IJTIHAD DALAM KETAATAN “RAIH HIDUPMU SEBELUM TERLAMBAT”
IJTIHAD DALAM KETAATAN “RAIH HIDUPMU SEBELUM TERLAMBAT”
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberi kita kesempatan untuk berkumpul, belajar, dan tertawa bersama sebelum tertawa kita berubah jadi tangis di akhirat (hehe… jangan sampai ya, jamaah!). Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti jejak beliau hingga hari kiamat.
1. Pembukaan – Pintu-pintu Kebaikan
Rasulullah ﷺ bersabda:
نَبِّئُكُمْ بِأَبْوَابِ الْخَيْرِ: الصَّوْمُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَقِيَامُ الْعَبْدِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ يُطْفِئُ كُلَّ خَطِيئَةٍ
"Akan aku tunjukkan kepada kalian pintu-pintu kebaikan: Puasa adalah perisai, sedekah adalah bukti, dan shalat malam seorang hamba memadamkan semua dosa." (HR. Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Abu Dawud)
Komentar: Ulama menjelaskan, puasa adalah pelindung karena menahan diri dari perbuatan dosa, sedekah adalah bukti ketakwaan, dan shalat malam menghapus dosa seperti hujan membersihkan debu.
Humor: Bayangkan, kalau kamu puasa tapi tetangga lihat kamu makan gorengan di pojokan… wah, puasa sebagai perisai gagal total, malah bikin perut sakit! 😆
2. Ijtihad dalam Ketaatan
Abu Ja’far berkata, bahwa asal ketaatan ada tiga: takut, harap, dan cinta.
- Takut → Menjauhi larangan Allah
- Harap → Melakukan ketaatan karena ingin pahala
- Cinta → Rindu beribadah dan taat karena Allah
Dalil:
Allah berfirman:
وَيَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ [As-Sajdah:16]
"Mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."
Komentar: Ini prinsip “full combo” ketaatan: takut, harap, dan cinta. Kalau cuma takut, bisa stres. Kalau cuma harap pahala, bisa kayak orang ngejar diskon online, akhirnya kecewa kalau tidak dapat cashback. Kalau cuma cinta… hmm, ini versi “romantis spiritual”, bisa bikin hati meleleh. ❤️
3. Empat Zakat Amal dan Kesalahan yang Harus Dihindari
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ أَخْلَصَ الْعِبَادَةَ لِلَّهِ تَعَالَى أَرْبَعِينَ يَوْمًا، ظَهَرَتْ يَنَابِيعُ الْحِكْمَةِ مِنْ قَلْبِهِ عَلَى لِسَانِهِ
"Barang siapa yang mengikhlaskan ibadahnya kepada Allah selama 40 hari, maka mata air hikmah akan muncul dari hatinya ke lisannya." (HR. Abu Dawud)
Tiga tipe yang menumbuhkan kebencian di hati:
- Suka mengurusi aib orang lain
- Sombong pada diri sendiri
- Riak dalam amal
Tiga tipe yang menumbuhkan cinta di hati:
- Berakhlak baik
- Ikhlas dalam amal
- Rendah hati
Humor: Bayangkan, kalau kamu ikhlas tapi sambil pamer di TikTok… wah, hikmah langsung dikunci Allah. Hikmah itu kayak Wi-Fi, kalau salah password, koneksi putus total. 😂
4. Iman, Persiapan Akhirat, dan Kesadaran Hidup
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyebut:
“Manusia ada tiga jenis: ada yang sibuk dengan akhirat sampai lupa dunia, ada yang sibuk dunia sampai lupa akhirat, dan ada yang sadar keduanya, inilah orang yang berisiko tapi juga bisa menang.”
Dalil:
Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا [Fussilat: 30]
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan 'Tuhan kami adalah Allah' kemudian mereka istiqamah..."
Komentar: Kesabaran dan istiqamah ibarat gunung: panas tidak melelehkan, dingin tidak membekukan, angin tidak menggoyahkan, air banjir tidak menumbangkan.
Humor: Jadi kalau kamu ditegur bos, terus kesel, jangan langsung emosi… bayangkan diri kamu gunung, kok… gunung juga nggak teriak-teriak saat dilewati anak-anak main layangan di atasnya. 😆
5. Lima Kesempatan yang Harus Dimanfaatkan
Rasulullah ﷺ mengingatkan agar kita menunaikan:
- Masa muda sebelum tua
- Kesehatan sebelum sakit
- Kekayaan sebelum miskin
- Waktu luang sebelum sibuk
- Kehidupan sebelum mati
Dalil: Hadis Hatinya Hatim al-Zahid.
Komentar: Jangan sampai menyesal, karena orang yang sudah meninggal hanya bisa berharap seukuran satu dua rakaat atau ucapan Laa ilaha illallah yang tertinggal… sementara kamu sudah punya waktu tapi malah scroll TikTok 5 jam! 😂
6. Empat Hal Agar Amalmu Tidak Hilang
- Ilmu agar ibadahmu sah
- Tawakal agar ibadahmu khusyuk
- Sabar agar amal sempurna
- Ikhlas agar pahala diterima
Komentar: Kalau empat hal ini hilang… ibadahmu bisa kayak kue bolu gosong: enak dilihat tapi pahala hangus! 😆
7. Kesimpulan – Harapan Terbesar Umat Muhammad ﷺ
Allah memilih kita sebagai umat pertengahan, agar jadi saksi bagi manusia lainnya (QS. Al-Baqarah: 143). Rasulullah ﷺ menangis, menunjukkan betapa berat amanah ini.
- Puasa, shalat, sedekah → pelindung dan bukti
- Hindari riya, sombong, iri → pahala musnah
- Optimalkan lima kesempatan → jangan sampai “menyesal di TikTok terakhir sebelum mati” 😅
8. Penutup – Doa dan Nasihat
Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang berijtihad dalam ketaatan:
- Khawatir akan-Mu, berharap pada-Mu, dan mencintai-Mu
- Ikhlas dalam amal, sabar dalam cobaan
- Berakhlak baik dan rendah hati
“Ya Allah, ampunilah dosa kami, terimalah amal kami, dan jauhkan kami dari kemurkaan-Mu. Jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang beruntung di dunia dan akhirat. Amin.”
Humor Penutup: Dan semoga kita semua bisa istiqamah… minimal istiqamah menahan diri dari gosip tetangga dan godaan diskon online! 😆
Referensi Kitab:
- Al-Faqih Abu Laits As-Samarqandi, Kitab al-Mabsut
- HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibn Majah
- Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Mazhari
Post a Comment