ANAK DURHAKA ITU DIBESARKAN, BUKAN DATANG TIBA-TIBA
“ANAK DURHAKA ITU DIBESARKAN, BUKAN DATANG TIBA-TIBA”
⏱️ MENIT 0–10
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين
الذي جعل الأبناء أمانة
وأشهد أن لا إله إلا الله
وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله
Jamaah rahimakumullah…
Kalau kita dengar kata “anak durhaka”,
hati kita langsung panas.
Mulut kita langsung bilang:
“Anak sekarang emang rusak!”
😄 Humor :
Anak sekarang kurang ajar.
Tapi aneh…
yang ngajarin ngomel siapa ?
Islam itu adil.
Sebelum Allah tanya:
👉 “Kenapa anakmu durhaka?”
Allah akan tanya dulu:
👉 “Apa yang kau berikan kepada anakmu?”
⏱️ MENIT 10–25
DALIL UTAMA: 3 HAK ANAK ATAS ORANG TUA
Rasulullah ﷺ bersabda:
Arab:
«مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ:
أَنْ يُحْسِنَ اسْمَهُ إِذَا وُلِدَ،
وَيُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ إِذَا عَقَلَ،
وَيُزَوِّجَهُ إِذَا أَدْرَكَ»
Artinya:
“Hak anak atas orang tuanya ada tiga:
- Diberi nama yang baik
- Diajarkan Al-Qur’an ketika berakal
- Dinikahkan ketika telah mampu.”
📚 Tanbīh al-Ghāfilīn – Abū Laits as-Samarqandī
🧠 Penjelasan ulama
Abū Laits berkata:
“Barang siapa menyia-nyiakan pendidikan anaknya, lalu mengeluh atas keburukannya, ia seperti menanam duri dan berharap panen anggur.”
😄 Humor nyentil:
Anak disuruh ngaji.
Anak jawab:
“Ayah dulu ngaji di mana?”Ayah jawab:
“Zaman ayah beda!”
⏱️ MENIT 25–40
KISAH UMAR: ORANG TUA BISA LEBIH DULU DURHAKA
Seorang ayah datang ke Umar radhiyallahu ‘anhu:
“Anakku durhaka!”
Umar bertanya ke anak.
Ternyata ayahnya:
- ❌ menikah asal-asalan
- ❌ memberi nama buruk
- ❌ tidak mengajarkan Al-Qur’an
Anak berkata:
“Ayah menamaiku Ju‘al (kumbang).”
😄 Humor (Indonesia banget):
Bayangkan anak dipanggil:
“Kumbang… Kumbang…”Baru dipanggil saja sudah dosa jariyah.
Umar berkata kepada ayah:
“Engkau telah mendurhakainya sebelum ia mendurhakaimu.”
📚 Tanbīh al-Ghāfilīn
⏱️ MENIT 40–55
KISAH NYATA INDONESIA
Kisah nyata, sering terjadi di desa & kota:
Ada seorang ayah…
setiap hari marah.
Kalau pulang kerja:
- Anak salah dikit → bentak
- Nilai jelek → bandingkan
- Nangis → dibilang cengeng
😄 Humor pahit:
Anak belum ngerti salahnya apa…
Tapi sudah tahu:
“Ayah pasti marah.”
Anak ini tumbuh…
- bicara kasar
- mudah emosi
- membentak ibunya
Suatu hari ayahnya berkata:
“Anak ini durhaka!”
Padahal…
anak itu hanya meniru suara yang paling sering ia dengar di rumah.
🧠 Kaidah ulama:
“Anak adalah rekaman hidup orang tuanya.”
⏱️ MENIT 55–65
KISAH PETANI & ANAKNYA
Seorang ayah mengadu:
“Anakku memukulku!”
Ditanya ulama:
“Apakah kau ajari adab?”
“Tidak.”
“Al-Qur’an?”
“Tidak.”
Ulama berkata:
😄 Humor klasik :
“Mungkin saat ia ke sawah,
sambil bernyanyi,
lalu engkau datang,
ia kira engkau sapi…
maka dipukul.”
Pesan di balik humor:
Anak tanpa ilmu = tenaga tanpa akal.
⏱️ MENIT 65–75
ANAK ITU CERMIN (KISAH BALASAN)
Tsabit al-Bunani meriwayatkan:
Seorang ayah dipukul anaknya.
Ia berkata:
“Dulu aku memukul ayahku di tempat yang sama.”
📚 Tanbīh al-Ghāfilīn
(diam…)
Jamaah…
Jangan heran anak membentak…
kalau dulu kita membentak orang tua.
⏱️ MENIT 75–80
ORANG TUA JUGA WAJIB MEMUDAHKAN BAKTI
Rasulullah ﷺ bersabda:
Arab:
«رَحِمَ اللَّهُ وَالِدًا أَعَانَ وَلَدَهُ عَلَى بِرِّهِ»
Artinya:
“Allah merahmati orang tua yang membantu anaknya untuk berbakti.”
😄 Humor lembut:
Anak disuruh jujur.
Tapi disuruh bohong ke tamu.Anak bingung:
“Yang ini sunnah apa wajib?”
⏱️ MENIT 80–90
🤲 DOA
اللهم…
Ya Allah…
kami datang bukan sebagai orang tua yang sempurna…
tapi sebagai orang tua yang banyak salah.
Ya Allah…
ampuni kami…
jika kami lebih sering marah daripada mendidik…
lebih sering menuntut daripada mencontohkan…
lebih sering menyalahkan anak…
daripada memperbaiki diri kami sendiri.
Ya Allah…
jika hari ini anak-anak kami keras…
lembutkan hati mereka…
dan lembutkan hati kami terlebih dahulu.
Jika lisan mereka kasar…
ampuni kami…
karena mungkin kamilah yang pertama mengeraskannya.
Ya Allah…
jangan Engkau jadikan anak-anak kami
sebagai saksi keburukan kami di akhirat…
tapi jadikan mereka penolong kami
dengan doa-doa mereka.
Ya Allah…
jika kami mati nanti…
jangan Engkau tanyakan dulu harta yang kami tinggalkan…
tapi lihatlah anak saleh yang kami wariskan.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Allah…
jika hari ini ada air mata jatuh…
jadikan ia tanda taubat…
dan awal perubahan…
di rumah-rumah kami.
آمين…
آمين…
آمين يا رب العالمين…
Post a Comment