AL-QĀRI‘AH: SAAT DUNIA DIPUKUL SEKALI… DAN SELESAI!
“AL-QĀRI‘AH: SAAT DUNIA DIPUKUL SEKALI… DAN SELESAI!”
Surah ini terdapat dalam:
(Al-Qur'an)
🌋 BAGIAN 1 – KETUKAN YANG MENGGETAR KAN
📖 Ayat 1–3
ٱلْقَارِعَةُ
مَا ٱلْقَارِعَةُ
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ
“Hari Kiamat.”
“Apakah hari Kiamat itu?”
“Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?”
Saudara-saudaraku…
Allah tidak langsung menjelaskan.
Allah membuat kita tegang dulu.
Apa itu Al-Qāri‘ah?
Kata para ulama seperti Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim:
Al-Qāri‘ah artinya sesuatu yang mengetuk keras, menghantam hati dengan dahsyat.
Ini bukan sekadar “hari akhir”.
Ini ketukan keras.
Ketukan yang tidak bisa diabaikan.
Ketukan yang menghancurkan sistem dunia.
😄 Humor
Kalau pintu rumah diketuk keras tengah malam…
Langsung jantung bergetar.
Ini bukan pintu rumah yang diketuk.
Ini bumi yang diketuk.
Dan sekali diketuk…
Game over.
🦋 BAGIAN 2 – MANUSIA SEPERTI LARON
📖 Ayat 4
يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ
“Pada hari itu manusia seperti laron yang bertebaran.”
Imam At-Tabari dalam Jami’ al-Bayan:
Mereka bergerak tanpa arah, bingung, panik.
Saudara…
Hari itu tidak ada lagi orang tenang.
Tidak ada influencer.
Tidak ada pejabat.
Tidak ada bodyguard.
Semua seperti laron.
Muter.
Tabrakan.
Jatuh.
😄 Humor Menghidupkan
Pernah lihat laron masuk rumah?
Muter-muter ke lampu.
Nabrak dinding.
Jatuh ke lantai.
Begitulah manusia saat kiamat.
Yang dulu sombong bilang,
“Saya punya kuasa…”
Hari itu tidak punya arah.
🏔 BAGIAN 3 – GUNUNG HANCUR
📖 Ayat 5
وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ
“Gunung-gunung seperti bulu yang dihamburkan.”
Gunung yang kokoh…
Hancur seperti kapas.
Allah berfirman:
وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
“Gunung-gunung dijalankan lalu menjadi fatamorgana.”
(Al-Qur'an – An-Naba:20)
Kalau gunung saja hancur…
Apa lagi kesombongan manusia?
🔥 Hentakan
Kita bangga rumah dua lantai.
Bangga mobil mewah.
Gunung saja dihancurkan.
Masih bangga?
⚖ BAGIAN 4 – TIMBANGAN AMAL
📖 Ayat 6–7
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُ
فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ
Yang berat timbangannya…
Hidup bahagia.
Rasulullah ﷺ bersabda:
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ…
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
Saudara…
Yang berat itu bukan uang.
Yang berat itu amal.
📖 Ayat 8–9
وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُ
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
Yang ringan timbangannya…
Tempatnya Hawiyah.
📖 Ayat 10–11
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا هِيَهْ
نَارٌ حَامِيَةٌ
Api yang sangat panas.
Rasulullah ﷺ bersabda:
نَارُكُمْ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
🔥 Hentakan Keras
Kompor saja panasnya tidak tahan.
Ini 70 kali lebih panas.
Masih mau ringan timbangannya?
😄 Humor
Di dunia orang takut timbangan badan naik.
Tapi tidak takut timbangan amal turun 😅
🌊 TRANSISI KE INTROSPEKSI
Saudara-saudaraku…
Kalau hari ini Allah timbang amal kita…
Berat?
Atau ringan?
Shalat kita khusyuk?
Atau sekadar gerakan?
Sedekah kita ikhlas?
Atau cari pujian?
😭 DOA
Ya Allah…
Jika Al-Qāri‘ah datang hari ini…
Apakah kami siap?
Ya Allah…
Kami sering lupa bahwa hari itu pasti datang…
Kami sibuk dunia…
Sibuk harta…
Sibuk urusan yang fana…
Ya Allah…
Saat manusia seperti laron…
Jangan Engkau jadikan kami laron yang tersesat…
Saat gunung hancur…
Jangan Engkau hancurkan iman kami…
Ya Allah…
Beratkan timbangan kami…
Dengan istighfar kami…
Dengan sedekah kami…
Dengan sujud kami…
Ya Allah…
Jika amal kami sedikit…
Tambahkan dengan rahmat-Mu…
Jika dosa kami banyak…
Hapus dengan ampunan-Mu…
Ya Allah…
Kami takut Hawiyah…
Kami takut api yang membakar…
Kami lemah…
Kami tidak kuat…
Selamatkan kami ya Allah…
Ya Allah…
Jadikan kami termasuk orang yang berat timbangannya…
Masukkan kami ke dalam kehidupan yang Engkau ridai…
Jauhkan kami dari api yang sangat panas…
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment