ANTARA RAHMAT ALLAH DAN TAKUT AKAN HISAB-NYA. Menata Hati Agar Tidak Putus Asa dan Tidak Merasa Aman dari Murka-Nya

ANTARA RAHMAT ALLAH DAN TAKUT AKAN HISAB-NYA

Menata Hati Agar Tidak Putus Asa dan Tidak Merasa Aman dari Murka-Nya


I. MUKADIMAH 

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn.
Segala puji bagi Allah yang rahmat-Nya lebih luas dari dosa-dosa kita,
namun azab-Nya lebih berat dari yang sanggup kita tanggung.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
nabi yang paling takut kepada Allah,
namun juga paling berharap kepada rahmat-Nya.

Hadirin yang dirahmati Allah…

Manusia itu unik.
Kalau diingatkan neraka → bilang “Islam kok serem.”
Kalau diingatkan surga → bilang “Allah Maha Pengampun.

Padahal Islam bukan agama menakut-nakuti,
dan bukan pula agama meninabobokan.

(Humor ringan pembuka)

Ada orang kalau dengar neraka langsung bilang,
“Tenang ustadz… Allah Maha Pengampun.”
Tapi kalau dengar pajak… langsung pucat. 😄
Takut pajak, tapi merasa aman dari murka Allah.


II. HAKIKAT RAHMAT ALLAH YANG LUAS 

📜 Hadits Agung Tentang Rahmat

جَعَلَ اللَّهُ الرَّحْمَةَ مِائَةَ جُزْءٍ…

“Allah menjadikan rahmat itu seratus bagian.
Satu bagian Allah turunkan ke dunia,
dengannya seluruh makhluk saling menyayangi…”
📚 HR. Bukhari & Muslim

🧠 Penjelasan Ulama

Imam Ibnu Hajar رحمه الله:

“Kasih sayang ibu kepada anaknya hanyalah 1% dari rahmat Allah.”
📚 Fathul Bāri

Kalau 1% saja membuat ibu tak tega menyakiti anaknya…
bagaimana dengan 99% rahmat Allah di akhirat?

(Humor lembut)

Jamaah…
kita ini sering curiga sama Allah,
tapi percaya penuh sama diri sendiri yang sering khilaf. 😄


III. RAHMAT ALLAH LUAS, TAPI TIDAK MURAH TANPA SYARAT

📖 Al-Qur’an

{وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ}

“Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”
📚 QS. Al-A‘raf: 156

Namun ayatnya lanjut:

{فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ}

“Aku tetapkan rahmat itu bagi orang-orang yang bertakwa.”

🧠 Tafsir Al-Qurthubi

“Rahmat umum untuk semua makhluk,
tapi rahmat keselamatan hanya bagi yang bertakwa.”
📚 Tafsir Al-Qurthubi

(Humor analogi)

Rahmat Allah itu kayak hujan:
turun ke mana-mana…
tapi yang bawa ember, yang dapat banyak. 😄


IV. AMAL TIDAK MENJAMIN SURGA 

📜 Hadits Menggetarkan

لَنْ يَنْجُوَ أَحَدُكُمْ بِعَمَلِهِ

“Tidak ada seorang pun masuk surga karena amalnya.”
Para sahabat bertanya: Termasuk engkau wahai Rasulullah?
Beliau menjawab:
“Termasuk aku, kecuali Allah melimpahkanku dengan rahmat-Nya.”
📚 HR. Bukhari & Muslim

🧠 Syaikh Ibnu ‘Utsaimin

“Amal hanyalah sebab,
rahmat Allah penentu akhir.”
📚 Syarh Riyadhus Shalihin

Kalau Nabi ﷺ saja tidak merasa aman…
siapa kita berani berkata: “InsyaAllah aman.”?

(Humor pahit)

Amal kita itu kayak baterai HP KW…
kelihatan penuh,
dipakai sebentar… mati. 😄


V. DOSA BESAR TIDAK MENUTUP PINTU TAUBAT

📜 Hadits Pembunuh 100 Jiwa

Seorang lelaki membunuh 99 orang… lalu 100…
ia bertanya tentang taubat…
lalu wafat di tengah jalan menuju taubat…
Allah mengampuninya.
📚 HR. Bukhari & Muslim

🧠 Imam An-Nawawi

“Hadits ini dalil bahwa taubat diterima
selama ruh belum sampai tenggorokan.”
📚 Syarh Shahih Muslim

(Humor reflektif)

Ada orang dosanya belum seberapa…
tapi putus asa duluan.
Ini bukan takut neraka, tapi kurang kenal Allah.


VI. IMAN SEIMBANG: TAKUT & HARAP 

📜 Hadits

لَوْ وُزِنَ خَوْفُ الْمُؤْمِنِ وَرَجَاؤُهُ لَاعْتَدَلَا

“Jika takut dan harap seorang mukmin ditimbang, keduanya seimbang.”
📚 HR. At-Tirmidzi (hasan)

🧠 Fudhail bin ‘Iyadh

“Saat sehat → takut lebih dominan.
Saat sakarat → harap lebih dominan.”
📚 Hilyatul Auliya’


VII. TRANSISI MENUJU DOA 

Hadirin…
kita sering takut miskin…
takut gagal…
takut kehilangan manusia…

Tapi jarang duduk sendirian bertanya:
“Kalau malam ini aku wafat… siapkah aku menghadap Allah?”


🤲 DOA 

Ya Allah…
kami berdiri di hadapan-Mu bukan membawa amal…
tapi membawa dosa yang menggunung dan harapan yang rapuh

Ya Allah…
jika Engkau adili kami dengan keadilan-Mu,
kami binasa…
tapi jika Engkau perlakukan kami dengan rahmat-Mu,
kami selamat…

Ya Allah…
ampuni dosa yang kami ingat…
dan dosa yang kami lupakan…
dosa yang terang-terangan…
dan dosa yang kami sembunyikan…

Ya Allah…
jangan jadikan kami orang yang merasa aman dari murka-Mu,
dan jangan jadikan kami orang yang putus asa dari rahmat-Mu

Ya Allah…
saat sakaratul maut datang…
ringankan…
saat malaikat maut menatap kami…
lembutkan…

Ya Allah…
jika malam ini adalah malam terakhir kami…
tutup usia kami dengan husnul khatimah

Rabbana…
jangan Engkau bangkitkan kami di hari kiamat
kecuali dalam keadaan Engkau ridha…

Āmīn… Āmīn… Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…



Tidak ada komentar