PEMUDA AKHIR ZAMAN: BERTAHAN DENGAN IMAN ATAU TENGGELAM DALAM DUNIA

“PEMUDA AKHIR ZAMAN: BERTAHAN DENGAN IMAN ATAU TENGGELAM DALAM DUNIA”


PEMBUKAAN 

Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya bagi Allah…
Allah yang tidak pernah berubah,
meski zaman terus berganti…
meski manusia semakin jauh…

Shalawat dan salam…
untuk Nabi yang menangis di malam hari,
bukan karena lapar…
bukan karena luka…
tapi karena takut umatnya kehilangan iman.

اللهم صل وسلم على نبينا محمد…

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Kita hidup di zaman
➡️ maksiat dipamerkan,
➡️ iman disembunyikan,
➡️ dosa dibela,
➡️ nasihat dicemooh.

Dan yang paling berat…
yang paling rapuh di zaman ini…
adalah IMAN PARA PEMUDA.

Padahal…
Allah menggantungkan masa depan agama ini
di pundak PEMUDA.


AL-QUR’AN YANG LURUS DI ZAMAN YANG BENGKOK 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُ عِوَجًا
“Segala puji bagi Allah yang menurunkan Al-Qur’an dan tidak menjadikannya bengkok.”

Hadirin…
Yang bengkok bukan Qur’annya
➡️ tapi hati kita.

Yang rusak bukan Islamnya
➡️ tapi komitmen kita.

Pemuda hari ini…
📱 bangga dengan gadget
😔 tapi asing dengan sajadah
🎧 hafal lagu
📖 tapi gagap ayat

Ya Allah… ke mana iman kami berjalan?


NABI MENANGIS UNTUK UMAT, BUKAN DIRINYA 

فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ
“Wahai Muhammad, janganlah engkau membinasakan dirimu karena sedih memikirkan mereka.”

Nabi ﷺ…
manusia paling kuat imannya…
justru paling sering menangis.

Bukan takut miskin…
tapi takut umatnya jauh dari Allah.

Kalau Nabi melihat pemuda hari ini…
yang shalatnya ditunda…
yang dosanya dibela…
yang maksiatnya dijadikan konten…

Apakah beliau akan tersenyum…
atau kembali menangis?


DUNIA ADALAH UJIAN, BUKAN TUJUAN 

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا
“Kami jadikan dunia sebagai perhiasan untuk menguji manusia.”

Pemuda…
fitnahmu bukan pedang
tapi layar.

Bukan berhala batu…
tapi popularitas, syahwat, validasi.

Yang tidak kuat imannya…
akan menjual agamanya
demi tepuk tangan manusia.


ASHABUL KAHFI – PEMUDA DI BAWAH TEKANAN 

إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ
“Mereka adalah pemuda yang beriman.”

Allah tidak berkata:
➡️ mereka kaya
➡️ mereka berpengaruh
➡️ mereka populer

Tapi…
➡️ MEREKA BERIMAN

Pemuda beriman itu langka
dan karena itu…
mahal di sisi Allah.

Mereka hidup di zaman kafir…
di bawah raja zalim…
dan mereka berkata:

رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

Kami tidak kompromi dalam tauhid!


HIJRAH ITU MENYAKITKAN, TAPI MENYELAMATKAN 

Mereka meninggalkan kota
demi menyelamatkan iman.

Gua sempit…
tapi tauhid luas.

Dunia luas…
tapi iman bisa mati.

Lebih baik hidup terasing…
daripada mati dalam maksiat.

Pemuda akhir zaman…
kalau kamu bertahan dengan iman…
➡️ kamu akan sendirian
➡️ kamu akan dianggap aneh
➡️ kamu akan diejek

Tapi…
Allah bersamamu.

PENUTUP 

Pemuda…
jangan tunggu iman kuat baru taat…
taatlah…
maka iman akan Allah kuatkan.

Kalau hari ini kamu jatuh…
pulanglah…
Allah masih membuka pintu.


DOA 

اللهم…
يا الله…
kami datang bukan membawa amal…
kami datang membawa dosa dan harapan

Ya Allah…
jaga iman kami…
di zaman ketika iman dianggap lemah…

Ya Allah…
peluk pemuda-pemuda kami…
yang hampir menyerah…
yang hampir hanyut…

Ya Allah…
jangan biarkan anak-anak kami…
lebih mengenal artis daripada Nabi-Mu…

Ya Allah…
jangan biarkan hati kami keras…
ketika ayat-Mu dibacakan…

Ya Allah…
kalau kami tidak kuat…
maka kuatkan kami…

Kalau kami jatuh…
bangunkan kami…

Kalau kami tersesat…
tarik kami kembali…

Ya Allah…
wafatkan kami…
dalam iman…

Bangkitkan kami…
bersama orang-orang beriman…

Dan jangan Engkau cabut iman kami…
di saat ajal menjemput…

Rabbana…
jangan tinggalkan kami…
meski dunia meninggalkan kami…

آمين…
آمين…
آمين يا رب العالمين…



Tidak ada komentar