Balasan Paling Sempurna, Kekuasaan Mutlak Allah, Sejarah Kehancuran Umat, dan Seruan Sujud Terakhir
Balasan Paling Sempurna, Kekuasaan Mutlak Allah, Sejarah Kehancuran Umat, dan Seruan Sujud Terakhir
QS An-Najm: 41
النص العربي:
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَى
Terjemah: “Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.”
Ulasan Ulama:
- Ibnu Katsir: Allah membalas amal hamba dengan keadilan mutlak; kebaikan dilipatgandakan, keburukan dibalas setimpal atau diampuni.
- Al-Qurthubi: Al-jazā’ al-awfā menunjukkan tidak ada amal sekecil apa pun yang luput dari perhitungan Allah.
📚 Rujukan: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi.
💡 Humor mimbar:
“Di dunia nilai bisa salah input. Di akhirat? Audit langsung dari Allah, tanpa koneksi internet.” 😄
QS An-Najm: 42
النص العربي:
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰ
Terjemah: “Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan segala sesuatu.”
Dalil Pendukung:
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
(QS Al-Baqarah: 156)
Ulasan:
- Ath-Thabari: semua perjalanan hidup, kekuasaan, dan ambisi manusia berakhir di hadapan Allah untuk dihisab.
QS An-Najm: 43–44
النص العربي:
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
Terjemah: “Dan Dialah yang menjadikan tertawa dan menangis. Dan Dialah yang mematikan dan menghidupkan.”
Hadis Pendukung:
«لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا» (HR. Bukhari & Muslim)
Tadabbur:
Tawa dan tangis adalah ujian. Yang berbahaya bukan tertawa, tapi lupa Allah saat tertawa.
QS An-Najm: 45–47
النص العربي:
وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ
Terjemah: “Dan Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan, dari air mani ketika dipancarkan. Dan Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan).”
Ulasan Ulama:
- Ar-Razi: yang menciptakan dari nuthfah mampu menghidupkan kembali setelah mati.
QS An-Najm: 48–49
النص العربي:
﴿وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ﴾
Terjemah: “Dan Dialah yang memberi kekayaan dan kecukupan. Dan Dialah Rabb bintang Syi‘ra.”
Pesan Tauhid:
- Ibnu Katsir: ayat ini menghancurkan syirik astrologi dan penyembahan benda langit.
💡 Humor:
“Zodiak bilang rezekimu seret. Allah bilang: Aku yang Maha Memberi Rezeki. Pilih siapa?” 😄
QS An-Najm: 50–55
Sejarah Azab = Peringatan Nyata
النص العربي (ringkas):
وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَىٰ وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَىٰ وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ
Terjemah ringkas: “Allah membinasakan kaum ‘Ad, Tsamud, kaum Nuh, dan negeri-negeri kaum Luth.”
Ulasan:
- Ibnu Katsir: mereka dihancurkan bukan karena lemah, tapi karena sombong dan menolak kebenaran.
QS An-Najm: 56–58
النص العربي:
﴿هَٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْأُولَىٰ أَزِفَتِ الْآزِفَةُ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ﴾
Terjemah: “Ini adalah pemberi peringatan seperti peringatan terdahulu. Telah dekat hari kiamat. Tidak ada yang dapat menyingkapkannya selain Allah.”
Hadis:
«بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ» (HR. Bukhari)
QS An-Najm: 59–62 (PENUTUP & SUJUD)
النص العربي:
أَفَمِنْ هَٰذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ وَأَنتُمْ سَامِدُونَ فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا
Terjemah: “Maka apakah kalian heran terhadap Al-Qur’an ini? Kalian tertawa dan tidak menangis? Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah Dia.”
Puncak Mimbar:
- Ajakan taubat
- Sujud tilawah
- Penyerahan total kepada Allah
TRANSISI DOA
“Ya Allah… kami terlalu banyak tertawa, terlalu sedikit menangis…”
KITAB RUJUKAN UTAMA
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Al-Qurthubi
- Tafsir Ath-Thabari
- Shahih Bukhari & Muslim
- Riyadhus Shalihin
Post a Comment