HATI YANG SELAMAT, BEKAL SATU-SATUNYA
“HATI YANG SELAMAT, BEKAL SATU-SATUNYA”
(Tadabbur QS Asy-Syu‘arā’ 81–100)
🔹 PEMBUKAAN TEMA
Jamaah rahimakumullah…
setelah Nabi Ibrahim menyebut nikmat dunia:
➡️ makan
➡️ minum
➡️ kesembuhan
maka beliau langsung melompat jauh ke akhirat.
Karena orang beriman itu…
makan boleh lupa lauk
tapi tidak boleh lupa mati.
(Humor ringan)
Kalau lupa lauk, masih bisa beli di warung.
Kalau lupa mati…
alamat repot di alam kubur 😄
🕊️ 1. KEYAKINAN HIDUP & MATI DI TANGAN ALLAH
QS Asy-Syu‘arā’ : 81
Arab:
وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ
Terjemah:
“Dan Tuhanku-lah yang akan mematikan aku, kemudian menghidupkan aku kembali.”
📚 Ibnu Katsir:
“Ini adalah pengakuan tauhid rububiyyah yang paling sempurna.”
➡️ Hidup bukan di tangan dokter
➡️ Mati bukan di tangan penyakit
➡️ Semua izin Allah
Hadis Pendukung:
إِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً
وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
(HR. Al-Bukhari)
“Jika ajal telah datang, tidak bisa dimajukan atau ditunda walau sesaat.”
🕯️ 2. HARAPAN TERBESAR: AMPUNAN DOSA
QS Asy-Syu‘arā’ : 82
Arab:
وَالَّذِي أَطْمَعُ أَنْ يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ
Terjemah:
“Dan yang amat kuharapkan akan mengampuni kesalahanku pada hari pembalasan.”
💡 Pelajaran besar:
Nabi Ibrahim tidak berkata ‘aku pasti diampuni’,
tapi berkata ‘aku berharap’.
📚 Al-Qurthubi:
“Ini adab para nabi dalam berdoa, penuh harap namun rendah hati.”
(Humor reflektif)
Kadang kita baru shalat dua rakaat…
sudah yakin tiket surga kelas VIP 😅
📖 3. DOA AGUNG NABI IBRAHIM
QS Asy-Syu‘arā’ : 83–85
Arab:
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا
وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ
وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
Terjemah ringkas:
“Ya Rabbku, berikan aku hikmah, gabungkan aku dengan orang-orang saleh,
jadikan aku dikenang dengan kebaikan,
dan masukkan aku ke dalam surga.”
📚 Ath-Thabari:
“Ini doa tentang ilmu, lingkungan, reputasi, dan akhir kehidupan.”
➡️ Ilmu tanpa amal = bencana
➡️ Amal tanpa lingkungan = berat
➡️ Nama baik tanpa surga = sia-sia
🧎 4. DOA UNTUK ORANG TUA (DENGAN ADAB)
QS Asy-Syu‘arā’ : 86
Arab:
وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ
Terjemah:
“Dan ampunilah bapakku, karena ia termasuk orang yang sesat.”
📚 Ibnu Katsir:
“Doa ini sebelum jelas bahwa ayahnya musuh Allah.”
➡️ Islam mengajarkan cinta + batas aqidah
➡️ Hormat orang tua ≠ mengikuti kesesatan
⚖️ 5. HARI DI MANA SEMUA GUGUR
QS Asy-Syu‘arā’ : 87–89
Arab:
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
Terjemah:
“Pada hari itu harta dan anak-anak tidak berguna,
kecuali orang yang datang dengan hati yang bersih.”
📚 Al-Qurthubi:
“Qalbun salīm adalah hati yang bersih dari syirik, dengki, dan nifaq.”
ATM tak bisa ditarik di akhirat.
Anak juga tak bisa bilang:
“Abi tenang… aku backup Abi ya” 😄
🌸 6. DUA PERTUNJUKAN BESAR
QS Asy-Syu‘arā’ : 90–91
Arab:
وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
Terjemah:
“Surga didekatkan bagi orang bertakwa,
dan neraka diperlihatkan bagi orang sesat.”
📚 Ibnu Katsir:
“Surga didekatkan untuk menyenangkan, neraka diperlihatkan untuk menghinakan.”
🔥 7. PENYESALAN TERLAMBAT
QS Asy-Syu‘arā’ : 92–100 (diringkas makna)
➡️ Berhala tak bisa menolong
➡️ Setan lepas tangan
➡️ Tidak ada syafaat
➡️ Penyesalan tanpa guna
Arab (QS 26:97):
تَاللَّهِ إِنْ كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Terjemah:
“Demi Allah, sungguh kami dahulu dalam kesesatan nyata.”
📚 Ath-Thabari:
“Ini pengakuan yang datang setelah pintu taubat tertutup.”
🧭 PENUTUP PESAN
Jamaah…
hidup ini bukan soal siapa paling kaya
tapi siapa paling siap.
Bukan siapa paling dikenal…
tapi siapa yang datang dengan hati yang selamat.
📚 RUJUKAN KITAB
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Ath-Thabari
- Tafsir Al-Qurthubi
- Shahih Al-Bukhari & Muslim
- Riyadhus Shalihin – Imam An-Nawawi
Post a Comment