DOSA EKONOMI YANG MEMBUNUH RAHMAT

DOSA EKONOMI YANG MEMBUNUH RAHMAT


1️⃣ PEMBUKA: DOSA YANG KELIHATAN “BISNIS”, PADAHAL DOSA BESAR

Jamaah rahimakumullah…

Ada dosa yang kalau dilakukan:

  • tidak mabuk
  • tidak zina
  • tidak berdarah

Tapi langit murka
dan bumi menangis.

Dosa itu bukan di masjid,
tapi di gudang.
Bukan di sajadah,
tapi di karung beras.

Namanya: AL-IHTIKĀR — MENIMBUN BARANG KEBUTUHAN UMAT.

😅 Humor pembuka:
Kadang orang bilang,

“Saya bukan penimbun, Ustaz… saya cuma nahan barang sambil nunggu harga naik.”

Itu definisi ihtikar versi modern 😄


2️⃣ DALIL UTAMA: PENIMBUN = ORANG BERDOSA

📜 Hadis Nabi ﷺ

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ:
«لَا يَحْتَكِرُ إِلَّا خَاطِئٌ»

“Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
Tidak ada yang menimbun kecuali orang berdosa.”
(HR. Muslim)

📌 Kata ‘khāthi’ dalam bahasa Arab bukan dosa ringan, tapi pelaku dosa dengan kesengajaan.

📌 Imam An-Nawawi رحمه الله:

“Hadis ini menunjukkan keharaman ihtikar yang membahayakan kaum muslimin.”


3️⃣ PENIMBUN DIPUTUS HUBUNGAN DENGAN ALLAH

📜 Hadis dari Ibnu Umar رضي الله عنهما

«مَنِ احْتَكَرَ طَعَامًا أَرْبَعِينَ يَوْمًا
فَقَدْ بَرِئَ مِنَ اللَّهِ وَبَرِئَ اللَّهُ مِنْهُ»

“Siapa yang menimbun makanan selama 40 hari,
maka ia telah berlepas diri dari Allah,
dan Allah pun berlepas diri darinya.”
(HR. Ahmad, Al-Hakim)

😔 Jamaah…

Kalimat ini ngeri.
Bukan sekadar dosa, tapi:

Allah tidak mau kenal dia.

😅 Humor pahit:
Orang bangga relasi luas,
tapi hubungannya dengan Allah putus.


4️⃣ PERBANDINGAN: PEDAGANG DISTRIBUTOR VS PENIMBUN

📜 Hadis Nabi ﷺ

«الْجَالِبُ مَرْزُوقٌ، وَالْمُحْتَكِرُ مَلْعُونٌ»

“Orang yang mendatangkan barang (untuk dijual) diberi rezeki,
sedangkan penimbun dilaknat.”
(HR. Ibnu Majah)

📌 Penjelasan fuqaha:

  • Al-Jālib: pedagang yang mendatangkan barang agar masyarakat terbantu
  • Al-Muhtakir: pedagang yang menahan barang agar rakyat susah

😅 Humor ringan:
Yang satu doanya naik,
yang satu stoknya naik tapi dosanya lebih naik.


5️⃣ DEFINISI IHTIKĀR MENURUT FUQAHA

قال الفقيه:

الْحِكْرَةُ: أَنْ يَشْتَرِيَ الطَّعَامَ… وَيَحْبِسَهُ عَنِ الْبَيْعِ، وَلِلنَّاسِ حَاجَةٌ إِلَيْهِ

“Ihtikar adalah membeli makanan lalu menahannya dari penjualan,
padahal manusia sangat membutuhkannya.”

📌 Imam Malik & Imam Ahmad:

Ihtikar haram bila menyebabkan kesulitan masyarakat.

📌 Ibn Qudamah (Al-Mughni):

Negara boleh memaksa penimbun menjual, dan menghukumnya bila menolak.


6️⃣ NABI ﷺ MENOLAK PENETAPAN HARGA, TAPI MENINDAK PENIMBUN

📜 Hadis

«أَنَا لَا أُسَعِّرُ، فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمُسَعِّرُ»

“Aku tidak menetapkan harga, karena Allah-lah yang menentukan.”

📌 Catatan penting:
Ini bukan pembelaan penimbun.

📌 Ibn Taimiyah رحمه الله:

“Jika kenaikan harga karena kezaliman pedagang, maka penguasa wajib turun tangan.”

😅 Humor kontekstual:
Harga naik karena hujan, wajar.
Harga naik karena ditahan di gudang, itu bukan takdir — itu kelakuan.


7️⃣ BAHAYA IHTIKĀR: HILANGNYA RAHMAT

📜 Riwayat Asy-Sya’bi

Nabi ﷺ melarang menitipkan anak kepada:

  • penjual gandum (penimbun)
  • tukang jagal
  • penjual kafan

Dan beliau bersabda:

“Lebih baik bertemu Allah sebagai pezina atau peminum khamr
daripada bertemu Allah setelah menimbun makanan 40 malam.”

😱 Kalimat ini keras, jamaah!

📌 Maknanya:
Dosa ihtikar merusak kehidupan orang banyak, bukan satu orang.


8️⃣ ALLAH MEMBERI PAHALA BAHKAN DARI NIAT MENOLONG

📖 Kisah Bani Israil

Seorang ahli ibadah membayangkan:

“Seandainya bukit pasir ini tepung, pasti aku beri makan orang kelaparan.”

Allah berfirman:

Aku beri dia pahala seolah-olah ia benar-benar bersedekah.

📌 Pelajaran:

  • Allah mencintai hati yang penuh empati
  • Penimbun: hati beku
  • Mukmin sejati: hati bergetar melihat penderitaan

9️⃣ NASIHAT IBN ABBAS رضي الله عنهما

Enam wasiat, salah satunya:

أَنْ تَكُونَ نَاصِحًا لِلْمُسْلِمِينَ دَائِمًا

“Jadilah orang yang selalu menasihati dan peduli kepada kaum muslimin.”

📌 Imam Hasan Al-Bashri:

“Siapa yang tidak peduli urusan kaum muslimin, ia tidak sempurna imannya.”


🔟 TANDA KEBAHAGIAAN VS KECELAKAAN

✅ Ciri orang bahagia:

  • tawadhu’
  • dermawan
  • bermanfaat
  • penyayang

❌ Ciri orang celaka:

  • rakus harta
  • bakhil
  • menahan manfaat
  • sombong
  • lupa mati

😅 Humor reflektif:
Kalau dengar ceramah ini lalu bilang:

“Ini nyindir pedagang sebelah ya?”

Hati-hati…
Biasanya yang kesindir itu yang kepikiran duluan 😄


🔚 PENUTUP KUAT

Jamaah…

Rezeki bukan dari gudang,
tapi dari Allah.

Menimbun tidak memperpanjang umur,
tapi mempercepat murka.

Orang beriman:

  • mencari untung tanpa membuat orang susah
  • kaya tanpa memiskinkan umat

📚 RUJUKAN KITAB

  • Shahih Muslim
  • Syarh Shahih Muslim – Imam An-Nawawi
  • Al-Mughni – Ibn Qudamah
  • Majmu’ Fatawa – Ibn Taimiyah
  • Ihya’ Ulumiddin – Al-Ghazali


Tidak ada komentar