Ketika Dunia Berisik, Allah Tetap Menepati Janji


“Ketika Dunia Berisik, Allah Tetap Menepati Janji”


🕋 PEMBUKAAN 

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya milik Allah…
Yang mengatur sejarah…
Yang membolak-balik kekuasaan…
Yang tidak pernah salah dalam janji-Nya…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ…
yang membawa kita dari gelap menuju cahaya…

Jamaah yang dimuliakan Allah…
Pernahkah kita merasa:
➡️ dunia begitu kacau,
➡️ kezaliman seolah menang,
➡️ kebenaran seperti terpojok?

Kalau pernah…
berarti kita sedang berada di halaman pertama QS Ar-Rūm.


🕯️ BAGIAN 1

KETIKA ORANG BERIMAN DITERTAWAKAN

الم ۝ غُلِبَتِ الرُّومُ

Bangsa Romawi…
Ahli kitab…
dikalahkan oleh Persia…
penyembah berhala…

Orang kafir Quraisy tertawa
Mereka berkata kepada kaum Muslimin:

“Lihat!
Yang punya kitab kalah…
yang musyrik menang…
Besok giliran kami mengalahkan kalian!”

Saudaraku…
Ucapan seperti itu masih hidup sampai hari ini.

➡️ Ketika orang jujur ditindas
➡️ Ketika orang taat disisihkan
➡️ Ketika yang curang justru dipuja

Allah tidak diam.

وَهُم مِّن بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ

“Setelah kekalahan itu, mereka akan menang kembali.”

Bukan kata motivator…
Bukan ramalan analis politik…
Ini firman Allah.

📌 Ibnu Katsir berkata:

“Ini mukjizat nyata tentang perkara gaib.”

Dan benar!
7 tahun kemudian…
Romawi menang kembali!

➡️ Allah sedang mengajari kita:
jangan ukur kebenaran dari keadaan hari ini.


🌪️ BAGIAN 2

JANJI ALLAH TIDAK PERNAH SALAH, KITA YANG SERING GOYAH

وَعْدَ اللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ

Allah tidak pernah ingkar janji…

Yang sering ragu…
yang sering putus asa…
yang sering menyerah…
itu kita.

📌 Al-Qurthubi berkata:

“Ayat ini obat bagi hati yang lelah menunggu pertolongan Allah.”

Berapa banyak di antara kita yang berdoa…
lalu berkata dalam hati:

“Kapan ya Allah?”
“Mengapa belum juga?”

Padahal…
Allah sedang menepati janji-Nya
dengan waktu-Nya.


🧠 BAGIAN 3

PINTAR DUNIA, BANGKRUT AKHIRAT

يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

Mereka tahu segalanya tentang dunia…
tahu bisnis…
tahu teknologi…
tahu strategi…

وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ

Tapi tentang akhirat…
mereka lalai.

Saudaraku…
berapa banyak orang:

  • sibuk menata rumah
  • tapi lupa menata kubur
  • sibuk mengejar jabatan
  • tapi lupa mempertanggungjawabkan amanah

📌 Imam Al-Ghazali berkata:

“Ilmu yang tidak membawa takut kepada Allah adalah kebodohan yang menyamar.”


🪦 BAGIAN 4

SEJARAH ADALAH KUBURAN KESOMBONGAN

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ

Tidakkah mereka berjalan di bumi…
melihat kaum ‘Ad…
Tsamud…
Fir’aun…

Mereka kuat…
mereka maju…
mereka jaya…

Tapi ketika Allah murka…
tidak ada teknologi yang menyelamatkan.

📌 As-Sa‘di berkata:

“Allah tidak membinasakan umat karena lemah, tapi karena durhaka.”

Saudaraku…
sejarah bukan dongeng…
sejarah adalah peringatan.


⚖️ BAGIAN 5

HARI PEMISAHAN YANG TAK BISA DITAWAR

يَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ

Hari itu…
teman tidak bisa menolong…
jabatan tidak bisa menyelamatkan…
harta tidak bisa membela…

وَلَمْ يَكُن لَّهُم مِّن شُرَكَائِهِمْ شُفَعَاءُ

Semua sekutu kabur…

📜 Rasulullah ﷺ bersabda:

«يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثَةٌ…»

“Yang tinggal hanya amal.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Apa amal kita…
kalau malam ini dipanggil Allah?


🕌 BAGIAN 6

SHALAT: TANDA KITA MASIH HIDUP

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

Shalat…
bukan sekadar kewajiban…
tapi pengakuan kelemahan kita.

📌 Ibnu Abbas:

“Ayat ini mencakup seluruh shalat wajib.

Kalau shalat saja berat…
bagaimana kita mengaku cinta Allah?


🤲 DOA PENUTUP 

Allāhumma…
kami datang kepada-Mu dengan hati yang lelah…

Ya Allah…
jika hari ini kami lalai…
ingatkan kami…

Jika kami terlalu cinta dunia…
lembutkan hati kami…

Jika kami ragu pada janji-Mu…
ampuni kelemahan iman kami…

Ya Allah…
jangan jadikan kami hamba yang pintar dunia
tapi miskin akhirat…

Jangan Engkau cabut nyawa kami
kecuali dalam keadaan Engkau ridha…

Ya Allah…
hidupkan hati kami dengan Al-Qur’an…
tegakkan kami dengan shalat…
kuatkan kami dengan iman…

Rabbana…
ampuni dosa kami…
dosa orang tua kami…
dosa keluarga kami…

Dan kumpulkan kami kelak
di taman-taman surga-Mu…

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…



Tidak ada komentar