DOSA: KECIL DI MATA MANUSIA, BESAR DI HADAPAN ALLAH

“DOSA: KECIL DI MATA MANUSIA, BESAR DI HADAPAN ALLAH”


1️⃣ PEMBUKAAN: DOSA ITU SERIUS, JANGAN DIREMEHKAN

Jamaah rahimakumullah…

Masalah umat hari ini bukan tidak tahu dosa,
tapi merasa dosa itu sepele.

Kalau ditanya:

  • “Ini dosa?” → “Ah… cuma gitu doang.”
  • “Ini haram?” → “Yang penting nggak merugikan orang.”

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

📜 Hadis

«أَعْظَمُ الذُّنُوبِ عِنْدَ اللَّهِ أَصْغَرُهَا عِنْدَ النَّاسِ»

“Dosa yang paling besar di sisi Allah adalah dosa yang paling kecil di mata manusia.”
📚 (HR. al-Baihaqi, Syu‘ab al-Imān)

📌 Catatan Ulama
Imam Ibn Rajab رحمه الله berkata:

“Meremehkan dosa adalah tanda kerasnya hati dan matinya rasa takut kepada Allah.”
📚 Jāmi‘ al-‘Ulūm wal Hikam

😄 Humor ringan
Sekarang dosa itu kayak debu:

  • Debu di rumah → disapu
  • Debu di iman → “Ah nanti juga ilang sendiri”

Padahal iman nggak punya sapu otomatis.


2️⃣ DOSA BESAR: SYIRIK, DURHAKA, MEMBUNUH, DUSTA

Dalam hadis panjang tentang wahyu Allah kepada Nabi Musa ‘alaihissalām, Allah berfirman:

📖 Dalil Hadis (Ringkas Makna)

“Wahai Musa, jangan menyekutukan Aku…
jangan membunuh jiwa…
jangan bersumpah dusta atas nama-Ku…”

📌 Pesan penting
Semua dosa besar itu berurutan:

  1. Syirik → rusaknya tauhid
  2. Membunuh → rusaknya kemanusiaan
  3. Dusta → rusaknya kepercayaan

📚 Rujukan:

  • Syu‘ab al-Imān – al-Baihaqi
  • al-Kabā’ir – Imam adz-Dzahabi

😄 Humor nusuk
Sekarang orang:

  • Takut miskin → iya
  • Takut cicilan → iya
  • Takut dosa → “InsyaAllah…”

Padahal malaikat nggak kenal kata “insyaAllah” kalau mencatat dosa.


3️⃣ HASAD: DOSA YANG BIKIN ALLAH MARAH

Allah berfirman dalam hadis:

📜 Hadis

«فَإِنَّ الْحَاسِدَ عَدُوٌّ لِنِعْمَتِي»

“Orang yang hasad adalah musuh nikmat-Ku.”

📌 Penjelasan Ulama
Imam Ibn Qayyim رحمه الله:

“Hasad itu protes terhadap pembagian Allah.”
📚 Madarij as-Salikin

😄 Humor kampung
Tetangga beli motor baru:

  • Senyum di depan
  • Ngomel di dapur

“Rezekinya dari mana coba?”
Padahal kalau rezeki tetangga dikurangi, kita juga nggak otomatis nambah.


4️⃣ DOSA LIDAH & TANGAN

Rasulullah ﷺ bersabda:

📜 Hadis

«الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ»

“Muslim sejati adalah yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya.”
📚 (HR. Ahmad, al-Hakim)

📌 Tafsiran Salaf
Lisan lebih tajam dari pedang.
Pedang melukai tubuh,
lisan melukai hati seumur hidup.

😄 Humor WA grup
Sekarang lidah pindah alamat:

  • Dulu di mulut
  • Sekarang di status & komentar

Jempol lebih rajin dari otak.
Komentar dulu, mikir belakangan.


5️⃣ AMAL ITU DI AKHIR, BUKAN DI AWAL

Rasulullah ﷺ bersabda:

📜 Hadis

«وَالْأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ»

“Amal tergantung penutupnya.”
📚 (HR. Bukhari)

📌 Ulasan Ulama
Imam an-Nawawi:

“Yang dituntut bukan hanya baik memulai, tapi baik mengakhiri.”

😄 Humor sindiran halus
Ada orang rajin ibadah:

  • 20 tahun
  • 30 tahun

Tapi pensiun dari taat.
Padahal iman bukan PNS.


6️⃣ DOSA KECIL YANG DIKUMPULKAN = API NERAKA

Rasulullah ﷺ bersabda:

📜 Hadis

«إِيَّاكِ وَمُحَقِّرَاتِ الذُّنُوبِ»

“Waspadalah terhadap dosa-dosa kecil.”
📚 (HR. Ahmad)

📌 Perumpamaan Salaf
Dosa kecil seperti ranting:

  • Satu → kecil
  • Dikumpulkan → jadi api besar

😄 Humor tajam
Rokok satu batang:

  • “Cuma satu”
  • “Cuma hari ini”

Tau-tau satu bungkus,
tau-tau satu penyakit.

Dosa juga begitu.


7️⃣ ADAM VS IBLIS: BEDANYA TAUBAT

📌 Adam ‘alaihis salam

  • Mengaku dosa
  • Menyesal
  • Cepat taubat
  • Tidak putus asa

📌 Iblis

  • Menyalahkan
  • Tidak menyesal
  • Menunda taubat
  • Putus asa

📚 Ihya ‘Ulumuddin – Imam al-Ghazali

😄 Humor reflektif
Kalau salah:

  • Adam: “Aku salah.”
  • Iblis: “Karena dia…”

Sekarang kita sering lebih mirip siapa?


8️⃣ KESIMPULAN: TINGGALKAN DOSA, ITU IBADAH TERTINGGI

Rasulullah ﷺ bersabda:

📜 Hadis

«تَرْكُ ذَرَّةٍ مِمَّا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ الثَّقَلَيْنِ»

“Meninggalkan satu larangan Allah lebih baik dari ibadah manusia dan jin.”
📚 (Diriwayatkan oleh para ulama zuhud)

📖 Al-Qur’an: {وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى * فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى}

“Siapa yang menahan diri dari hawa nafsu, maka surgalah tempatnya.”
📚 QS. an-Nazi‘at: 40–41


📚 DAFTAR RUJUKAN UTAMA

  • Syu‘ab al-Imān – al-Baihaqi
  • Jāmi‘ al-‘Ulūm wal Hikam – Ibn Rajab
  • al-Kabā’ir – adz-Dzahabi
  • Ihyā’ ‘Ulūmiddīn – al-Ghazali
  • Madārij as-Sālikīn – Ibn Qayyim


Tidak ada komentar