JANGAN MATI SEBELUM KEMBALI
“JANGAN MATI SEBELUM KEMBALI”
Tadabbur QS Az-Zumar: 53–60
🌙 PEMBUKAAN
Alhamdulillah…
Malam ini kita tidak dikumpulkan karena kuat,
tapi karena Allah tahu kita lemah.
Malam Jumat…
malam orang-orang berdosa berani berharap,
dan orang-orang yang merasa suci seharusnya takut.
Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad ﷺ,
yang kelak akan berkata:
“Ya Rabb… umatku tahu, tapi menunda.
Jamaah…
Ayat yang akan kita dengar malam ini
bukan ayat ancaman dulu,
tapi panggilan terakhir sebelum pintu ditutup.
📖 BABAK 1 — AYAT 53
ALLAH MEMANGGIL ORANG PALING KOTOR DULU
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ
لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ
إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا
إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan berputus asa dari rahmat Allah…”
🔹 Tadabbur :
Perhatikan…
Allah tidak berkata: “Wahai orang-orang saleh.”
Allah berkata:
👉 يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا
“Wahai hamba-hamba-Ku yang kebablasan…”
📌 Ibn Abbas berkata:
“Ini ayat paling penuh harapan di seluruh Al-Qur’an.”
Jamaah…
dosa kita bukan bikin Allah rugi,
tapi bikin kita menjauh sendiri.
😌 Humor :
“Kadang kita minder ke masjid karena dosa.
Padahal masjid itu kayak rumah sakit—
yang sehat ngapain masuk IGD?”
Allah tahu dosa kita…
tapi tetap memanggil:
‘Hamba-Ku…’
📖 BABAK 2 — AYAT 54–55
JANGAN CUMA TERHARU, SEGERA KEMBALI
وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ
مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
“Dan kembalilah kalian kepada Rabb kalian…”
🔹 Tekanan Makna
Rahmat bukan alasan menunda,
rahmat itu kesempatan terakhir.
📌 Ibn Rajab:
“Taubat yang ditunda adalah taubat yang terancam tidak jadi.”
😌 Humor :
“Kita update aplikasi HP langsung.
Tapi update iman… ‘nanti habis Jumat.’”
وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم
Ikuti yang terbaik,
bukan yang termudah.
📖 BABAK 3 — AYAT 56–58
MONOLOG PENYESALAN DI AKHIRAT
يَا حَسْرَتَىٰ عَلَىٰ مَا فَرَّطتُ فِي جَنبِ اللَّهِ
“Aduh… menyesalnya aku…”
Bayangkan…
ini bukan ceramah,
ini teriakan jiwa di neraka.
“Seandainya Allah beri petunjuk…”
“Seandainya aku bisa kembali…”
📌 Al-Ghazali:
“Penyesalan di akhirat tidak menghapus dosa, hanya menambah siksa.”
😌 Humor :
“Di dunia kita bilang: ‘ah santai.’
Di akhirat… ‘YA ALLAH, SANTAI ITU SALAH!’”
📖 BABAK 4 — AYAT 59–60
VONIS: SUDAH DATANG, TAPI KAU SOMBONG
بَلَىٰ قَدْ جَاءَتْكَ آيَاتِي فَكَذَّبْتَ بِهَا وَاسْتَكْبَرْتَ
“Sudah datang ayat-Ku… tapi kau sombong.”
📌 Ibn Katsir:
“Masalahnya bukan tidak tahu, tapi tidak mau tunduk.”
وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ
Wajah hitam…
karena hati sudah gelap sejak dunia.
😌 Humor :
“Di dunia bangga muka glowing.
Di akhirat… amalnya yang kusam.”
🤲 DOA
Ya Allah…
jika ayat 53 saja tidak melunakkan hati kami…
dosa apa lagi yang belum kami akui?
Ya Allah…
kami datang bukan membawa amal…
kami datang membawa harapan dan air mata.
Ya Allah…
jangan biarkan kami menunda sampai ayat 56 menjadi kenyataan…
Ya Allah…
jika malam ini Engkau ampuni kami…
itu murni rahmat…
jika tidak…
kami tidak punya alasan membela diri.
🌧 PENUTUP
Jamaah…
ayat 53–60 itu urutan hidup manusia:
- dipanggil
- ditunggu
- menunda
- menyesal
- divonis
Malam ini…
kita masih di ayat 53.
Besok…
tidak ada yang tahu.
Post a Comment