IKHLAS ATAU BINASA: PILIHAN YANG TAK BISA DITUNDA

“IKHLAS ATAU BINASA: PILIHAN YANG TAK BISA DITUNDA”

QS Az-Zumar 11–20


⏱️ BAGIAN 1 — PEMBUKAAN

Jamaah yang dirahmati Allah…

Malam ini…
kita tidak sedang mendengar ceramah.

Kita sedang bercermin.

Karena ada ayat-ayat Al-Qur’an
yang tidak datang untuk ditafsirkan saja…
tetapi untuk mengguncang niat paling dalam.

Surat Az-Zumar tidak bertanya:

“Apakah kamu Muslim?”

Tetapi bertanya:

“Untuk siapa sebenarnya kamu beribadah?”


⏱️ BAGIAN 2 — AYAT IKHLAS: MEMBONGKAR MOTIF 

📖 QS Az-Zumar: 11

قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ

“Katakanlah: Aku diperintahkan menyembah Allah dengan ikhlas…”

Jamaah…

Ikhlas itu bukan tambahan amal.
Ikhlas itu penentu diterima atau ditolak.

Dua orang shalat sama lama.
Dua orang sedekah sama besar.

Yang satu ke surga.
Yang satu ke neraka.

Bukan karena gerakan…
tapi karena niat yang berbeda arah.

Berapa banyak amal…
yang kelihatannya ibadah…
tapi sesungguhnya pamer yang sopan?


⏱️ BAGIAN 3 — TAKUT YANG JUJUR 

📖 QS Az-Zumar: 13

قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Nabi ﷺ…
manusia paling taat…
masih berkata: “Aku takut.”

Lalu kita…
yang shalat sering bolong…
dosa disimpan rapi…
tapi berkata:

“Allah Maha Pengampun.”

Benar…
Allah Maha Pengampun.

Tapi ampunan bukan untuk yang menantang.

Takut itu bukan tanda iman lemah.
Takut adalah iman yang sadar akibat.


⏱️ BAGIAN 4 — PILIHAN HIDUP & ANCAMAN HALUS 

📖 QS Az-Zumar: 14–15

فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُمْ مِنْ دُونِهِ

“Silakan sembah apa saja selain Allah.”

Jamaah…

Ini bukan izin.
Ini ancaman yang sangat dingin.

Allah tidak memaksa.
Tapi Allah mencatat pilihan.

Dan Allah menyebut:

“Orang rugi adalah yang kehilangan diri dan keluarganya di akhirat.”

Di dunia:

  • Kehilangan uang → sedih
  • Kehilangan jabatan → marah

Tapi di akhirat:

Kehilangan istri, anak, orang tua… selamanya.

Itulah kerugian yang nyata.


⏱️ BAGIAN 5 — GAMBARAN NERAKA: DIKEPUNG API 

📖 QS Az-Zumar: 16

لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ

Api di atas…
api di bawah…

Tidak ada pintu keluar.
Tidak ada pendingin.
Tidak ada jeda.

Allah berkata:

“Aku takutkan hamba-hamba-Ku agar mereka kembali.”

Bukan karena Allah benci…
tapi karena Allah tidak rela hamba-Nya binasa.


⏱️ BAGIAN 6 — CIRI ORANG SELAMAT 

📖 QS Az-Zumar: 17–18

الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ

Orang selamat itu bukan yang paling pintar bicara.
Tapi yang mau mendengar dan tunduk.

Ia dengar ayat…
lalu mengalahkan egonya.

Ia dengar nasihat…
lalu menurunkan gengsinya.

Itulah akal yang hidup.


⏱️ BAGIAN 7 — SURGA BERTINGKAT & JANJI ALLAH 

📖 QS Az-Zumar: 20

لَهُمْ غُرَفٌ مِنْ فَوْقِهَا غُرَفٌ… وَعْدَ اللَّهِ

Surga itu bertingkat…
seperti iman kita hari ini.

Dan Allah menutup dengan kalimat:

“Allah tidak pernah mengingkari janji.”

Kalau hari ini kita jujur…
Allah tidak akan mempermalukan kita nanti.


🤲 DOA 

اللهم يا الله…
Malam ini kami berdiri
dengan hati yang terbuka…
dan dosa yang kami sembunyikan.

Ya Allah…
Jika Engkau timbang amal kami…
kami hancur.

Jika Engkau bongkar niat kami…
kami malu.

Tapi kami datang
bukan membawa pembelaan…
kami datang membawa penyesalan.

Ya Allah…
Sucikan niat kami.
Hancurkan riya’ kami.
Matikan cinta dipuji manusia.

Ya Allah…
Jika hari ini masih ada maksiat yang kami ulang…
maka itu bukan karena kami tidak tahu…
tapi karena hati kami lemah.

Maka kuatkan kami, ya Rabb…

Ya Allah…
Jangan jadikan kami orang yang mendengar ayat
tapi tidak berubah.

Jangan jadikan kami orang yang tahu kebenaran
tapi menundanya.

Ya Allah…
Selamatkan kami dari api
yang mengepung dari atas dan bawah.

Masukkan kami ke dalam surga-Mu…
bersama keluarga kami…
tanpa perpisahan…
tanpa penyesalan.

Ya Allah…
Terimalah taubat kami malam ini…
sebelum datang hari
di mana penyesalan tidak lagi diterima.

Rabbana taqabbal minna…
Innaka Antas-Sami‘ul ‘Alim…

Aamiin… Aamiin… Aamiin ya Rabbal ‘Alamin…


Tidak ada komentar