Jangan Merasa Aman dari Azab Allah
CERAMAH TAFSIR
“Jangan Merasa Aman dari Azab Allah”
1. Pembukaan
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya adalah:
merasa pasti selamat di akhirat.
Merasa bahwa dirinya pasti masuk surga.
Merasa azab Allah tidak akan menimpanya.
Penyakit inilah yang pernah menimpa Bani Israil.
2. Ayat yang Dibahas
Allah berfirman:
وَقَالُوْا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ اِلَّآ اَيَّامًا مَّعْدُوْدَةً ۗ قُلْ اَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللّٰهِ عَهْدًا فَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ عَهْدَهٗٓ اَمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
“Mereka berkata: Neraka tidak akan menyentuh kami kecuali beberapa hari saja. Katakanlah: Apakah kalian telah menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya? Ataukah kalian berkata tentang Allah sesuatu yang tidak kalian ketahui?”
(QS Al-Baqarah: 80)
3. Makna Ayat
Ayat ini menjelaskan keyakinan sebagian orang Yahudi yang berkata:
“Kami tidak akan lama di neraka.”
Menurut mereka:
- neraka hanya 7 hari
- setelah itu mereka akan masuk surga
Keyakinan ini muncul karena mereka merasa:
- bangsa pilihan
- anak-anak Allah
- kekasih Allah
4. Tafsir Ibnu Katsir
Dalam kitab تفسير القرآن العظيم
Ibnu Katsir menjelaskan:
هذا من غرورهم بأنفسهم
“Ini adalah bentuk kesombongan dan tertipu oleh diri mereka sendiri.”
Mereka merasa istimewa sehingga menganggap dosa tidak berbahaya bagi mereka.
5. Tafsir Imam Al-Qurthubi
Dalam kitab الجامع لأحكام القرآن
Imam Qurthubi berkata:
هذا قول بلا دليل
“Ini adalah ucapan tanpa dalil.”
Artinya:
mereka berbicara tentang Allah tanpa ilmu.
6. Allah Membantah Mereka
Allah menjawab dengan dua pertanyaan:
1. Apakah kalian punya janji dari Allah?
اَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللّٰهِ عَهْدًا
“Apakah kalian memiliki perjanjian dari Allah?”
Jika ada janji dari Allah tentu benar.
Namun mereka tidak punya dalil sama sekali.
2. Ataukah kalian berbicara tanpa ilmu?
اَمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
“Ataukah kalian berkata tentang Allah sesuatu yang tidak kalian ketahui?”
Ini adalah dosa yang sangat besar.
7. Larangan Berbicara Tentang Allah Tanpa Ilmu
Allah berfirman:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ
“Janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya.”
(QS Al-Isra: 36)
Allah juga berfirman:
قُلْ اِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ ... وَاَنْ تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
“Katakanlah: Sesungguhnya Rabbku mengharamkan perbuatan keji… dan kalian berkata tentang Allah sesuatu yang tidak kalian ketahui.”
(QS Al-A’raf: 33)
Para ulama mengatakan:
berbicara tentang Allah tanpa ilmu termasuk dosa terbesar.
8. Hadis Tentang Kesombongan Spiritual
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَوْلَا أَنْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ
“Seandainya kalian tidak berdosa maka Allah akan menggantikan kalian dengan kaum yang berdosa lalu mereka bertaubat.”
(HR Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa manusia harus:
- takut kepada dosa
- selalu berharap ampunan
Bukan merasa pasti selamat.
9. Sikap Orang Beriman
Orang beriman tidak merasa aman dari azab Allah.
Allah berfirman:
وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَآ اٰتَوْا وَّقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ
“Orang-orang yang memberi amal tetapi hati mereka takut.”
(QS Al-Mu’minun: 60)
Tafsir Aisyah radhiyallahu ‘anha
Aisyah bertanya kepada Nabi ﷺ:
Apakah ayat ini tentang orang yang berzina dan mencuri?
Nabi menjawab:
لَا يَا بِنْتَ الصِّدِّيقِ
“Tidak wahai putri Ash-Shiddiq.”
Beliau menjelaskan:
هو الرجل يصوم ويصلي ويتصدق ويخاف ألا يقبل منه
“Itu adalah orang yang shalat, puasa, dan bersedekah tetapi masih takut amalnya tidak diterima.”
(HR Tirmidzi)
10. Pelajaran Besar Dari Ayat Ini
1. Jangan merasa pasti selamat
Keselamatan hanya karena rahmat Allah.
2. Jangan berbicara tentang agama tanpa ilmu
Ini termasuk dosa besar.
3. Jangan tertipu oleh status
Bani Israil merasa:
- bangsa pilihan
- keturunan nabi
Tetapi Allah tetap menegur mereka.
11. Perkataan Ulama Salaf
Hasan Al-Basri berkata:
المؤمن جمع بين الإحسان والخوف
“Orang beriman menggabungkan antara amal baik dan rasa takut.”
Sedangkan orang munafik:
جمع بين الإساءة والأمن
“Menggabungkan dosa dengan rasa aman.”
12. Renungan
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Orang beriman hidup di antara dua perasaan:
takut kepada azab Allah
dan berharap rahmat Allah.
Jika hanya berharap tanpa takut…
itu bisa menjadi kesombongan spiritual.
13. Doa
اللهم إنا نسألك الجنة وما قرب إليها من قول وعمل
Ya Allah kami memohon surga dan segala yang mendekatkan kepadanya.
ونعوذ بك من النار وما قرب إليها من قول وعمل
Kami berlindung kepada-Mu dari neraka dan segala yang mendekatkan kepadanya.
اللهم لا تجعلنا من الغافلين
Ya Allah jangan jadikan kami termasuk orang yang lalai.
آمين يا رب العالمين
Post a Comment