AL-QĀRI‘AH: Ketukan Keras yang Menghancurkan Dunia!

“AL-QĀRI‘AH: Ketukan Keras yang Menghancurkan Dunia!”

Surah ini terdapat dalam:
(Al-Qur'an)


🌋 BAGIAN 1: APA ITU AL-QĀRI‘AH?


1️⃣ AYAT 1

ٱلْقَارِعَةُ

Artinya:
“Hari Kiamat.”

Disebut Al-Qāri‘ah karena ia “mengetuk keras”, mengguncang hati dengan kengerian.

🧠 Tafsir Ulama

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim menjelaskan:
Al-Qāri‘ah adalah salah satu nama hari kiamat karena kedahsyatannya memukul hati manusia.


2️⃣ AYAT 2

مَا ٱلْقَارِعَةُ

“Apakah Al-Qāri‘ah itu?”

Ini gaya bahasa untuk mengagungkan dan menakutkan.


3️⃣ AYAT 3

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ

“Dan tahukah kamu apakah Al-Qāri‘ah itu?”

Imam Al-Qurthubi dalam Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an menjelaskan:
Pengulangan ini menunjukkan dahsyatnya peristiwa tersebut.


😄 Humor 

Kalau listrik mati saja kita panik:
“Eh token habis ya?”

Kalau internet mati 10 menit:
“Ini provider bangkrut ya?”

Bayangkan kalau dunia benar-benar dimatikan total…
Bukan mati lampu…
Tapi mati alam semesta!


🦋 BAGIAN 2: MANUSIA SEPERTI LARON 


4️⃣ AYAT 4

يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ

“Pada hari itu manusia seperti laron yang bertebaran.”

🧠 Tafsir

Imam At-Tabari dalam Jami’ al-Bayan:
Manusia kebingungan, bergerak tanpa arah seperti serangga beterbangan.


😄 Humor

Pernah lihat laron kena lampu?

Muter-muter.
Tabrakan.
Jatuh.

Begitulah manusia saat kiamat — panik, bingung, tidak tahu arah.


5️⃣ AYAT 5

وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ

“Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihamburkan.”

Gunung yang kokoh…
Hancur seperti kapas.


📖 Dalil Pendukung

وَتَسِيرُ ٱلْجِبَالُ سَيْرًا
“Gunung-gunung berjalan.”
(Al-Qur'an – Ath-Thur:10)


😄 Humor

Kalau gunung saja ringan seperti kapas…
Rumah KPR kita?
Sudah pasti “auto rata tanah” 😅


⚖ BAGIAN 3: TIMBANGAN AMAL 


AYAT 6

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُ

“Adapun orang yang berat timbangannya…”

Berat karena amal baik.


AYAT 7

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ

“Maka ia dalam kehidupan yang memuaskan.”

🧠 Tafsir

Imam Ibnu Katsir:
Yaitu kehidupan di surga yang penuh kenikmatan dan keridhaan.


🕌 Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
“Dua kalimat ringan di lisan, berat di timbangan…”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)


😄 Humor

Kalimatnya ringan…
Tapi kita lebih sering bilang:
“Eh gosip baru tahu nggak?” 😅

Padahal yang berat di timbangan itu dzikir, bukan gosip.


AYAT 8

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُ

“Adapun orang yang ringan timbangannya…”

Ringan karena amal sedikit.


AYAT 9

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ

“Maka tempat kembalinya adalah Hawiyah.”

AYAT 10

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ

“Dan tahukah kamu apa itu Hawiyah?”


AYAT 11

نَارٌ حَامِيَةٌ

“Api yang sangat panas.”


🧠 Tafsir

Imam Al-Qurthubi:
Hawiyah adalah neraka yang sangat dalam dan panasnya luar biasa.


🕌 Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

نَارُكُمْ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ
“Api dunia kalian hanyalah satu bagian dari tujuh puluh bagian api neraka.”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)


😄 Humor 

Api kompor saja kita tiup-tiup kepanasan.

Ini neraka 70 kali lebih panas…

Masih mau main-main dengan dosa?


KESIMPULAN 

Al-Qāri‘ah adalah ketukan keras.

Manusia akan panik seperti laron.
Gunung akan hancur seperti kapas.
Amal akan ditimbang.

Pertanyaannya:

Timbangan kita berat…
atau ringan?


🎬 PENUTUP 

Saudara-saudaraku…

Hari itu bukan soal kaya atau miskin.
Bukan soal jabatan atau gelar.

Yang dihitung hanya satu:
Berat atau ringan?

Semoga Allah menjadikan timbangan kita berat.

Aamiin.



Tidak ada komentar