Selamatkan Keluargamu: Ketika Amanah Orang Tua Menentukan Surga atau Kehancuran
“Selamatkan Keluargamu: Ketika Amanah Orang Tua Menentukan Surga atau Kehancuran”
PEMBUKA
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang masih memberi kita waktu…
karena tidak semua orang diberi kesempatan memperbaiki keluarganya…
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
yang menangis bukan karena dirinya…
tetapi karena umat dan keluarganya.
Jamaah yang dirahmati Allah…
Tidak ada luka terdalam di dunia ini,
selain luka yang lahir dari rumah sendiri.
Dan tidak ada dosa paling sunyi,
selain kelalaian orang tua terhadap amanah keluarga.
AYAT 61–66
Perintah Menyelamatkan Keluarga
📖 Ayat (Arab)
فَلَمَّا جَاءَ آلَ لُوطٍ الْمُرْسَلُونَ …
فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ
📘 Terjemah Ringkas
“Pergilah engkau di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan jangan ada seorang pun menoleh ke belakang.”
🔎 Tafsir & Ulasan Ulama
- Ibnu Katsir:
“Keselamatan keluarga harus didahulukan meski seluruh kota binasa.” - Al-Qurthubi:
“Pemimpin keluarga wajib bergerak saat bahaya akidah muncul.”
🎯 Pesan Parenting
➡️ Orang tua tidak boleh netral saat kerusakan moral masuk rumah.
➡️ Diam = ikut membinasakan.
KISAH NYATA
Seorang ayah di Jawa Barat…
sibuk bekerja…
berkata, “Yang penting anakku sekolah mahal.”
Tapi ia tidak tahu…
anaknya belajar maksiat dari ponsel di kamarnya.
Hingga suatu hari…
anak itu berkata:
“Ayah… aku bingung aku ini laki-laki atau bukan.”
Ayah itu roboh…
bukan karena miskin…
tapi karena terlambat menyelamatkan keluarganya.
Jamaah…
Kaum Luth hancur bukan karena bencana alam…
tetapi karena rusaknya fitrah yang dibiarkan.
AYAT 67–72
Malu yang Hilang, Fitrah yang Hancur
📖 Ayat
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ ضَيْفِي فَلَا تَفْضَحُونِ
Terjemah
“Sesungguhnya mereka adalah tamuku, janganlah kalian mempermalukanku.”
🔎 Ulasan Ulama
- Imam Asy-Syaukani:
“Ketika rasa malu hilang, azab tinggal menunggu waktu.”
Hadis Pendukung
إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
“Jika engkau tidak malu, lakukanlah sesukamu.”
(HR. Bukhari)
➡️ Parenting tanpa rasa malu = kehancuran generasi.
AYAT 73–77
Azab yang Nyata dan Tanda untuk Keluarga
Allah tidak mengazab secara sembunyi…
kota mereka masih dilewati manusia
agar orang tua belajar.
Ibnu ‘Asyur:
“Kisah ini bukan untuk ditonton, tapi untuk diperbaiki di rumah masing-masing.”
AYAT 78–80
Mendustakan Rasul = Mendustakan Nilai Keluarga
Semua kaum yang binasa punya satu kesamaan:
➡️ Meremehkan peringatan.
➡️ Merasa aman di rumah sendiri.
PENUTUP
Jamaah…
Jika malam ini Allah bertanya:
“Apa yang kau lakukan untuk menyelamatkan keluargamu?”
Apakah kita akan menjawab:
“Aku sibuk…”
“Aku capek…”
“Aku kira nanti juga berubah…”
Padahal Nabi Luth berlari di malam gelap demi keluarganya…
DOA
اللهم يا الله…
Kami datang dengan hati yang lelah…
keluarga kami penuh luka…
anak-anak kami penuh kebingungan…
Ya Allah…
jangan Engkau hukum kami karena kelalaian kami sebagai orang tua…
اللهم احفظ أبناءنا من الفتن ما ظهر منها وما بطن
اللهم أصلح بيوتنا قبل أن تُهدم
اللهم لا تجعلنا آباءً نyesal di hadapan-Mu…
Ya Allah…
jika ajal menjemput kami…
jangan biarkan anak-anak kami tersesat karena kami…
اللهم ارزقنا حسن الخاتمة
وأدخلنا الجنة مع أهلنا سالمين
غير خزايا ولا مفتونين…
Ya Allah…
jika rumah kami pernah menjadi tempat dosa…
jadikan ia sujud yang panjang…
Jika anak kami pernah jauh…
kembalikan dengan lembut…
Dan jika kami wafat…
wafatkan kami dalam keadaan
Engkau ridha…
keluarga kami selamat…
dan iman tetap terjaga…
آمِيْن… آمِيْن… يا رب العالمين…
Post a Comment