WAHAI PEMUDA, DI MANAKAH IMANMU SAAT DUNIA MEMANGGIL?
“WAHAI PEMUDA, DI MANAKAH IMANMU SAAT DUNIA MEMANGGIL?”
PEMBUKAAN
الحمدُ للهِ ربِّ العالمين…
نحمده ونستعينه ونستغفره…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Hari ini aku tidak berdiri sebagai orang yang paling suci.
Aku berdiri…
sebagai orang tua yang khawatir kepada anak-anak zamannya.
Aku berdiri…
membawa kegelisahan tentang pemuda.
Tentang generasi yang kuat raganya… tapi lemah imannya.
Cepat jarinya…
namun lambat sujudnya.
Wahai pemuda…
Aku bertanya kepadamu malam ini…
Masihkah Allah menjadi tujuan hidupmu?
Ataukah hanya pilihan kedua…
setelah dunia menolakmu?
PEMUDA DALAM AL-QUR’AN
Allah tidak memuji orang tua dalam kisah Al-Kahfi.
Allah berfirman:
إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ
“Sesungguhnya mereka adalah PEMUDA yang beriman kepada Rabb mereka.”
PEMUDA…
bukan nabi,
bukan ulama besar,
bukan raja…
TAPI PEMUDA BIASA
yang memilih iman…
saat iman membuat mereka sendirian.
Wahai pemuda…
Mereka hidup di zaman kemaksiatan dinormalisasi.
Seperti zamanmu hari ini.
- Zina dianggap cinta
- Mabuk disebut healing
- Dosa disebut kebebasan
- Salat disebut fanatisme
Tapi mereka berdiri…
dan berkata:
رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
“Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi.”
📌 Pelajaran pahit untuk pemuda hari ini:
Iman tidak tumbuh di zona nyaman.
Iman tumbuh saat kamu berani berbeda.
IMAN YANG TERANCAM
Wahai pemuda…
Iblis tidak lagi datang membawa patung.
Ia datang membawa HP di genggamanmu.
Ia tidak lagi berkata:
“Sembahlah aku.”
Ia berkata:
“Lihat sebentar saja.”
“Nikmati dulu, tobat nanti.”
“Kamu masih muda.”
Rasulullah ﷺ bersabda:
«يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ»
“Akan datang zaman, orang yang menjaga agamanya seperti menggenggam bara api.”
Wahai pemuda…
Kalau hari ini menundukkan pandangan terasa berat,
itu bukan karena imanmu lemah…
tapi karena zamanmu sangat kejam.
Namun dengar ini baik-baik…
Allah tidak akan bertanya:
“Seberapa rusaknya zamanmu?”
Allah akan bertanya:
“Seberapa kuat imanmu di zaman itu?”
PILIHAN PEMUDA: GOA ATAU ISTANA
Pemuda Al-Kahfi kehilangan segalanya:
rumah…
keluarga…
masa depan…
Lalu mereka berkata:
فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ
“Mari kita berlindung ke dalam gua.”
Wahai pemuda…
Gua itu gelap… sempit… dingin.
Tapi di sanalah iman mereka hidup.
Sedangkan istana…
terang… luas… nyaman…
tapi mematikan iman.
❗ Tidak semua tempat terang menyelamatkanmu
❗ Tidak semua tempat gelap membinasakanmu
Yang menyelamatkanmu hanya satu:
Allah bersama atau tidak bersamamu
HARTA,
POPULARITAS, DAN KESOMBONGAN
Wahai pemuda…
Al-Kahfi juga mengisahkan pemuda kaya yang sombong.
Ia berkata:
مَا أَظُنُّ أَن تَبِيدَ هَٰذِهِ أَبَدًا
“Aku tidak mengira ini akan binasa.”
Itulah kalimat anak muda yang lupa Tuhan.
- Followers naik → lupa sujud
- Harta banyak → lupa zakat
- Dipuji → lupa asal-usul
Lalu kawannya berkata:
مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
📌 Wahai pemuda…
Kalau hari ini kamu punya:
- wajah
- tenaga
- kepintaran
- peluang
Dan kamu tidak berkata “Ini dari Allah”,
maka itu bukan nikmat… itu jebakan.
SERUAN LANGIT KEPADA PEMUDA
Wahai pemuda…
Allah tidak menunggu kamu sempurna.
Allah menunggu kamu jujur ingin kembali.
Rasulullah ﷺ bersabda:
«سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ… وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ»
“Tujuh golongan yang Allah naungi… salah satunya PEMUDA yang tumbuh dalam ibadah.
Wahai pemuda…
Kalau malam ini hatimu bergetar…
itu tanda Allah masih memanggilmu.
Jangan tunda…
jangan tunggu tua…
karena banyak yang mati muda tanpa sempat taubat.
PENUTUP
Wahai pemuda…
Dunia akan meninggalkanmu.
Teman akan meninggalkanmu.
HP akan ditinggalkan di liang lahatmu.
Yang masuk bersamamu hanya:
iman dan amalmu.
DOA
Ya Allah…
kami menutup majelis ini…
dengan hati yang lelah oleh dosa
dan jiwa yang malu menghadap-Mu.
اللهم لا تفضح شبابنا بذنوبهم…
Ya Allah…
jangan Engkau buka aib pemuda-pemuda kami…
di dunia…
dan jangan Engkau hinakan mereka di akhirat.
Ya Allah…
Engkau tahu betapa beratnya zaman ini bagi mereka.
Godaan datang dari depan…
dari belakang…
dari kanan dan kiri…
bahkan dari genggaman tangan mereka sendiri.
اللهم احفظ شباب المسلمين من الفتن ما ظهر منها وما بطن…
Ya Allah…
lindungi pemuda kami dari fitnah yang tampak
dan fitnah yang tersembunyi.
Ya Allah…
ada di antara pemuda kami
yang ingin taat tapi lingkungan menyeretnya…
yang ingin shalat tapi hatinya berat…
yang ingin hijrah tapi masa lalunya mengejarnya.
اللهم لا تتركهم لأنفسهم طرفة عين…
Ya Allah…
jangan Engkau serahkan mereka kepada diri mereka sendiri
walau sekejap mata.
Ya Allah…
ada pemuda yang tersenyum di luar…
tapi menangis sendirian di malam hari.
Ia lelah berpura-pura kuat…
ia malu mengaku rapuh…
ia bingung harus kembali ke mana…
اللهم كن لهم أبًا رحيمًا إذا قست عليهم الدنيا…
Ya Allah…
jadilah Pelindung mereka
saat dunia terlalu keras kepada mereka.
Ya Allah…
jika hari ini iman mereka naik-turun…
jika hari ini taubat mereka jatuh-bangun…
jika hari ini mereka sering kalah melawan hawa nafsu…
اللهم لا تقطع عنهم طريق الرجوع إليك…
Ya Allah…
jangan Engkau tutup pintu kembali kepada-Mu.
Ya Allah…
jika mata mereka pernah melihat yang Engkau benci…
jika tangan mereka pernah menyentuh yang Engkau haramkan…
jika kaki mereka pernah melangkah ke arah maksiat…
فاغفر لهم يا غفور…
ampuni mereka wahai Dzat Yang Maha Pengampun…
Ya Allah…
jadikan pemuda kami pemuda yang Engkau cintai…
bukan pemuda yang sekadar dikenal manusia…
tapi asing di langit karena dosanya.
اللهم اجعلهم من الذين نشؤوا في طاعتك…
Ya Allah…
jadikan mereka pemuda yang tumbuh dalam ketaatan.
Ya Allah…
jangan jadikan usia muda mereka
sebagai saksi yang menuntut mereka di akhirat…
tapi jadikan ia syafaat yang membela mereka...
Ya Allah…
kami titipkan masa depan umat ini
di pundak pemuda-pemuda ini…
Jika mereka rusak…
umat ini runtuh…
jika mereka Engkau jaga…
umat ini Engkau bangkitkan.
اللهم أصلح شبابنا…
اللهم أصلح شبابنا…
اللهم أصلح شبابنا…
Ya Allah…
jika malam ini ada pemuda
yang pertama kali hatinya bergetar karena-Mu…
maka jangan biarkan getaran ini padam.
ثبت قلوبهم على دينك يا مقلب القلوب…
Teguhkan hati mereka di atas agama-Mu…
Ya Allah…
kami akhiri doa ini
dengan penuh harap dan air mata…
Terimalah taubat kami…
ampuni dosa kami…
dan kumpulkan kami kelak
bersama Rasul-Mu ﷺ
dalam keadaan Engkau ridha...
وصلى الله على سيدنا محمد…
والحمد لله رب العالمين…
Post a Comment