ALLAH… ALLAH… PADA MEREKA YANG DI BAWAH TANGAN KITA
“ALLAH… ALLAH… PADA MEREKA YANG DI BAWAH TANGAN KITA”
1. PEMBUKAAN TEMA
Jamaah rahimakumullah…
Islam tidak hanya mengatur shalat dan puasa,
tapi mengatur cara kita memperlakukan orang yang lemah.
Bahkan pesan terakhir Nabi ﷺ menjelang wafat bukan:
“Perbanyak bisnis…”
tapi:
«الصَّلَاةَ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ»
“Jagalah shalat dan jagalah mereka yang berada di bawah kekuasaan kalian.”
📚 (HR. Abu Dawud, Ahmad)
💥 Artinya:
Ibadah vertikal tanpa akhlak sosial = cacat.
2. DALIL AL-QUR’AN (Fondasi Utama)
QS. An-Nisā’ : 36
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا
وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ
وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ
وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ
وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ
Terjemah:
“Sembahlah Allah dan jangan mempersekutukan-Nya, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin… dan kepada mereka yang berada di bawah kekuasaanmu.”
📌 Kata ulama tafsir (Ibnu Katsir):
Allah menyandingkan mā malakat aymānukum dengan tauhid dan bakti kepada orang tua, menunjukkan betapa besarnya hak mereka.
📚 Tafsir Ibnu Katsir, Juz 2
3. HADIS PUSAT BAB (Inti Ceramah)
HR. Bukhari & Muslim – dari Abu Dzar
«إِخْوَانُكُمْ خَوَلُكُمْ، جَعَلَهُمُ اللَّهُ تَحْتَ أَيْدِيكُمْ…»
Terjemah:
“Mereka adalah saudara kalian yang Allah letakkan di bawah tangan kalian.
Berilah mereka makan seperti yang kalian makan, pakaian seperti yang kalian pakai,
jangan kalian bebani di luar kemampuan mereka, dan jika kalian membebani, bantulah.”
💥 Komentar Imam an-Nawawi:
Hadis ini adalah landasan haramnya merendahkan pembantu dan pekerja serta wajibnya memperlakukan mereka dengan ihsan.
📚 Syarh Shahih Muslim
4. HUMOR
😄 Humor aman tapi kena:
Jamaah…
Kadang ART disuruh:
- Masak
- Nyapu
- Nyetrika
- Jaga anak
- Buka pagar
- Tutup pagar
- Bantu live Shopee
Tapi gajinya…
“InsyaAllah pahala, Mbak.”
💥 Islam bilang:
Kalau capek → bantu
Kalau salah → maafkan
Kalau nggak cocok → lepaskan dengan baik, bukan dimaki.
5. DOSA BESAR: MENYAKITI YANG LEMAH
HR. Ahmad
«أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ»
Terjemah:
“Aku akan menjadi lawan mereka pada hari kiamat.”
📌 Siapa?
Orang yang menzalimi budak, pekerja, orang di bawah kekuasaannya.
📚 Musnad Ahmad
💥 Kata Imam Ibnul Qayyim:
Tidak ada ancaman yang lebih berat daripada Rasulullah sendiri menjadi penuntut di hari kiamat.
📚 Zadul Ma’ad
6. KISAH SAHABAT (PENAMBAH HARU)
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu
Beliau memanggil budaknya 3 kali, tidak dijawab.
Ketika datang:
Ali bertanya:
“Kenapa tidak menjawab?”
Budak itu menjawab:
“Aku merasa aman dari hukumanmu, maka aku malas.”
💥 Ali berkata:
“Pergilah, engkau merdeka karena Allah.”
📚 Hilyatul Auliya’
📌 Pesan:
Orang beriman ditakuti karena adil, bukan karena kasar.
7. BAHKAN HEWAN SAJA DIADILI ALLAH
HR. Bukhari – Kisah Kucing
“Seorang wanita masuk neraka karena mengurung kucing…”
📌 Kata Imam al-Qurthubi:
Jika kucing saja dituntut, maka manusia yang dizalimi lebih utama dituntut.
📚 Tafsir al-Qurthubi
😄 Humor reflektif:
Kucing aja dibela Allah…
apalagi ART yang tiap hari masak sambil dimarahi.
8. STANDAR IMAN: HUSNUL MILKAH
Hadis:
«حُسْنُ الْمِلْكَةِ يُمْنٌ»
“Memperlakukan bawahan dengan baik membawa keberkahan.”
📌 Imam al-Ghazali berkata:
Akhlak kepada yang lemah adalah cermin tauhid seseorang.
📚 Ihya’ Ulumiddin
9. PENUTUP MENUSUK HATI
Jamaah…
- Jangan bangga haji berkali-kali
- Jangan bangga sedekah besar
Kalau:
- Pembantu menangis
- Karyawan terzalimi
- Buruh dizalimi gajinya
💥 Takutlah… karena Nabi ﷺ berkata:
“Aku akan jadi musuhmu di hari kiamat.”
10. PENUTUP HUMOR HALUS
😄
Kalau mau dites imannya,
jangan tanya:
“Berapa rakaat tarawih?”
Tanya saja:
“Gimana nada bicaramu ke orang yang gajinya dari kamu?”
RUJUKAN KITAB UTAMA
- Adab al-Dunya wa ad-Din – al-Mawardi
- Syarh Shahih Muslim – an-Nawawi
- Zadul Ma’ad – Ibnul Qayyim
- Ihya’ Ulumiddin – al-Ghazali
- Hilyatul Auliya’ – Abu Nu’aim
- Tafsir Ibnu Katsir & al-Qurthubi
Post a Comment