An-Naba’: Berita Besar yang Akan Menghentikan Semua Tawa Dunia


“An-Naba’: Berita Besar yang Akan Menghentikan Semua Tawa Dunia”

(Tadabbur Surah An-Naba 1–40)


🟢 PEMBUKAAN 

Bismillahirrahmanirrahim…

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah…

Hari ini kita hidup di zaman berita.

Berita politik.
Berita selebriti.
Berita saham.
Berita viral.

Tapi Allah membuka surah ini dengan pertanyaan besar:

عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ
Tentang apa mereka saling bertanya-tanya?

Tentang diskon?
Tentang kekuasaan?
Tentang trending?

Tidak…

عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ
Tentang BERITA BESAR.

Berita apa?

Berita KIAMAT.

Nada mulai ditekan perlahan…

Saudara…
Berita ini bukan gosip.
Bukan isu politik.
Bukan hoaks.

Ini kepastian.


🔥 BAGIAN 1 – PERSOALAN MANUSIA: MENGANGGAP KIAMAT REMEH 

الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ

Ada yang percaya.
Ada yang menertawakan.

Zaman Nabi pun sama.

Orang Quraisy berkata:
“Mana mungkin tulang belulang hidup lagi?”

Sekarang beda bahasa, tapi sama sikap:

“Ya kiamat ada sih… tapi nanti lah.”

Allah jawab tegas:

كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan tahu!

Dan diulang lagi…

ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ

Ancaman kedua lebih keras.

Saudaraku…
Kalau Allah sudah ulang ancaman…
Itu bukan main-main.


🌍 BAGIAN 2 – BUKTI KEKUASAAN ALLAH

Allah mengajak kita berpikir:

Bukankah bumi Kami jadikan hamparan?
Gunung sebagai pasak?
Tidur sebagai istirahat?
Malam sebagai pakaian?
Siang untuk mencari penghidupan?

Siapa yang mengatur semua ini?

Kita tidak pernah bayar sewa oksigen.
Tidak pernah bayar cahaya matahari.

Kalau matahari telat terbit 1 jam saja…
Dunia panik.

Tapi Allah atur miliaran tahun tanpa salah.

Kalau Allah bisa mengatur alam semesta…
Apakah sulit bagi-Nya membangkitkan kita?


🌧 BAGIAN 3 – DARI HUJAN SAMPAI TANAMAN 

Kami turunkan hujan yang tercurah…
Kami tumbuhkan biji-bijian…
Kebun-kebun yang lebat…

Air yang turun dari langit…
Menghidupkan tanah mati.

Bukankah itu miniatur kebangkitan?

Tanah mati hidup lagi.
Manusia mati hidup lagi.


⚡ BAGIAN 4 – HARI KEPUTUSAN 

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا

Hari Pemisahan.

Hari di mana topeng jatuh.

يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ

Sangkakala ditiup.

Kuburan terbuka.
Manusia bangkit.

Bayangkan…

Orang kaya dan miskin berdiri sejajar.
Presiden dan tukang parkir berdiri sama.
Tak ada ajudan.
Tak ada bodyguard.

Langit dibuka.

Gunung berjalan seperti fatamorgana.

Semua yang kokoh… runtuh.

Dan kita berdiri sendirian.


🔥 BAGIAN 5 – NERAKA MENGINTAI 

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا

Neraka itu mengintai.

Bukan kebetulan.
Bukan salah alamat.

لَابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا

Berabad-abad.

Tidak ada AC.
Tidak ada mati listrik.
Tidak ada jeda.

فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا

Rasakan!
Dan tidak akan ditambah kecuali azab.

Apa dosa mereka?

Mereka tidak takut hisab.
Mereka mendustakan ayat-ayat Allah.


🌿 BAGIAN 6 – KONTRAS SURGA 

Tiba-tiba suasana berubah.

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا

Bagi orang bertakwa ada kemenangan.

Kebun.
Anggur.
Minuman yang tidak memabukkan.
Tidak ada kata sia-sia.

Bayangkan…

Di dunia minum berlebihan → ribut.
Di surga minum → tenang, bahagia, tanpa dosa.

MasyaAllah…


🎯 BAGIAN PENUTUP 

يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ

Setiap orang melihat apa yang dia lakukan.

Dan orang kafir berkata:

يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا

“Seandainya aku dulu tanah…”

Penyesalan…
Terlambat.

Jordan…
Hadirin…

Malam ini kita masih diberi waktu.

Jangan tunggu jadi tanah…
Baru ingin taat.


🤲 DOA 

Ya Allah…
Ya Rabb yang menurunkan Surah An-Naba…

Engkau kabarkan kepada kami berita besar…
Tapi hati kami sering lalai…

Ya Allah…
Kalau selama ini kami mendengar ayat-Mu tapi tidak berubah…
Ampuni kami…

Ya Allah…
Kami takut hari ketika sangkakala ditiup…
Kami takut berdiri tanpa amal…

Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan kami termasuk yang Engkau katakan:
“Rasakan! Tidak akan ditambah kecuali azab…”

Ya Allah…
Kami lemah…
Kami sering kalah oleh hawa nafsu…

Ampuni shalat kami yang lalai…
Ampuni lisan kami yang menyakiti…
Ampuni mata kami yang khianat…

Ya Allah…
Selamatkan kami dari neraka yang mengintai…
Lindungi kami dari panas yang tak berujung…

Ya Allah…
Masukkan kami ke dalam golongan muttaqin…
Yang Engkau janjikan kemenangan…

Ya Allah…
Jadikan anak-anak kami ahli surga…
Pasangan kami ahli surga…
Orang tua kami ahli surga…

Ya Allah…
Saat kami melihat amal kami kelak…
Biarlah kami tersenyum…
Bukan menangis penyesalan…

Ya Allah…
Tutup hidup kami dengan husnul khatimah…
Kumpulkan kami bersama Nabi-Mu…
Di taman surga-Mu…

Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin…



Tidak ada komentar