INDAHNYA I‘TIKAF DAN KERUGIAN BAGI YANG MENINGGALKANNYA
INDAHNYA I‘TIKAF DAN KERUGIAN BAGI YANG MENINGGALKANNYA
I. PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين،
نحمده ونستعينه ونستغفره،
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…
Jamaah rahimakumullāh,
Ramadhan itu tamu agung.
Datang setahun sekali,
membawa ampunan, rahmat, dan pembebasan dari neraka.
Tapi…
setiap datang tamu agung,
pasti ada perpisahan.
😄 (humor )
“Ramadhan ini aneh…
datangnya ditunggu-tunggu,
perginya kita pura-pura lupa.”
Dan di ujung Ramadhan,
ada satu ibadah sunyi, sepi, tapi mahal nilainya:
👉 I‘TIKAF.
Bukan ibadah ramai,
bukan ibadah viral,
tapi ibadah orang yang serius dengan Allah.
II. APA ITU I‘TIKAF & LANDASANNYA
QS Al-Baqarah: 187
Arab
وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ
Terjemah
“Dan janganlah kalian mencampuri istri-istri kalian ketika kalian sedang beri‘tikaf di masjid.”
📌 Allah menyebut i‘tikaf secara eksplisit dalam Al-Qur’an.
Artinya: bukan ibadah remeh.
📖 Ibnu Katsir رحمه الله
“Ayat ini dalil tegas disyariatkannya i‘tikaf dan keutamaannya.”
📚 Tafsir Ibnu Katsir
📌 Definisi ringkas:
I‘tikaf = berdiam di masjid, memutus dunia, menyambung langit.
😄
“I‘tikaf itu bukan liburan rohani,
tapi check-in ke hadirat Allah.”
III. MENGAPA KITA BERI‘TIKAF?
1️⃣ Menghidupkan Sunnah Rasulullah ﷺ (±8 menit)
Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan i‘tikaf di 10 malam terakhir.
📖 HR. Bukhari & Muslim
“Nabi ﷺ beri‘tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sampai beliau wafat.”
📌 Sunnah yang terjaga seumur hidup Nabi ﷺ
bukan sunnah sembarangan.
😄
“Sunnah jenggot kita jaga,
tapi sunnah i‘tikaf…
‘Ustadz, belum sempat’.”
2️⃣ Menghidupkan Hati yang Lelah
Jamaah rahimakumullāh,
Hati kita capek…
bukan karena ibadah,
tapi karena terlalu lama bersama dunia.
HP di tangan,
pikiran ke mana-mana,
shalat cuma gerakan.
😄
“HP kalau kepenuhan aplikasi jadi lemot.
Hati juga sama…
kebanyakan dunia.”
📌 I‘tikaf = detoks hati.
📖 Imam Al-Ghazali رحمه الله
“Hati yang terus bersama dunia akan mati perlahan.”
📚 Ihya’ ‘Ulumuddin
3️⃣ Sarana Paling Realistis Meraih Lailatul Qadr
QS Al-Baqarah: 125
Arab
وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ… وَالْعَاكِفِينَ
Terjemah
“…dan orang-orang yang beri‘tikaf.”
📌 Allah sebut al-‘ākifīn
tepat di tempat paling mulia.
😄
“Lailatul Qadr itu kayak hujan emas.
Yang i‘tikaf bawa karung,
yang enggak…
paling kena debu.”
📖 Ibnu Rajab رحمه الله
“I‘tikaf adalah siaga total menyambut Lailatul Qadr.”
📚 Lathā’if al-Ma‘ārif
4️⃣ Sarana Ampunan Allah
Hadits Arbain ke-31:
Arab
ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ
Terjemah
“Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah mencintaimu.”
📌 I‘tikaf adalah zuhud paling jujur.
Bukan teori.
Bukan status.
Tapi aksi.
😄
“Zuhud hari ini itu susah…
HP ditinggal sejam aja tangan gatal.”
5️⃣ Mensucikan Jiwa & Memakmurkan Masjid
QS At-Taubah: 18
Arab
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ…
Terjemah
“Yang memakmurkan masjid hanyalah orang-orang beriman.”
📌 Masjid bukan cuma tempat shalat,
tapi rumah perbaikan jiwa.
😄
“Kalau rumah jarang disapu,
debu numpuk.
Hati juga begitu.”
6️⃣ Khalwah Manis Bersama Allah
QS An-Nur: 36–37
Arab
رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ
Terjemah
“Orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah.”
📌 Inilah romantisme tertinggi:
sepi…
sunyi…
tapi penuh makna.
😄
“Di luar masjid kita cari WiFi,
di i‘tikaf…
sinyal ke langit full bar.”
IV. KERUGIAN BAGI YANG MENINGGALKANNYA
📌 Meninggalkan i‘tikaf bukan dosa,
tapi rugi besar.
- Kehilangan momen langka
- Kehilangan kelezatan ibadah
- Kehilangan perjumpaan batin dengan Allah
📖 Hasan Al-Bashri رحمه الله
“Betapa ruginya orang yang melewati musim kebaikan tanpa bekal.”
😄 (humor )
“Diskon dunia dikejar,
diskon dosa dilewatkan.”
V. PENUTUP RENUNGAN (±5 menit)
Jamaah rahimakumullāh,
I‘tikaf bukan untuk malaikat,
tapi untuk manusia penuh dosa.
Bukan untuk yang suci,
tapi untuk yang ingin dibersihkan.
Kalau bukan sekarang…
kapan lagi kita benar-benar duduk bersama Allah?
DOA
اللهم…
يا الله…
Kami datang ke rumah-Mu
bukan membawa amal,
tapi membawa dosa…
Ya Allah…
berapa banyak Ramadhan telah Engkau pertemukan kami,
tapi sedikit sekali yang benar-benar kami manfaatkan…
Ya Allah…
ampuni mata kami yang sering lalai,
ampuni hati kami yang keras,
ampuni ibadah kami yang penuh kekurangan…
Ya Allah…
jika malam ini Engkau turunkan Lailatul Qadr,
jangan Engkau haramkan kami darinya…
Ya Allah…
jika Engkau ampuni hamba-hamba-Mu yang beri‘tikaf,
maka ampuni pula kami…
Ya Allah…
jangan jadikan Ramadhan ini
Ramadhan terakhir tanpa perubahan…
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا…
Ya Allah…
kami ingin pulang…
tapi bukan sekadar pulang dari masjid…
kami ingin pulang dengan hati yang Engkau terima…
آمين… آمين… آمين يا رب العالمين.
Post a Comment