MENJADI ORANG TUA YANG DISERTAI ALLAH

“MENJADI ORANG TUA YANG DISERTAI ALLAH”

(Tadabbur Surah An-Nahl 121–128)


PEMBUKAAN 

Bismillāhirraḥmānirraḥīm…

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah…
Yang tidak pernah meninggalkan kita,
meski sering kita meninggalkan-Nya.

Shalawat dan salam…
untuk Nabi yang hatinya paling sering terluka,
tapi lisannya paling jarang mengeluh…
Muhammad ﷺ.

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Tidak semua rumah tangga hancur karena kurang harta.
Tidak semua anak rusak karena kurang sekolah.
Banyak keluarga retak…
karena hilangnya rasa syukur, sabar, dan kehadiran Allah di dalam rumah.

Malam ini…
kita tidak sedang belajar teori.
Kita sedang bercermin sebagai orang tua, pasangan, dan anak.


BAGIAN 1 — IBRAHIM: ORANG TUA YANG DIPILIH KARENA SYUKUR 

Allah berfirman:

شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ ۚ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
“Ibrahim adalah orang yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Maka Allah memilihnya dan menunjukinya ke jalan yang lurus.”

Hadirin…

Allah tidak mengatakan: “Ibrahim paling kaya…”
“Ibrahim paling kuat…”
“Ibrahim paling populer…”

Tapi Allah mengatakan: Ibrahim adalah orang yang pandai bersyukur.

🔥 TAMBAHAN

Syukur itulah yang membuat rumahnya diberkahi,
meski istrinya menua,
meski anaknya lama tak ada,
meski hidupnya penuh ujian.

KISAH NYATA 

Ada seorang ayah di pelosok Jawa Tengah.
Buruh tani.
Penghasilan tak menentu.
Anaknya empat.

Setiap subuh, ia selalu berkata:

“Nak… jangan hitung apa yang tidak kita punya. Hitung apa yang Allah titipkan hari ini.”

Hari ini…
empat anaknya tumbuh sederhana,
tapi tak satu pun meninggalkan shalat.

📌 Pesan:
Anak tidak butuh orang tua kaya.
Anak butuh orang tua yang ridha dengan Allah.


PARENTING

Syukur Orang Tua = Rasa Aman Anak

  • Anak yang tumbuh dengan orang tua penuh keluhan → tumbuh cemas
  • Anak yang tumbuh dengan orang tua bersyukur → tumbuh tenang

BAGIAN 2 — KEBAIKAN DUNIA & AKHIRAT UNTUK ORANG TUA YANG IKHLAS 

Allah berfirman:

وَآتَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ

Ibrahim diberi:

  • Nama baik
  • Teladan lintas zaman
  • Doa yang tak pernah putus

🔥 SENTUHAN HATI

Hadirin…
Nama baik orang tua lebih mahal dari warisan harta.

Anak mungkin lupa uang yang kita beri,
tapi tidak lupa luka yang kita tanam.


BAGIAN 3 — MILLAT IBRAHIM & PARENTING TAUHID 

اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا

Hanif artinya:

  • Tegak di tauhid
  • Tidak mengikuti arus rusak

KISAH NYATA

Seorang ibu di Jakarta.
Anaknya remaja.
Lingkungan bebas.

Ia tidak berkata:

“Pokoknya kamu jangan begini!”

Ia berkata:

“Nak… kalau kamu jauh dari Allah, ibu takut… bukan takut malu, tapi takut kehilanganmu di akhirat.”

Anaknya menangis.
Hari itu ia kembali ke masjid.

📌 Parenting tauhid bukan dengan marah,
tapi dengan cinta yang jujur.


PARENTING

Tauhid Ditanam dengan Teladan, Bukan Bentakan

  • Jangan suruh shalat sambil rebahan
  • Jangan larang maksiat sambil menikmati maksiat

BAGIAN 4 — CARA MENEGUR ANAK & KELUARGA 

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ…

TIGA PRINSIP MENEGUR ANAK:

  1. Hikmah → tepat waktu, tepat cara
  2. Nasihat lembut → bukan merendahkan
  3. Dialog baik → bukan debat ego

KISAH NYATA

Seorang ayah di Sulawesi Selatan.
Anaknya ketahuan mencuri motor.

Ayahnya tidak memukul.
Ia berkata:

“Nak… ayah lebih takut kehilangan doamu daripada kehilangan nama baik.”

Anak itu berubah.
Bukan karena takut ayahnya…
tapi karena malu pada Allah.


BAGIAN 5 — SAAT ORANG TUA DISAKITI ANAK 

وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصَّابِرِينَ

Hadirin…

Ada orang tua:

  • Sudah mendidik
  • Sudah berdoa
  • Tapi anak masih melukai

Allah tidak berkata:
“Sabar itu mudah…”

Allah berkata:

Sabar itu lebih baik…

KISAH NYATA

Seorang ibu di Bandung.
Anaknya kecanduan narkoba.
Masuk penjara.

Setiap malam, ia shalat tahajud sambil berkata:

“Ya Allah… aku titipkan lagi anakku pada-Mu…”

Hari ini…
anak itu jadi relawan rehabilitasi.

📌 Sabar orang tua tidak pernah sia-sia.


PARENTING

Sabar Itu Menguatkan, Bukan Membiarkan

  • Sabar ≠ diam tanpa doa
  • Sabar = tetap menegur + tetap berdoa + tetap berharap

BAGIAN 6 — ALLAH BERSAMA ORANG TUA YANG BERTAKWA 

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوا وَالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ

Hadirin…

Jika Allah bersama rumahmu:

  • Masalah terasa ringan
  • Luka terasa bermakna
  • Doa terasa dekat

Kalau Allah sudah bersama kita…
siapa yang bisa menghancurkan keluarga kita?


PENUTUP 

Hadirin…

Anak tidak mencari orang tua sempurna.
Pasangan tidak mencari keluarga tanpa masalah.

Mereka hanya mencari:

Orang tua yang mau kembali pada Allah.


DOA 

Allāhumma…
jika selama ini kami lebih sibuk mencari dunia
daripada menjaga keluarga…

ampuni kami…

Ya Allah…
jadikan kami orang tua yang pandai bersyukur,
lembut saat menasihati,
kuat saat diuji…

Ya Allah…
jangan Kau cabut anak-anak kami
dalam keadaan jauh dari-Mu…

jangan Kau wafatkan kami
kecuali Engkau ridha…

dan jika suatu hari kami dipanggil lebih dulu…
jagalah anak-anak kami setelah kami tiada…

Rabbana hablana min azwājina wa dzurriyyātina qurrata a‘yūn…
jadikan keluarga kami penyejuk mata…

Āmīn… yā Rabbal ‘ālamīn…



Tidak ada komentar