukan Musafir)

Dalil perbuatan Nabi ﷺ:

  • Saat safar → tidak sholat Jumat
  • Saat wukuf di Arafah hari Jumat → sholat Zuhur, bukan Jumat

Imam Ibnul Mundzir:

Para ulama sepakat musafir tidak wajib Jumat.


5. Tidak Memiliki Uzur Syar‘i

Uzur seperti:

  • sakit berat
  • hujan deras
  • tugas kemaslahatan umum (dokter, keamanan, dll)

IV. Ancaman Meninggalkan Sholat Jumat

Dalil Hadis

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

“Barang siapa meninggalkan sholat Jumat tiga kali tanpa uzur, Allah akan mengunci hatinya.”
(HR. Malik, At-Tirmidzi)

Komentar Ulama

Imam Al-Munawi:

Tertutupnya hati adalah hukuman sebelum azab akhirat.


V. Keutamaan Hari Jumat & Sejarahnya

Dalil Hadis

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ

“Sesungguhnya hari terbaik di antara hari-hari kalian adalah hari Jumat.”
(HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, Ahmad)

Keutamaan Jumat

  • Nabi Adam diciptakan
  • Dimasukkan & dikeluarkan dari surga
  • Kiamat terjadi di hari Jumat
  • Ada waktu mustajab doa

VI. Sunnah-Sunnah Hari Jumat

A. Sunnah Sebelum Sholat Jumat

1. Mandi Jumat

غُسْلُ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

“Mandi Jumat adalah kewajiban (sangat ditekankan) bagi setiap yang baligh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Nawawi:

Makna wajib di sini adalah sunnah muakkadah.


2. Berpakaian Baik & Wangi

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ… غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ

“Barang siapa mandi Jumat, memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian… maka diampuni dosanya antara dua Jumat.”
(HR. Bukhari)


3. Datang Lebih Awal ke Masjid

“Orang yang datang paling awal seperti berkurban unta…”
(HR. Bukhari)


B. Sunnah Saat Khutbah

  • Diam dan mendengarkan
  • Tidak berbicara

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ فَقَدْ لَغَوْتَ

“Jika engkau berkata ‘diam’ saat khutbah, maka engkau telah berbuat sia-sia.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


C. Sunnah Setelah Sholat Jumat

1. Sholat Sunnah Ba’diyah

كَانَ يُصَلِّي بَعْدَ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ فِي بَيْتِهِ

“Nabi ﷺ sholat dua rakaat setelah Jumat di rumahnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


2. Memperbanyak Shalawat

أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat.”
(HR. Baihaqi)


3. Membaca Surat Al-Kahfi

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ نُورٌ

“Barang siapa membaca Al-Kahfi di hari Jumat, akan diberi cahaya.”
(HR. Baihaqi)


VII. Tata Cara Singkat Sholat Jumat

  • Niat dalam hati
  • Dua rakaat berjamaah
  • Bacaan seperti sholat biasa
  • Dianjurkan membaca surat panjang

Penutup Ceramah

Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh,

Sholat Jumat adalah timbangan iman mingguan. Siapa yang menjaganya, Allah jaga hidupnya. Siapa yang meremehkannya, Allah keras peringatannya.

Mari kita hadirkan Jumat:

  • dengan ilmu
  • dengan adab
  • dengan kekhusyukan

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang memuliakan Jumat dan dimuliakan oleh-Nya.

والله أعلم بالصواب
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين



Tidak ada komentar